Klub Serie A Dilarang Gelar Latihan hingga 13 April 2020

Kompas.com - 02/04/2020, 15:40 WIB
Partai Liga Italia, Juventus dan Inter Milan, dimainkan tanpa penonton di Juventus Stadium pada Minggu (8/3/2020) sebagai bentuk kewaspadaan terhadap penyebaran virus corona di Italia. AFP/VINCENZO PINTOPartai Liga Italia, Juventus dan Inter Milan, dimainkan tanpa penonton di Juventus Stadium pada Minggu (8/3/2020) sebagai bentuk kewaspadaan terhadap penyebaran virus corona di Italia.

KOMPAS.com - Pemerintah Italia melarang penggunaan fasilitas olahraga untuk atlet profesional hingga 13 April 2020.

Instruksi tersebut juga berlaku untuk pesepak bola Serie A, kasta tertinggi Liga Italia.

Perdana Menteri Italia, Giuseppe Conte, mengumumkan keputusan itu dalam konferensi pers yang digelar pada Rabu (1/3/2020) malam waktu setempat.

"Kami melarang mereka (atlet), memastikan bahwa klub tidak dapat menggelar aktivitas olahraga, bahkan jika itu hanya sesi latihan," ucap Conte dikutip dari laman Football Italia.

Baca juga: Saat Cegat Virus Corona Lebih Penting daripada Laga Bola dan Olahraga...

Langkah tersebut merupakan salah satu cara pemerintah setempat untuk menekan angka penyebaran virus corona.

Kendati jumlah kasus dan kematian akibat Covid-19 di Italia disebut mulai turun secara signifikan, pemerintah akan tetap menerapkan langkah-langkah pencegahan hingga kondisi kembali normal.

Mengingat, situasi di tengah maraknya virus yang telah menjadi pandemi global ini dinilai sangat dinamis dan tidak dapat diperkirakan.

Baca juga: Serie A dan UEFA Akan Bahas Jadwal Ulang Kompetisi dan Bursa Transfer

Berdasarkan pertimbangan tersebut, Conte juga belum dapat memastikan bahwa pihak klub bisa kembali menggelar aktivitas olahraga pada 14 April 2020.

"Jika kami mengurangi langkah pencegahan, semua upaya kami akan sia-sia. Setelah situasi dinilai memungkinkan, baru kami akan mulai mengurangi langkah itu," ujarnya.

"Saya tidak dapat memberi tahu Anda bahwa itu (aktivtas olahraga) akan terjadi pada 14 April karena kami tidak bisa meramalkan situasi mendatang," tutur dia menjelaskan.

Baca juga: Barcelona Rugi Rp 97 Miliar akibat Laga Lawan Napoli Digelar Tertutup

Sebelumnya, beberapa klub seperti Lazio dan Napoli diketahui sempat berencana menggelar latihan serta menjalani tes di markas klub.

Namun, kebijakan lockdown yang diterapkan pemerintah membuat rencana tersebut batal.

Terlebih lagi, setelah Conte mengumumkan kebijakan terbaru terkait larangan penggunaan aktivitas olahraga hingga 13 April mendatang.

Hingga saat ini, Italia masih menjadi salah satu negara dengan jumlah kasus Covid-19 terbanyak di dunia.

Menurut Pusat Sistem Sains dan Teknik Universitas Johns Hopkins, per Kamis (2/4/2020) siang WIB, jumlah kasus positif virus corona di Italia mencapai 110.574 orang.

Angka tersebut membuat Italia menjadi negara kedua dengan jumlah kasus terbanyak setelah Amerika Serikat.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X