PSSI dan PT LIB Dinilai Gagap Mengatasi Klub dengan Tunggakan Gaji

Kompas.com - 20/03/2020, 07:00 WIB
Skuat Kalteng Putra jelang pertandingan melawan PSM Makassar di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Rabu (6/11/2019). TRIBUN TIMUR/ABDIWAN BOXYSkuat Kalteng Putra jelang pertandingan melawan PSM Makassar di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Rabu (6/11/2019).
|

Denny berpendapat bahwa persoalan ini sudah masuk dalam wewenang National Dispute Resolution Chamber (NDRC).

NDRC yang merupakan proyek pilot dari FIFA sebelumnya telah memberikan sanksi secara khusus kepada PSPS Pekanbaru untuk tak mendaftarkan pemain baru sebelum melunasi gaji 22 pemain yang belum dibayarkan.

Baca juga: Cristiano Ronaldo Isolasi Diri, Georgina Rodriguez Keluyuran Shopping

Oleh sebab itu, sudah seharusnya PSSI dan PT LIB mematuhi keputusan dari pihak NDRC.

"Karena untuk pemain lewat APPI ini sudah masuk ranah NDRC di bawah FIFA. Harusnya liga (PT LIB) dan PSSI hormat sama NDRC," katanya lagi.

Lebih lanjut, Denny juga mempertanyakan mekanisme pemberian subsidi dari PT LIB kepada para peserta liga.

Denny merasa bingung apakah gaji pemain dan ofisial yang masih menunggak akan dipotong dari subsidi tersebut atau tidak.

Baca juga: Martunis Siapkan Hunian di Kampung Halaman Cristiano Ronaldo

Akan tetapi, ia tetap berharap supaya manajemen Laskar Isen Mulang segera dapat melunasi kewajibannya yang masih bermasalah itu.

"Ketika ada uang subsidi di tahun kompetisi yang baru, (gaji) akan dipotong dari situ. Saya bingung mekanisme sebenarnya," ucap Denny.

"Saya berharap Kalteng Putera segera melunasi hak pemain dan ofisial," katanya menandaskan.

Halaman:


Sumber BolaSport
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X