Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

West Ham Vs Leicester, Brendan Rodgers Puji Mentalitas Timnya

Kompas.com - 29/12/2019, 12:30 WIB
Kevin Topan Kristianto,
Tri Indriawati

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pelatih Leicester City, Brendan Rodgers, sangat senang dengan mentalitas para pemainnya saat berhasil mengalahkan tuan rumah West Ham United pada laga lanjutan Liga Inggris pekan ke-20.

Bertanding di Stadion Olimpiade, London, Inggris, Sabtu (28/12/2019) atau Minggu dini hari WIB, laga Ham vs Leicester City dimenangi oleh tim tamu dengan skor 2-1.

Gol kemenangan The Foxes - julukan Leicester City - dicetak oleh Kelechi Iheanacho (40') dan Demarai Gray (56').

Berkat hasil Liga Inggris ini, Leicester City kini masih berada di peringkat kedua klasemen sementara Liga Inggris dengan mengoleksi 42 poin.

Selain itu, tim asuhan Brendan Rodgers kembali ke jalur kemenangan setelah kalah di dua pertandingan terakhir Liga Inggris melawan Manchester City dan Liverpool.

Berbicara kepada LCFC TV, Brendan Rodgers mengatakan tim asuhannya memiliki keunggulan saat berhasil mengalahkan tim asuhan Manuel Pellegrini.

"Perasaan yang sangat bagus. Kami sudah terbiasa menang. Beberapa pertandingan terakhir merupakan pertandingan yang sangat berat bagi kami," katanya.

"Anda harus memiliki keunggulan itu dan saya pikir kami memiliki itu hari ini dalam hal energi dan sikap kami dalam permainan, mengingat begitu banyak pemain yang kami bawa ke dalam skuad," lanjutnya.

"Saya katakan kepada para pemain sebelumnya bahwa dalam olahraga ini, Anda harus mencapai batas maksimal. Mereka menunjukkan mentalitas itu," ujar Rodgers.

Pelatih berkebangsaan Iralndia Utara itu juga mengatakan bahwa kekalahan melawan Manchester City dan Liverpool karena beda level.

"Kami bermain melawan dua tim super di puncak permainan dunia, jadi itu bukan ukuran kami pada tahap ini," kata Rodgers.

Pelatih berusia 46 tahun itu juga sangat senang dengan penerapan susunan pemain yang banyak berubah di London dan memuji para pemainnya.

"Mereka benar-benar layak mendapatkan tiga poin. Jelas, beberapa pemain telah memainkan pertandingan," lanjutnya.

"Selama empat pekan terakhir, kami telah mencoba mengatur beberapa pemain seperti Nampalys Mendy. Dia bermain dan dia benar-benar luar biasa," tutur Rodgres mengakhiri.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Persib Bandung Vs Madura United, Rivera Utamakan Kepentingan Tim

Persib Bandung Vs Madura United, Rivera Utamakan Kepentingan Tim

Liga Indonesia
Thiago Motta Pergi dari Bologna, Kans Jadi Pelatih Anyar Juventus

Thiago Motta Pergi dari Bologna, Kans Jadi Pelatih Anyar Juventus

Liga Italia
Hasil Malaysia Masters: 4 Wakil Indonesia ke 8 Besar, Pastikan 1 Tiket Semifinal

Hasil Malaysia Masters: 4 Wakil Indonesia ke 8 Besar, Pastikan 1 Tiket Semifinal

Badminton
Ricky Soebagdja Ungkap Fokus PBSI Jelang Olimpiade 2024

Ricky Soebagdja Ungkap Fokus PBSI Jelang Olimpiade 2024

Badminton
Lewandowski Tak Takut Mbappe Perkuat Madrid, Ingatkan Barcelona

Lewandowski Tak Takut Mbappe Perkuat Madrid, Ingatkan Barcelona

Liga Spanyol
Julen Lopetegui Resmi Gantikan Moyes Jadi Pelatih West Ham United

Julen Lopetegui Resmi Gantikan Moyes Jadi Pelatih West Ham United

Liga Inggris
Alasan Darwin Nunez Hindari Baca Komentar Negatif di Medsos

Alasan Darwin Nunez Hindari Baca Komentar Negatif di Medsos

Liga Inggris
Xabi Alonso Usai Gagal Bawa Leverkusen Juara Liga Europa: Menyakitkan…

Xabi Alonso Usai Gagal Bawa Leverkusen Juara Liga Europa: Menyakitkan…

Liga Indonesia
Cerita Apriyani Nyaris Saling Pukul dengan Fadia, Singgung Kepedulian

Cerita Apriyani Nyaris Saling Pukul dengan Fadia, Singgung Kepedulian

Badminton
Asean Cup 2024: Pandit Vietnam Nilai Sulit Jika Bertemu Timnas Indonesia

Asean Cup 2024: Pandit Vietnam Nilai Sulit Jika Bertemu Timnas Indonesia

Timnas Indonesia
Atalanta Juara Liga Europa, Gelar Pertama Gasperini, Ukir Sejarah di Usia 66 Tahun!

Atalanta Juara Liga Europa, Gelar Pertama Gasperini, Ukir Sejarah di Usia 66 Tahun!

Liga Lain
Jelang Final Championship Series Liga 1, Persib Disanksi Komdis

Jelang Final Championship Series Liga 1, Persib Disanksi Komdis

Liga Indonesia
Hansi Flick Jalin Komunikasi dengan Deco, Sinyal Calon Pengganti Xavi di Barcelona

Hansi Flick Jalin Komunikasi dengan Deco, Sinyal Calon Pengganti Xavi di Barcelona

Liga Spanyol
AC Milan Rilis Jersey Kandang Baru untuk Musim Depan

AC Milan Rilis Jersey Kandang Baru untuk Musim Depan

Liga Italia
Baru Gabung, Kesan Mendoza Langsung Bawa Persib ke Final Championship Series Liga 1

Baru Gabung, Kesan Mendoza Langsung Bawa Persib ke Final Championship Series Liga 1

Liga Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com