Menunggu Tuah SUGBK Agar Persija Selamat dari Zona Degradasi

Kompas.com - 13/12/2019, 14:20 WIB
Insiden kericuhan yang terjadi saat pertandingan Persija vs Persib di SUGBK, Senayan, Jakarta, Rabu (10/7/2019). KOMPAS.com/Nugyasa LaksamanaInsiden kericuhan yang terjadi saat pertandingan Persija vs Persib di SUGBK, Senayan, Jakarta, Rabu (10/7/2019).

KOMPAS.com – Tuah Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) bakal jadi harapan Persija Jakarta untuk menjauhkan mereka dari ancaman zona degradasi.

Kondisi tersebut bakal dibuktikan dalam laga Persija vs Madura United pada lanjutan Liga 1 2019, Jumat (13/12/2019) pukul 18.30 WIB.

Laga tersebut begitu krusial bagi Macan Kemayoran lantaran masih memiliki kemungkinan untuk dikejar Badak Lampung FC.

Baca juga: Persija Jakarta Vs Madura United, Macan Kemayoran Siap Bangkit

Sebagai informasi, Persija tercecer di peringkat ke-15 dengan torehan 38 angka dan hanya berselisih lima poin dengan Badak Lampung FC di peringkat ke-16.

Untuk itu, pelatih Persija, Edson Tavares, tak ingin timnya menyia-nyiakan kesempatan bermain di SUGBK yang diyakini bakal dihadiri oleh puluhan ribu The Jakmania.

"Bagi kami ini kesempatan bagus main di kandang sendiri (SUGBK)," kata Edson Tavares saat memberikan keterangan pers, Kamis (12/12/2019).

"Kami baru kalah dua kali kalah. Kami harap dengan bermain di sini, bisa mendapat harapan baru dan memulai dengan cara bermain kami lagi. Insya Allah," ujarnya berharap.

Baca juga: Ambisi Emilia Nova Usai Rebut Emas SEA Games 2019

Pelatih asal Brasil itu ingin anak-anak asuhnya bisa belajar dari kesalahan mereka saat takluk dari Bhayangkara dan Badak Lampung.

Baginya, Persija kalah dari Bhayangkara dan Badak Lampung karena alasan taktikal dan blunder pemain.

"Kami tak main buruk, saat melawan Bhayangkara kami melakukan kesalahan taktik. Lawan Badak kami melakukan kesalahan individual," tutur eks pelatih Yokohama FC.

"Dua tendangan sudut (Badak Lampung) berbuah dua gol, itu bukan kesalahan taktik tapi individual pemain. Tetapi, secara umum kami tak main buruk," ucapnya.

Baca juga: Persebaya vs Arema, Ketika Hamka Hamzah Dipaksa Main meski Belum Fit

"Lawan Bhayangkara kami buang banyak peluang, lawan Badak Lampung juga. Heri (Susanto) dua kali buang peluang, begitu juga Riko Simanjuntak, Bambang Pamungkas, dan Marko Simic," katanya lagi.

Jika kesalahan tersebut terulang, sudah dipastikan kondisi sulit Persija di papan bawah akan terus berlanjut hingga akhir musim.

Kemungkinan terburuknya adalah Macan Kemayoran terdegradasi ke Liga 2 musim depan.

"Situasi tidak bagus bukan hanya untuk Persija, namun juga ada beberapa tim bahkan tim papan tengah hingga ke bawah itu yang hanya terpaut mungkin enam poin dengan zona degradasi," katanya.

Baca juga: Jadwal Liga 1 2019 Hari Ini, Dua Partai Penentuan Degradasi

"Tim peringkat ketujuh dan peringkat kedelapan juga berbahaya. Bila nanti tiga pertandingan kalah semua, maka mereka juga berpeluang untuk degradasi," ucapnya.

"Jadi situasi ini tidak berlaku hanya untuk Persija. Barito Putera, Badak Lampung dan sebagainya juga mengalami hal yang serupa," tuturnya. (Muhammad Robbani)



Sumber BolaSport
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X