TImnas U23 Indonesia Punya Duo Nugroho yang Tangguh di Lini Belakang

Kompas.com - 08/12/2019, 12:40 WIB
Pemain Timnas U-23 Indonesia, Bagas Adi berselebrasi usai mencetak gol saat melawan pemain Timnas Laos dalam pertandingan Grup B SEA Games 2019 di Stadion Sepak Bola City Of Imus Granstand, Filipina, Kamis (5/12/2019). Timnas Indonesia menang 4-0 dari Laos. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPemain Timnas U-23 Indonesia, Bagas Adi berselebrasi usai mencetak gol saat melawan pemain Timnas Laos dalam pertandingan Grup B SEA Games 2019 di Stadion Sepak Bola City Of Imus Granstand, Filipina, Kamis (5/12/2019). Timnas Indonesia menang 4-0 dari Laos.

MAGELANG, KOMPAS.comTimnas U23 Indonesia mencapai final SEA Games 2019 usai mengalahkan Myanmar dengan skor 4-2.

Di balik hasil positif tersebut, duo ‘Nugroho’ di lini belakang menjadi kunci.

Andy Setyo Nugroho dan Bagas Adi Nugroho tak tergantikan pada lima laga penyisihan grup dan satu pertandingan semifinal.

Dalam enam laga tersebut, Indonesia kebobolan empat gol. Dua gol saat kalah dari Vietnam (1-2) dan menang atas Myanmar (4-2). 

Baca juga: Everton Vs Chelsea, Lampard Akui The Blues Tak Optimal

"Sebenarnya semua lini menjadi kunci dan punya keunggulan. Tetapi, di belakang Indonesia memiliki pemain yang bermain tenang,” kata asisten pelatih Arema, Kuncoro.

Menurutnya, dua pemain yang kerap diturunkan oleh Indra Sjafri ini memiliki kemampuan mumpuni.

Andy Setyo dan Bagas Adi dinilai sebagai duet ideal. Satu pemain berpostur tinggi dan memiliki jiwa kepemimpinan, sedangkan satu pemain lainnya mampu tampil tenang, selain kemampuannya bagus.

“Andy Setyo pantas jadi kapten, jiwa leadership-nya ada. Dia juga tinggi. Duetnya Bagas, sangat tenang dan punya kelebihan dalam keberanian build up serangan,” terangnya.

Kuncoro menilai, Bagas juga beberapa kali membuat penyelamatan penting ketika terjadi serangan.

Ia pun mengingat, pemain asal Sleman ini sudah menunjukkan kemampuannya sejak bermain di Arema.

"Tahun 2017, dia kan duet dengan Arthur Cunha saat Arema juara Piala Presiden zaman pelatih Aji Santoso. Dia sudah sangat bagus," kata Kuncoro.

Kuncoro yakin Bagas menjadi salah satu generasi bek untuk timnas senior ke depannya.

Belum lagi, pemain tersebut juga sudah memiliki trek rekor langganan timnas sejak usia belia. Sebelum ini, Bagas memperkuat Timnas U19, U16, dan U14.

Kuncoro menuturkan, bek yang memiliki kemampuan membawa bola, akan menjadi keuntungan bagi sebuah tim.

"Tinggal distribusi ke tengah, tanpa harus long pass. Ini yang melengkapi strategi timnas U-23 yang bermain cepat dengan umpan satu dua," ucap Kuncoro.

Baca juga: Real Madrid Vs Espanyol, Dukungan Fans Bikin Los Blancos Termotivasi

Kuncoro mencontohkan, tim sekelas Thailand pun tak bisa menembus pertahanan Indonesia.

Lalu, Vietnam baru bisa mencetak gol saat Indonesia mulai mengendorkan serangan.

"Yang penting ketika terkena serangan tidak kagok. Itu kelebihannya."



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya