Raih 3 Emas di Kejuaraan Dunia Wushu, Edgar Xavier Tak Ingin Jemawa di SEA Games 2019

Kompas.com - 28/11/2019, 22:00 WIB
Farahdilla Puspa,
Tri Indriawati

Tim Redaksi


KOMPAS.com
- Atlet wushu Indonesia, Edgar Xavier Marvelo, mengaku tidak ingin jemawa dan siap bertanding melawan siapa pun di SEA Games 2019 di Filipina.

Tim wushu Indonesia dijadwalkan bertanding di WTC Manila, Filipina, 1-3 Desember 2019.

Meski meraih tiga medali emas pada Kejuaraan Dunia Wushu di China 2019, Edgar mengaku tidak ingin jemawa.

Dia tetap memperhitungkan keberadaan atlet wushu tuan rumah, Singapura, dan Vietnam pada pesat olahraga terbesar di Asia Tenggara ini.

"Saya tetap menganggap semua lawan itu berat. Makanya saya harus bisa memberikan penampilan terbaik sehingga bisa meraih emas di SEA Games 2019 di Filipina," ucap Edgar dikutip dari rilis yang diterima Kompas.com.

Baca juga: Manajer Timnas U-23 Indonesia Bantah Dapat Bonus Rp 600 Juta dari PSSI

Menurut Edgar, persiapan yang dilakukan oleh tim wushu Indonesia sudah cukup baik jelang pertandingan di SEA Games 2019.

Edgar dan kawan-kawan diberi kesempatan untuk melakukan Training Camp dan Try Out di China yang dibiayai oleh Kemenpora.

"Saya dan teman-teman sangat terbantu dengan adanya TC (Training Camp) dan TO (Try Out) di China," kata Edgar.

"Mudah-mudahan kami bisa mempersembahkan yang terbaik," lanjutnya.

Perasaan yang sama juga dirasakan oleh peraih perunggu Asian Games Beijing, Yusuf Widiyanto.

Atlet asal Jawa Tengah itu mengatakan bahwa kondisi fisiknya siap untuk menghadapi persaingan keras di Manila, Filipina.

Baca juga: Suporter Indonesia yang Dikeroyok di Malaysia Merasa Tak Dipedulikan PSSI

Yusuf juga mengatakan bahwa TC dan TO yang dilakukan di China sangat membantunya dalam menambah jam terbang.

"Saat ini, kondisi fisik saya sudah siap tempur menghadapi persaingan ketat di SEA Games 2019 Filipina," ucap Yusuf.

"Target saya pribadi ingin menyumbangkan medali emas bagi kontingen Indonesia," lanjutnya.

Yusuf juga mengatakan bahwa dia akan berhadap dengan lawan-lawan kuat asal Filipina, Thailand, Vietnam, dan Myanmar.

"Saingan berat memang dari atlet Filipina, Thailand, dan Vietnam. Mudah-mudahan saya bisa mengatasinya," tegas Yusuf.

Kepala pelatih wushu Indonesia, Novita, juga mengatakan bahwa anak asuhnya siap bertanding dan berharap target dua medali emas dapat terpenuhi.

"Anak-anak dalam kondisi siap tempur. Mudah-mudahan target dua medali emas bisa terpenuhi," ujar Novita.

Sebanyak 16 atlet yang memperkuat tim nasional wushu Indonesia sudah tiba di Manila, Kamis (28/11/2019) pagi waktu setempat.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


komentar di artikel lainnya
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com