5 Alasan RB Leipzig Bisa Bersaing Memperebutkan Gelar Bundesliga

Kompas.com - 26/11/2019, 18:20 WIB
Para pemain RB Leipzig ketika merayakan gol ketika kontra FC Cologne Para pemain RB Leipzig ketika merayakan gol ketika kontra FC Cologne

KOMPAS.com - Klub asal kota Leipzig, Rasen Ballsport Leipzig, memulai Bundesliga musim 2019-2020 dengan bagus.

Mereka bersaing di papan atas sehingga terus menjaga asa meraih gelar kompetisi kasta tertinggi Liga Jerman.

Baca juga: Hasil Lengkap Bundesliga, Bayern Muenchen Jauhi Dortmund

Klub berjulukan Die Roten Bullen asuhan Julian Nagelsmann tersebut kini berada di peringkat kedua klasemen sementara Bundesliga dengan raihan 24 poin dari 12 pertandingan.

Mereka berada di atas dua raksasa Bundesliga, Bayern Muenchen dan Borussia Dortmund.

RB Leipzig pun terus menempel ketat sang pemimpin klasemen, Borussia Moenchengladbach. Mereka hanya terpaut satu poin.

Munculnya RB Leipzig sebagai pesaing utama perebutan gelar Bundesliga sangat menyita perhatian.

Biasanya, VfL Wolfsburg, Schalke 04 dan Borussia Dortmund yang menjadi penantang utama Bayern Muenchen dalam perebutan takhta Bundesliga.

Namun pada musim ini, RB Leipzig yang mencuri perhatian. Bahkan, klub yang baru berdiri pada tahun 2009 tersebut bisa saja membuat kejutan menjadi juara.

Berikut lima alasan mengapa RB Leipzig bisa diperhitungkan untuk menjuarai Bundesliga musim 2019-2020.

1. Faktor Julian Nagelsmann

Beberapa pengamat dan kapten Dortmund, Marco Reus, mengatakan bahwa RB Leipzig bisa menjadi penantang serius meraih gelar musim ini.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Bundesliga
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X