Kompas.com - 18/11/2019, 16:20 WIB
Pasangan ganda putra senior Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan. BADMINTON INDONESIAPasangan ganda putra senior Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.

KOMPAS.comIndonesia menempati posisi ketiga dalam tabel peringkat BWF setelah gagal meraih gelar sama sekali di Hong Kong Open 2019.

Turnamen Hong Kong Open 2019 yang masuk kategori HSBC BWF World Tour Super 500 baru saja berakhir pada Minggu (17/11/2019).

Indonesia sejatinya punya kesempatan untuk memperoleh dua gelar setelah menempatkan wakilnya pada partai final, yakni di sektor ganda putra dan tunggal putra.

Sayangnya kedua wakil Indonesia gagal di partai final dan Indonesia tidak meraih juara sama sekali pada pertandingan yang digelar di Hong Kong Coliseum tersebut.

Baca juga: Hong Kong Open 2019, Anthony Ginting Marah dan Kecewa dengan Wasit

Sektor ganda putra yang diwakili Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan kandas di tangan pasangan Korea Choi Solgyu/Seo Seung Jae.

Sementara dari sektor tunggal putra, Indonesia gagal meraih juara setelah Anthony Sinisuka ginting dikalahkan wakil tuan rumah Hong kong Lee Cheuk Yiu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hasil Hong Kong Open 2019 sendiri berhasil didominasi oleh China yang menempatkan dua wakilnya pada sektor ganda putri dan tunggal putri.

Tunggal putri diwakili oleh Chen Yufei yang mengalahkan wakil dari Thailand, yaitu Ratchanok Intanon.

Baca juga: Rekor Unik Anthony Ginting di Hong Kong Open 2019

Sementara itu, dari sektor ganda putri, China mendapatkan gelar melalui pasangan Chen Qing Chen/Jia Yi Fan seusai menuntaskan perlawan pasangan Korea Chang Ye Na/Kim Hye Rin.

Tiga gelar lainnya diraih Korea Selatan melalui Choi Sol-gyu/Seo Seung-jae, Lee Cheuk Yiu dari Hong Kong, dan Yuta Watanabe/Arisa Higashino dari.

Dengan hasil tersebut Indonesia berada diperingkat ketiga di bawah China yang ada di posisi pertama dan Jepang di posisi kedua.

China semakin kokoh di puncak klasemen gelar juara BWF World Tour 2019 setelah mengoleksi 43 titel selama tahun ini.

Baca juga: Hong Kong Open 2019, Ahsan/Hendra Merasakan Penurunan Stamina

China juga merupakan kolektor gelar juara BWF World Tour Super 1000 paling banyak, yakni enam gelar.

Jepang ada di posisi kedua setelah mengumpulkan 26 gelar juara, sedangkan Indonesia berada di peringkat ketiga seusai merebut 25 titel kampiun sepanjang kalender turnamen BWF Tour 2019.

Jepang merebut empat gelar Super 1000 melalui Kento Momota dari turnamen All England dan China Open 2019.

Dua gelar turnamen BWF World Tour Super 1000 lainnya untuk Jepang disumbangkan Akane Yamaguchi (tunggal putri) dan Yuki Fukushima/Sayaka Hirota (ganda putri) saat menjuarai Indonesia Open 2019.

Baca juga: Hong Kong Open 2019, Ahsan/Hendra Hanya Jadi Runner Up

Sementara itu, Indonesia mendapat tiga gelar di All England, serta dua trofi yang diraih Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo masing-masing di Indonesia Open dan China Open.

Indonesia tidak mendapat tambahan gelar setelah Ahsan/Hendra dan Anthony menjadi runner-up pada Hong Kong Open 2019.

Taiwan dan Spanyol menempati urutan keempat dan kelima klasemen. Taiwan sudah mengoleksi 13 gelar, sementara Spanyol dengan 1 titel.

Masih ada dua turnamen Super 300, yaitu Korea Masters dan Syed Modi International, namun Indonesia batal mengirim wakil ke kedua turnamen tersebut. (Delia Mustikasari)



Sumber BolaSport
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.