Kompas.com - 04/11/2019, 22:40 WIB
Salah satu ekspresi Fabio Capello ketika masih menangani timnas Rusia pada pertandingan kualifikasi Piala Eropa 2016, antara timnya dan Austria, di Stadion Ernst Happel, Sabtu (15/11/2014), yang berakhir 1-0 untuk tuan rumah. AFP PHOTO / CHRISTIAN BRUNASalah satu ekspresi Fabio Capello ketika masih menangani timnas Rusia pada pertandingan kualifikasi Piala Eropa 2016, antara timnya dan Austria, di Stadion Ernst Happel, Sabtu (15/11/2014), yang berakhir 1-0 untuk tuan rumah.

KOMPAS.comFabio Capello menyebut AC Milan tidak punya jati diri.

Komentar itu keluar seusai AC Milan dikalahkan Lazio pada giornata ke-11 Serie A - kasta teratas Liga Italia - musim 2019-2020.

Bertindak sebagai tuan rumah, AC Milan takluk 1-2 dari Lazio di Stadion San Siro, Milan, Minggu (3/11/2019) atau Senin diri hari WIB.

Ini adalah kali pertama AC Milan kalah dari Lazio di Stadion San Siro sejak 1989.

Baca juga: AC Milan Vs Lazio, Rossoneri Kalah di Kandang Sendiri

Sebagai mantan pelatih AC Milan, Fabio Capello pun mengaku khawatir dengan kondisi mantan timnya tersebut.

"AC Milan dalam masalah," ucap Capello, dilansir Football Italia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Para pemain tidak berada di level yang bagus, Anda bisa mengatakannya. Mereka bermain dengan ketakutan," kata mantan pelatih AC Milan pada kurun waktu 1991-1996 dan 1997-1998 itu.

Capello menambahkan, AC Milan seperti kehilangan jati diri sebagai klub besar Liga Italia.

"AC Milan tidak mempunyai jati diri dan tidak menampilkan sebagai mereka semestinya," tuturnya.

Ia lantas secara khusus mengkritik performa Lucas Paqueta dan Rafael Leao yang jauh di bawah ekspektasi.

"Paqueta memiliki kualitas, namun tidak menunjukkannya. Leao membuat saya gugup saat laga kontra Lazio. Dia harus terus bermain ketika AC Milan tidak menguasai bola," ujar eks pelatih Real Madrid dan Juventus itu.

Baca juga: AC Milan Vs Lazio, Pioli Cuek Rossoneri Kalah di San Siro

"Saya tidak melihat pemimpin, kapten, tidak hanya seorang pemain yang mengenakan ban kapten, tetapi seorang pemain yang juga bisa menjadi tangan panjang pelatih," ucap Capello.

Sementara itu, kekalahan ini membuat AC Milan tertahan di peringkat ke-11 klasemen Serie A 2019-2020.

Rossoneri - julukan AC Milan - mengumpulkan 13 poin dari 11 laga yang sudah dijalani.

Adapun Lazio yang sukses menembus empat besar dengan koleksi 21 poin.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengapa Olimpiade Tokyo Menggunakan Nama '2020' meski Digelar 2021?

Mengapa Olimpiade Tokyo Menggunakan Nama "2020" meski Digelar 2021?

Sports
Kata Kevin Cordon usai Kalah dari Viktor Axelsen: Saya Hanya Bersenang-senang

Kata Kevin Cordon usai Kalah dari Viktor Axelsen: Saya Hanya Bersenang-senang

Badminton
Respons Icardi soal Rumor Pertukaran dengan Cristiano Ronaldo

Respons Icardi soal Rumor Pertukaran dengan Cristiano Ronaldo

Liga Lain
Angka 13 yang Tak Berpihak pada Ginting...

Angka 13 yang Tak Berpihak pada Ginting...

Sports
Hendra Setiawan Ucapkan Selamat Tinggal untuk Olimpiade

Hendra Setiawan Ucapkan Selamat Tinggal untuk Olimpiade

Badminton
Sprinter Jamaika Sapu Bersih Medali Nomor 100 Meter Putri, Salah Satunya Cetak Rekor Olimpiade

Sprinter Jamaika Sapu Bersih Medali Nomor 100 Meter Putri, Salah Satunya Cetak Rekor Olimpiade

Sports
Profil Chen Long, Juara Bertahan Olimpiade Penakluk Anthony Ginting

Profil Chen Long, Juara Bertahan Olimpiade Penakluk Anthony Ginting

Sports
Viktor Axelsen Ukir Rekor Baru Usai Lolos ke Final Badminton Olimpiade Tokyo

Viktor Axelsen Ukir Rekor Baru Usai Lolos ke Final Badminton Olimpiade Tokyo

Badminton
Takluk dari Juara Bertahan, Anthony Ginting Terhenti di Semifinal Olimpade Tokyo 2020

Takluk dari Juara Bertahan, Anthony Ginting Terhenti di Semifinal Olimpade Tokyo 2020

Badminton
Kevin Cordon di Olimpiade Tokyo: Perwujudan Misi Federasi Badminton Guatemala

Kevin Cordon di Olimpiade Tokyo: Perwujudan Misi Federasi Badminton Guatemala

Badminton
5 Klub Kompak Desak Bergulirnya Liga 1 2021

5 Klub Kompak Desak Bergulirnya Liga 1 2021

Liga Indonesia
Thrill Bicycle, Sepeda Buatan Indonesia yang Tampil di Olimpiade Tokyo 2020

Thrill Bicycle, Sepeda Buatan Indonesia yang Tampil di Olimpiade Tokyo 2020

Sports
Hasil Olimpiade Tokyo 2020 - Terhenti di Semifinal, Kevin Cordon Harus Akui Ketangguhan Viktor Axelsen

Hasil Olimpiade Tokyo 2020 - Terhenti di Semifinal, Kevin Cordon Harus Akui Ketangguhan Viktor Axelsen

Badminton
Perjuangan di Olimpiade Tokyo Selesai, Ahsan Kirim Pesan Menyentuh

Perjuangan di Olimpiade Tokyo Selesai, Ahsan Kirim Pesan Menyentuh

Badminton
Kapan Transfer Raphael Varane ke Manchester United Tuntas?

Kapan Transfer Raphael Varane ke Manchester United Tuntas?

Liga Inggris
komentar di artikel lainnya
Close Ads X