Kompas.com - 04/11/2019, 16:22 WIB
Manajer Liverpool, Juergen Klopp, berbicara dengan pelatih Manchester City, Pep Guardiola, jelang pertandingan Liverpool vs Man City dalam Community Shield 2019 di Stadion Wembley, 4 Agustus 2019. AFP/ADRIAN DENNISManajer Liverpool, Juergen Klopp, berbicara dengan pelatih Manchester City, Pep Guardiola, jelang pertandingan Liverpool vs Man City dalam Community Shield 2019 di Stadion Wembley, 4 Agustus 2019.

KOMPAS.com - Partai akbar bakal tersaji pada pekan ke-13 Liga Inggris. Dua kuda pacu dalam perebutan gelar juara Premier League, kasta tertinggi Liga Inggris, Liverpool dan Manchester City, akan bertemu.

Duel sengit Liverpool vs Manchester City itu dijadwalkan berlangsung pada Minggu (10/11/2019) di Stadion Anfiled.

Pada laga terakhir kedua tim di pentas Premier League musim ini, Liverpool dan Man City sama-sama menang dengan skor identik, 2-1.

Liverpool tandang ke markas Aston Villa sedangkan Man City menjamu Southampton.

Meski demikian, Liverpool terlihat bersusah payah menembus pertahanan Aston Villa saat tertinggal 0-1 pada babak pertama.

Baca juga: Liverpool Vs Man City, Guardiola Pilih Fokus ke Liga Champions

Mereka harus menunggu sampai menit ke-87 ketika Andre Robertson mencetak gol penyama.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Gol kemenangan tim berjulukan The Reds ini dibuat oleh Sadio Mane pada menit ke-90+4.

Menanggapi hal itu, pelatih Liverpool, Juergen Klopp, tak ingin ambil pusing.

"Saya tidak pernah berpikir sejenak tentang pertandingan (terakhir) Man City yang bersamaan dengan laga Aston Villa," kata Juergen Klopp dikutip Goal.

"Saya tidak pernah berpikir, 'Kami harus menang di sana karena mungkin kami bisa kehilangan minggu depan'," tambah sang pelatih.

"Saya bahkan tidak bertanya tentang hasil lainnya setelah pertandingan kami. Itu tidak penting. Kami bermain melawan Genk dan kemudian kami bertemu Man City," tegas dia.

Baca juga: Aston Villa Vs Liverpool, Sadio Mane Bawa The Reds Menang Dramatis

Sebaliknya, pelatih kelahiran Stuttgart, Jerman, ini lebih memilih agar timnya fokus pada permainan mereka hingga peluit panjang dibunyikan.

Klopp hanya ingin pemainnya fokus pada permainan yang dia terapkan dan mencari kemenangan.

"Ya, itu penting (untuk menang) kontra Aston Villa. Cara mereka mengatur, itu benar-benar sulit. Tetapi kami berhasil," ujar eks pelatih Borussia Dortmund ini.

"Sekarang kami harus mengumpulkan tenaga dan bersiap untuk tantangan selanjutnya melawan Genk (di Liga Champions)," tandas dia.

Lebih jauh, Klopp belum banyak mempelajari tim lawan. Begitu juga dengan Man City.

Baca juga: Juergen Klopp Bingung dengan Cara Kerja VAR

"Tetapi saya belum menganalisis (semua) tim lain musim ini. Kontra Man City, kami akan melihat minggu depan. Mungkin akan ada kejuaraan silang minggu depan, kami akan lihat!" tandas dia.

Saat ini Liverpool berada di puncak klasemen Premier League dengan koleksi 31 poin dari 11 laga.

Mereka unggul enam angka atas sang juara bertahan, Man City, yang berada di bawahnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber GOAL
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.