Dijon Vs PSG, Tuchel Legawa Dipermalukan Tim Zona Degradasi

Kompas.com - 02/11/2019, 08:44 WIB
Penyerang Paris Saint-Germain, Mauro Icardi, tampak kecewa gagal menyelesaikan peluang pada pertandingan Dijon vs PSG dalam lanjutan Liga Perancis 1 November 2019. AFP/PHILIPPE DESMAZESPenyerang Paris Saint-Germain, Mauro Icardi, tampak kecewa gagal menyelesaikan peluang pada pertandingan Dijon vs PSG dalam lanjutan Liga Perancis 1 November 2019.

KOMPAS.com - Pelatih Paris-Saint Germain, Thomas Tuchel, lapang dada menerima kekalahan timnya pada laga Dijon vs PSG.

Laga Dijon vs PSG yang berlangsung di Stadion Gastord Gerard berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan tuan rumah, Jumat (01/11/2019) atau Sabtu dini hari WIB.

Hasil ini tentunya mengejutkan karena Dijon saat ini berada di zona degradasi, sedangkan PSG memuncaki klasemen.

Menanggapi hasil minor ini, Tuchel mengaku legawa karena Dijon bermain lebih bagus.

"Inilah sepak bola. Semuanya bisa terjadi. Kami sangat benci kekalahan, tapi kami harus menerima itu. Mungkin kami memang tidak pantas menang kali ini," kata Tuchel dikutip dari situs resmi PSG.

Baca juga: Kylian Mbappe Disarankan untuk Segera Pergi dari PSG

Pada laga ini, PSG sebenarnya mampu unggul terlebih dahulu lewat gol Kylian Mbappe pada menit ke-19.

Dijon yang terus tertekan sepanjang laga, bermain lebih efektif dan mampu mencetak dua gol lewat M.Choular (45+6') dan J. Cadiz (47').

Dua gol Dijon kali ini tercipta hanya dengan melakukan empat tembakan tepat sasaran.

Menurut Tuchel, PSG tidak terlalu banyak membuang peluang. Dari data statistik, PSG melesakkan 20 tembakan ke arah gawang, berbanding 10 milik Dijon.

"Di babak pertama kami, bermain buruk. Kami tidak agresif baik saat menyerang maupun bertahan," ujar Tuchel.

"Kami tidak bisa mengontrol pertandingan. Kami bermain lebih baik di babak kedua. Akan tetapi, kami tetap tidak bisa membalikkan keadaan," tutur pelatih asal Jerman ini menambahkan.

Baca juga: Paris Saint-Germain Berhasrat Bajak Titisan Ricardo Kaka

Bek PSG, Marquinhos, juga berpendapat serupa dengan Tuchel. Menurut Marquinhos, sepak bola tidak bisa ditebak dan hasil laga ditentukan oleh permainan di lapangan.

"Kami tidak cukup kuat kali ini. Kami tim yang bagus, tapi tidak bermain baik. Dijon lebih baik daripada kami," kata Marquinhos.

"Posisi di papan klasemen tidak berarti apa pun. Dijon pantas menang. Kami harus terus berbenah dan melupakana hasil ini," ucap bek asal Brasil ini menambahkan.

Hasil laga ini adalah kekalahan ketiga PSG di Liga Perancis. Meski begitu, Mbappe dkk masih kokoh di puncak klasemen dengan koleksi 27 poin.

PSG unggul jauh dari pesaing terdekatnya, Nantes, yang menempati urutan kedua dengan koleksi 19 angka.

Sementara itu, tambahan tiga poin membuat Dijon untuk sementara meninggalkan posisi dasar klasemen. Dijon naik dua strip ke peringkat 18 dengan raihan 12 poin.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber PSG
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelatih Barcelona Akui Ketergantungan Terhadap Lionel Messi

Pelatih Barcelona Akui Ketergantungan Terhadap Lionel Messi

Sports
Rekor Kandang Liverpool Ternoda, Juergen Klopp Marah kepada Wasit

Rekor Kandang Liverpool Ternoda, Juergen Klopp Marah kepada Wasit

Liga Inggris
Hakan Calhanoglu: Saya Cinta AC Milan, tetapi...

Hakan Calhanoglu: Saya Cinta AC Milan, tetapi...

Sports
Fokus Evaluasi Penampilan Chelsea, Lampard Enggan Pikirkan Soal Empat Besar

Fokus Evaluasi Penampilan Chelsea, Lampard Enggan Pikirkan Soal Empat Besar

Liga Inggris
Satu Pemain Timnas U16 Indonesia Terinfeksi Flu saat Ikuti TC

Satu Pemain Timnas U16 Indonesia Terinfeksi Flu saat Ikuti TC

Liga Indonesia
Firmino Kali Terakhir Cetak Gol Kandang pada Maret 2019, Klopp Tak Peduli

Firmino Kali Terakhir Cetak Gol Kandang pada Maret 2019, Klopp Tak Peduli

Liga Inggris
Persib Bandung Bersiap Jalani Adaptasi Kebiasaan Baru

Persib Bandung Bersiap Jalani Adaptasi Kebiasaan Baru

Liga Indonesia
Mantan Klub di Ambang Kebangkrutan, Pemain Asing Persib Ungkapkan Kesedihannya

Mantan Klub di Ambang Kebangkrutan, Pemain Asing Persib Ungkapkan Kesedihannya

Liga Indonesia
Sheffield Vs Chelsea, Frank Lampard Frustrasi The Blues Kebobolan Terus

Sheffield Vs Chelsea, Frank Lampard Frustrasi The Blues Kebobolan Terus

Liga Inggris
Jadwal Liga Inggris Malam Ini, Tersaji Derbi London Utara Tottenham Vs Arsenal

Jadwal Liga Inggris Malam Ini, Tersaji Derbi London Utara Tottenham Vs Arsenal

Liga Inggris
Jadwal Laga Uji Coba Timnas U16 Indonesia Jelang Piala Asia

Jadwal Laga Uji Coba Timnas U16 Indonesia Jelang Piala Asia

Liga Indonesia
Bima Sakti Belajar ke Shin Tae-yong Cara Latih Timnas U16 Indonesia

Bima Sakti Belajar ke Shin Tae-yong Cara Latih Timnas U16 Indonesia

Liga Indonesia
Klasemen Liga Italia, Lazio Gagal Kejar Juventus dan Ditempel Ketat Atalanta

Klasemen Liga Italia, Lazio Gagal Kejar Juventus dan Ditempel Ketat Atalanta

Liga Italia
Hasil Liga Italia - Juventus Diimbangi Atalanta, Lazio Kalah Lagi

Hasil Liga Italia - Juventus Diimbangi Atalanta, Lazio Kalah Lagi

Liga Italia
Berita MotoGP, Valentino Rossi Malah Beruntung jika Gabung Petronas

Berita MotoGP, Valentino Rossi Malah Beruntung jika Gabung Petronas

Motogp
komentar di artikel lainnya
Close Ads X