Kompas.com - 02/10/2019, 18:25 WIB
Penyerang Juventus Cristiano Ronaldo (tengah), dengan rambutnya yang berbusa, dan (dari kiri) Juan Cuadrado, Blaise Matuidi, serta Emre Can menyapa penggemar untuk merayakan scudetto ke-8 Serie A 2018/19 secara berturut-turut setelah memenangi pertandingan Juventus vs Fiorentina pada 20 April 2019. MARCO BERTORELLO/AFPPenyerang Juventus Cristiano Ronaldo (tengah), dengan rambutnya yang berbusa, dan (dari kiri) Juan Cuadrado, Blaise Matuidi, serta Emre Can menyapa penggemar untuk merayakan scudetto ke-8 Serie A 2018/19 secara berturut-turut setelah memenangi pertandingan Juventus vs Fiorentina pada 20 April 2019.
|

KOMPAS.com - Juventus kembali mengajukan banding atas kasus Calciopoli atau pengaturan skor yang pernah menimpa mereka.

Ini bukan kali pertama Juventus mengajukan banding ke pangadilan Collegio di Garanzia dello Sport. 

Dalam beberapa tahun terakhir, mereka juga telah melakukan hal serupa.

Baca juga: 5 Fakta Menarik yang Tersaji dari Laga Juventus Vs Leverkusen

Tujuannya adalah untuk mengembalikan titel juara Liga Italia 2005-2006 yang pada akhirnya jatuh ke tangan Inter Milan.

Namun, upaya itu tidak membuahkan hasil karena pengadilan tidak mengabulkan banding Juventus.

Oleh karena itu, kubu Juventus berharap, banding kali ini berakhir positif lantaran mereka diklaim sudah memiliki banyak bukti terkait.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Juventus Vs Leverkusen, Ronaldo dkk Taklukkan Wakil Jerman di Turin

Menariknya, banding kali ini diajukan Juventus kurang dari sepekan menjelang laga bertajuk Derby d'Italia pada Senin (7/10/2019).

Sebagai tambahan informasi, pada akhir musim 2005-2006, Juventus terkena skandal calciopoli.

CEO Juventus saat itu, Luciano Moggi, dituduh telah melakukan sejumlah pengaturan skor di Liga Italia selama dua musim, yakni 2004-2005 dan 2005-2006.

Akibat skandal tersebut, gelar juara miliki Juventus pada musim tersebut pun dicabut.

Baca juga: Hasil Liga Champions, Man City, Juventus, dan Bayern Raih Kemenangan

Gelar scudetto musim 2004-2005 diputuskan tidak diberikan kepada kontestan lain.

Sementara itu, titel juara Liga Italia 2005-2006 diberikan ke Inter Milan yang saat itu finis di peringkat ketiga.

Sebab, AC Milan yang mengisi posisi runner-up diputuskan juga terlibat dalam kasus pengaturan skor.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hasil Persija Vs Persela: Setelah 3 Kali Gagal, Macan Kemayoran Raih Kemenangan Perdana

Hasil Persija Vs Persela: Setelah 3 Kali Gagal, Macan Kemayoran Raih Kemenangan Perdana

Liga Indonesia
3 Turnamen Internasional Ini Jadi Sasaran Pencarian Bibit Unggul di PON XX Papua 2021

3 Turnamen Internasional Ini Jadi Sasaran Pencarian Bibit Unggul di PON XX Papua 2021

Sports
Tenang dan Dominan, Garuda Pertiwi Tekuk Singapura di Kualifikasi Piala Asia Wanita

Tenang dan Dominan, Garuda Pertiwi Tekuk Singapura di Kualifikasi Piala Asia Wanita

Liga Indonesia
Profil Anderson Salles, Bek Asing 'Pendek' di Liga 1 2021-2022

Profil Anderson Salles, Bek Asing "Pendek" di Liga 1 2021-2022

Sports
Raih Kemenangan Perdana, Modal Berharga Persipura Menatap Persaingan Liga 1 2021

Raih Kemenangan Perdana, Modal Berharga Persipura Menatap Persaingan Liga 1 2021

Liga Indonesia
Nuansa Indonesia di Kandang Sanfrecce Hiroshima

Nuansa Indonesia di Kandang Sanfrecce Hiroshima

Liga Indonesia
Line Up dan Link Live Streaming Persija Vs Persela, Kickoff 20.45 WIB

Line Up dan Link Live Streaming Persija Vs Persela, Kickoff 20.45 WIB

Liga Indonesia
Persib akan Lakukan Rotasi Pemain Hadapi Jadwal Padat Liga 1 2021

Persib akan Lakukan Rotasi Pemain Hadapi Jadwal Padat Liga 1 2021

Liga Indonesia
Play-off Kualifikasi Piala Asia 2023, PSSI Konfirmasi Venue Laga Indonesia Vs Taiwan

Play-off Kualifikasi Piala Asia 2023, PSSI Konfirmasi Venue Laga Indonesia Vs Taiwan

Liga Indonesia
Hasil Persebaya Vs Bhayangkara: Tendangan Bebas Jadi Penentu, Bajul Ijo Tumbang

Hasil Persebaya Vs Bhayangkara: Tendangan Bebas Jadi Penentu, Bajul Ijo Tumbang

Liga Indonesia
De Gea Takjub dengan Cara Ronaldo Merawat Tubuh

De Gea Takjub dengan Cara Ronaldo Merawat Tubuh

Liga Inggris
Hasil Futsal PON Papua 2021: Papua-Jabar Menang, NTB Pesta 9 Gol

Hasil Futsal PON Papua 2021: Papua-Jabar Menang, NTB Pesta 9 Gol

Sports
Juergen Klopp Pastikan Thiago Alcantara Harus Menepi Cukup Lama

Juergen Klopp Pastikan Thiago Alcantara Harus Menepi Cukup Lama

Liga Inggris
Beep Test: Pengertian dan Prosedur Pelaksanaan

Beep Test: Pengertian dan Prosedur Pelaksanaan

Sports
Persebaya Vs Bhayangkara FC: Lewatkan Sederet Peluang, Kedua Tim Buntu di Babak Pertama

Persebaya Vs Bhayangkara FC: Lewatkan Sederet Peluang, Kedua Tim Buntu di Babak Pertama

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.