Persija Jakarta Vs PSIS, Respons Banuelos soal Ancaman Pemecatan

Kompas.com - 14/09/2019, 08:26 WIB
Pelatih Persija Jakarta, Julio Banuelos. KOMPAS.com/SUCI RAHAYUPelatih Persija Jakarta, Julio Banuelos.
|

KOMPAS.com - Pelatih Persija Jakarta, Julio Banuelos, buka suara terkait ultimatum yang diberikan manajemen klub berjulukan Macan Kemayoran itu.

Manajemen Persija Jakarta meminta Julio Banuelos harus mempersembahkan kemenangan saat melawan PSIS Semarang pada pekan ke-18 Liga 1 2019 di Stadion Patriot, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (15/9/2019).

Jika Persija Jakarta gagal meraih kemenangan melawan PSIS Semarang, Julio Banuelos harus angkat kaki.

Tak hanya Julio Banuelos, Persija Jakarta juga akan melepas Eduardo Perez yang menjabat sebagai direktur teknik.

Baca juga: Persija Vs PSIS, Julio Banuelos Dipecat jika Gagal Menang

Terkait ultimatum dari manajemen Persija Jakarta, Julio Banuelos memilih tidak mau memikirkannya.

Fokusnya saat ini membawa Ismed Sofyan dkk mendapatkan kemenangan saat melawan PSIS Semarang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Target kami selalu ingin memenangi pertandingan dan saya tidak mau memikirkan hal lain, terutama fokus ke tim ini bisa mendapatkan tiga poin," kata Julio Banuelos.

Menurut Banuelos, Persija Jakarta tidak akan mudah untuk menang melawan PSIS Semarang. Sebab, PSIS Semarang tim yang cukup sulit dikalahkan.

Baca juga: Persija Kalah dari Persipura, Ini Alasan Julio Banuelos

"Kami sangat bangga dengan sikap para pemain. Kami tahu besok laga yang penting. Saya harap kami besok bisa memenangi laga," kata Julio Banuelos.

Terkait kekalahan dari Persipura Jayapura belum lama ini, menurut pelatih asal Spanyol itu, Persija hanya kurang beruntung.

Sebab, secara permainan, kedua tim bermain imbang, walaupun akhirnya Persija Jakarta menyerah 0-2 dari Mutiara Hitam.

Baca juga: Klasemen Liga 1 2019, Arema FC Dan Persebaya Gagal Tembus 4 Besar

"Pertandingan kemarin saya pikir kami 50-50. Kami melakukan satu kesalahan dan akhirnya membuat kami kalah," tuturnya.

"Mungkin salah satunya karena faktor buruknya lapangan," tutur eks asisten pelatih timnas Indonesia era Luis Milla itu. (M Hary Prasetya)



Sumber BolaSport
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Olimpiade Tokyo 2020, Tim Renang AS Sabet Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Olimpiade Tokyo 2020, Tim Renang AS Sabet Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Sports
Final Olimpiade Tokyo, Greysia/Apriyani Kalah Pamor dari Wakil China, tetapi...

Final Olimpiade Tokyo, Greysia/Apriyani Kalah Pamor dari Wakil China, tetapi...

Badminton
Perjuangan Belum Usai, Anthony Ginting Ungkap Pentingnya Raih Perunggu

Perjuangan Belum Usai, Anthony Ginting Ungkap Pentingnya Raih Perunggu

Badminton
Terhenti di Semifinal, Anthony Ginting Fokus Raih Perunggu Olimpiade Tokyo

Terhenti di Semifinal, Anthony Ginting Fokus Raih Perunggu Olimpiade Tokyo

Badminton
Lama Permainan Bulu Tangkis

Lama Permainan Bulu Tangkis

Sports
Kalahkan Ginting, Chen Long ke Final dan Masuk Buku Sejarah Olimpiade

Kalahkan Ginting, Chen Long ke Final dan Masuk Buku Sejarah Olimpiade

Badminton
Hasil Semifinal Badminton Olimpiade Tokyo: Chen Long-Axelsen Final, Ginting Berburu Perunggu

Hasil Semifinal Badminton Olimpiade Tokyo: Chen Long-Axelsen Final, Ginting Berburu Perunggu

Badminton
Muamar Qadafi, Orang Indonesia yang Memburu Prestasi bersama Guatemala di Olimpiade Tokyo

Muamar Qadafi, Orang Indonesia yang Memburu Prestasi bersama Guatemala di Olimpiade Tokyo

Sports
Kenal Angkat Besi Sejak 8 Tahun, Rahmat Erwin Kini Punya Medali Olimpiade

Kenal Angkat Besi Sejak 8 Tahun, Rahmat Erwin Kini Punya Medali Olimpiade

Sports
Penggawa PS Sleman Lelang Koleksi Sepatunya di 'PSS for Humanity'

Penggawa PS Sleman Lelang Koleksi Sepatunya di "PSS for Humanity"

Liga Indonesia
Kata Chen Long Usai Menang atas Anthony Ginting dan Tembus Final Olimpiade Tokyo

Kata Chen Long Usai Menang atas Anthony Ginting dan Tembus Final Olimpiade Tokyo

Badminton
Profil Viktor Axelsen, Tunggal Putra Denmark Cetak Sejarah di Olimpiade

Profil Viktor Axelsen, Tunggal Putra Denmark Cetak Sejarah di Olimpiade

Sports
Badminton Olimpiade Tokyo 2020, Penyebab Anthony Ginting Kalah dari Chen Long

Badminton Olimpiade Tokyo 2020, Penyebab Anthony Ginting Kalah dari Chen Long

Badminton
Mengapa Olimpiade Tokyo Menggunakan Nama '2020' meski Digelar 2021?

Mengapa Olimpiade Tokyo Menggunakan Nama "2020" meski Digelar 2021?

Sports
Kata Kevin Cordon usai Kalah dari Viktor Axelsen: Saya Hanya Bersenang-senang

Kata Kevin Cordon usai Kalah dari Viktor Axelsen: Saya Hanya Bersenang-senang

Badminton
komentar di artikel lainnya
Close Ads X