Kompas.com - 11/09/2019, 12:47 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com - Manajemen Persib Bandung sudah memberikan evaluasi terkait kinerja tim berjulukan Maung Bandung pada putaran pertama Liga 1 2019.

Dari hasil evaluasi yang mesti diperbaiki, kedisiplinan dan sikap pemain di lapangan menjadi aspek yang disorot. 

Manajer Persib, Umuh Muchtar, mengatakan pada putaran kedua nanti para pemain harus bisa menjaga sikap dalam pertandingan.

Tujuannya adalah untuk menekan jumlah kartu kuning yang bisa diterima pemain dalam pertandingan.

Baca juga: Proses Naturalisasi Fabiano Belum Juga Selesai, Persib Mulai Khawatir 

Dilansir dari situs Transfermarkt, Persib menjadi tim keempat dengan koleksi kartu kuning terbanyak di putaran pertama Liga 1 2019, dengan total 40 kartu kuning dari 17 laga.

Klub berjulukan Maung Bandung itu juga pernah dua kali dijatuhi sanksi denda sebesar Rp 50 juta oleh Komisi Disiplin (Komdis) PSSI karena mendapatkan lima kartu kuning dalam satu pertandingan. Masing-masing saat menghadapi Persija Jakarta dan PSIS Semarang.  

"Disiplin, pemain jadi jangan sampai banyak kena kartu kuning. Bukan masalah dendanya, tetapi masalah kerugian secara tim karena kami sering kehilangan pemain karena akumulasi juga," kata Umuh.

Baca juga: Manajemen Targetkan Persib Akhiri Liga 1 2019 di Lima Besar

Meski begitu, Umuh tetap meminta anak asuhnya tampil habis-habisan di pertandingan. Dia tidak masalah pemain mendapatkan kartu kuning asal itu demi kebaikan tim.

Yang menjadi sorotan manajemen adalah pemain yang mendapatkan kartu kuning tidak perlu karena melakukan protes keras kepada wasit.  

"Namun, bukan berarti pemain jadi tidak semangat, harus semangat jangan ragu-ragu. Yang penting, jangan sampai mendapatkan kartu kuning tidak perlu. Kalau tujuannya menyelamatkan, ya tidak apa-apa," kata Umuh.

Umuh melanjutkan, manajemen sudah membuat aturan kepada pemain soal penerimaan kartu kuning.

Baca juga: PS Tira Vs Persib, Jupe Berambisi Curi Poin di Kandang Lawan

 

Bila pemain mendapatkan kartu kuning tidak perlu, pemain yang bersangkutan harus membayar denda dengan uangnya sendiri.

"Mulai sekarang harus bayar sendiri. PT (PBB) tidak selalu kasih keringanan seperti itu," kata Umuh. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tragedi Kanjuruhan Renggut Ratusan Nyawa, Publik Bikin Petisi Setop Penggunaan Gas Air Mata

Tragedi Kanjuruhan Renggut Ratusan Nyawa, Publik Bikin Petisi Setop Penggunaan Gas Air Mata

Liga Indonesia
Timnas U17 Persembahkan Kemenangan 14-0 untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Timnas U17 Persembahkan Kemenangan 14-0 untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Liga Indonesia
Jadwal Siaran Langsung Indonesia Vs Jepang di Perempat Final AFC Futsal Cup 2022

Jadwal Siaran Langsung Indonesia Vs Jepang di Perempat Final AFC Futsal Cup 2022

Liga Indonesia
Merawat Stadion

Merawat Stadion

Liga Indonesia
Tragedi Kanjuruhan: Kapolres Malang Dicopot, Liga 1 Berhenti, Santunan Rp 50 Juta untuk Korban

Tragedi Kanjuruhan: Kapolres Malang Dicopot, Liga 1 Berhenti, Santunan Rp 50 Juta untuk Korban

Liga Indonesia
Nyala Harapan untuk Kanjuruhan: Tidak Ada Lagi Rivalitas Berlebihan, Tidak Ada Permusuhan

Nyala Harapan untuk Kanjuruhan: Tidak Ada Lagi Rivalitas Berlebihan, Tidak Ada Permusuhan

Sports
Jadwal Liga Champions: Inter Vs Barcelona, Chelsea Vs Milan

Jadwal Liga Champions: Inter Vs Barcelona, Chelsea Vs Milan

Liga Champions
Inter Vs Barcelona: Blaugrana Tanpa 5 Pilar, Lautaro Martinez?

Inter Vs Barcelona: Blaugrana Tanpa 5 Pilar, Lautaro Martinez?

Liga Champions
Daftar Tim dan Jadwal 8 Besar AFC Futsal Cup 2022: Indonesia Vs Jepang

Daftar Tim dan Jadwal 8 Besar AFC Futsal Cup 2022: Indonesia Vs Jepang

Liga Indonesia
Liverpool Vs Rangers, Klopp Singgung Messi dan Ronaldo

Liverpool Vs Rangers, Klopp Singgung Messi dan Ronaldo

Liga Champions
Sepak Bola Kita Tidak Sedang Baik-baik Saja

Sepak Bola Kita Tidak Sedang Baik-baik Saja

Liga Indonesia
Timnas Futsal Indonesia Vs Jepang, Laga Sulit yang Diharapkan

Timnas Futsal Indonesia Vs Jepang, Laga Sulit yang Diharapkan

Liga Indonesia
Hasil Kualifikasi Piala Asia U17: Indonesia Tersubur, Malaysia Membuka Mata

Hasil Kualifikasi Piala Asia U17: Indonesia Tersubur, Malaysia Membuka Mata

Liga Indonesia
Hari Kedua Usai Kerusuhan Kanjuruhan, Monumen Singa Tegar Ramai Dikunjungi Masyarakat

Hari Kedua Usai Kerusuhan Kanjuruhan, Monumen Singa Tegar Ramai Dikunjungi Masyarakat

Liga Indonesia
Pengalaman Pilu Javier Roca di Ruang Ganti Selama Kerusuhan Kanjuruhan

Pengalaman Pilu Javier Roca di Ruang Ganti Selama Kerusuhan Kanjuruhan

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.