Proses Naturalisasi Fabiano Belum Juga Selesai, Persib Mulai Khawatir

Kompas.com - 11/09/2019, 11:28 WIB
Pemain Persib Bandung, Fabiano Beltrame. (KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHA) KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHAPemain Persib Bandung, Fabiano Beltrame. (KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHA)

BANDUNG, KOMPAS.com - Persib Bandung mulai gusar karena proses naturalisasi Fabiano Beltrame tak kunjung rampung.

Proses pewarganegaraan Fabiano terus berlarut-larut sampai dengan saat ini.

Sempat dikabarkan proses naturalisasinya selesai pada akhir Agustus lalu, tetapi sampai sekarang Fabiano belum juga menyandang status sebagai warga negara Indonesia (WNI).

Hal tersebut membuat Fabiano terancam tak bisa memperkuat Persib pada putaran kedua Liga 1 2019.

Sebab, batas akhir pendaftaran pemain baru di putaran kedua akan ditutup pada 16 September mendatang.  

Baca juga: Proses Naturalisasi Fabiano Beltrame Kembali Terhambat

Manajer Persib, Umuh Muchtar, angkat bicara mengenai molornya proses naturalisasi Fabiano.

Umuh tak memungkiri bahwa dirinya merasa khawatir Fabiano tidak bisa bermain untuk Persib pada putaran kedua nanti.

Umuh tidak mengerti kenapa proses naturalisasi Fabiano bisa sampai berlarut-larut.

Menurut dia, saat Persib mengajukan proses naturalisasi Sergio van Dijk, prosesnya tidak sesulit ini.

"Iya khawatir ya, kalau dulu saya rasa tidak 'jelimet'. Dulu kami ikut sesuai arahan ke mana-ke mana dan kejar sendiri, kejar datang, kekurangannya apa cepat tolong sesuai aturan," kata Umuh.

"Ya sekarang, tunggu saja, seharusnya kan kemarin Senin ke Jakarta. Namun, Pak Menterinya ada acara, jadi tidak bisa karena harus disaksikan," kata dia.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X