DKI Disebut Sempat Minta Pemerintah Pusat Bantu Pendanaan Formula E

Kompas.com - 28/08/2019, 20:40 WIB
2016/2017 FIA Formula E Championship in Monte-Carlo, Monaco, Saturday (13/5/2017). Sebastien Buemi (SUI), Renault e.Dams, Spark-Renault, Renault Z.E 16. 
Sam Bloxham/LAT/Formula E2016/2017 FIA Formula E Championship in Monte-Carlo, Monaco, Saturday (13/5/2017). Sebastien Buemi (SUI), Renault e.Dams, Spark-Renault, Renault Z.E 16.
Penulis Alsadad Rudi
|

JAKARTA, KOMPAS.com -  Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan diketahui sempat mengajukan permintaan agar pemerintah pusat ikut mendanai penyelenggaraan Formula E.

Hal itu diungkapkan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi.

Beberapa waktu lalu, perwakilan Pemprov DKI, yakni Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Achmad Firdaus, datang ke Kantor Kemenpora, Kamis (8/8/2019).

Kedatangan Firdaus diterima oleh Sesmenpora Gatot S Dewa Broto.

Pertemuan ini juga dilakukan untuk menyampaikan surat Gubernur DKI Jakarta kepada Menpora mengenai rekomendasi terkait penyelenggaraan balap Formula E.

Pada rencana penyelenggaraan Formula E di Jakarta ini, Kemenpora hanya berperan sebagai pihak yang memberikan rekomendasi.

Adapun teknis penyelenggaraan maupun pendanaan menjadi tanggung jawab Pemprov DKI, termasuk dalam hal pembiayaan.

Imam mengungkapkan bahwa Pemprov DKI sempat mengajukan keterlibatan pemerintah pusat dalam hal pendanaan.

Namun, pemerintah pusat menilai Pemprov DKI mampu melakukannya sendiri.

Baca juga: Anggaran yang Diajukan untuk Formula E Mencapai Rp 1,6 Triliun, untuk Apa Saja?

"Saya serahkan kepada Pak Gubernur. Pak Gubernur waktu itu hanya berkirim suran kepada saya agar pebiayaan untuk commitment fee dibebankan pada pemerintah pusat," kata Imam kepada Kompas.com, di Kantor Kemenpora, Jakarta, Rabu (28/8/2019).

"Tapi karena pemerintah pusat tahu bahwa Pemerintah DKI secara anggaran lebih besar, maka kami limpahkan pada DKI dan sudah diputuskan," lanjutnya.

Formula E merupakan ajang balap mobil bertenaga listrik.

Berbeda dengan Formula 1, Formula E tak pernah digelar di sirkuit permanen. Formula E selalu konsisten menggelar balapan di jalanan kota.

Lokasi jalanan di Jakarta yang akan disulap jadi sirkuit Formula E hingga kini masih dikaji.

Namun, Imam menyebut lokasi yang rencananya akan digunakan adalah jalan-jalan di sekitar Monas dan Jalan Sudirman.

Walau demikian, Imam tak menjabarkan secara rinci trek yang nantinya akan digunakan.

"Sekitaran Monas, Sudirman. Ini akan terus didalami," kata Imam.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X