Kompas.com - 18/08/2019, 09:40 WIB
Pemain naturalisasi Persebaya Surabaya, Otavio Dutra (kiri) saat pemanasan jeng derbi Jatim melawan tuan rumah Arema FC pada Pekan 14 Liga 1 2019 di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis (15/08/2019) sore. KOMPAS.com/SUCI RAHAYUPemain naturalisasi Persebaya Surabaya, Otavio Dutra (kiri) saat pemanasan jeng derbi Jatim melawan tuan rumah Arema FC pada Pekan 14 Liga 1 2019 di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis (15/08/2019) sore.

 

SURABAYA, KOMPAS.com - Tidak hari libur untuk Persebaya Surabaya. Meskipun bertepatan dengan hari libur nasional, Persebaya tetap menjalani latihan rutin pada hari Sabtu (17/8/2019) sore di Lapangan Mapolda Jawa Timur.

Tanggal 17 Agustus merupakan hari libur nasional. Bangsa Indonesia tengah merayakan hari kemerdekaan. Tetapi, Persebaya tetap berlatih pada hari ini.

Pelatih Karteker Persebaya, Bejo Sugiantoro, mengatakan bahwa latihan digelar untuk pemulihan kondisi pemain pemain. Dia juga hanya fokus untuk memberikan motivasi ke pemain.

"Hanya memberikan motivasi saja kepada pamin. Saya tidak ingin banyak bicara. Kami semua tahu situasi anak-anak dan harapan suporter. Kami merasa malu atas hasil kemarin," kata Bejo.

Baca juga: Menang Telak atas Persebaya, Manajemen Arema FC Justru Kaget

Pada laga sebelumnya, Persebaya memang menuai hasil buruk. Bajul Ijo kalah telak dengan skor 0-4 dari Arema FC. Hasil ini membuat para suporter kecewa. Bahkan, sempat ada aksi unjuk rasa di kantor Persebaya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami pelaku yang didalamnya juga merasa malu. Tetapi, itu tantangan bagi teman-teman pemain dan kami. Saya sebagai pimpinan sementara di sini akan melakukan yang terbaik," kata Bejo.

Bejo berharap para pemain segera menatap ke depan. Akan tetapi, dia menyadari bahwa harapannya mungkin tidak semudah membalik telapak tangan.

Mantan pelatih Persik Kediri itu menyadari bahwa Miswar Saputra dan kolega sangat terpukul seusai kalah dari Arema.

Baca juga: Manajer Persebaya Dituntut Mundur, Presiden Klub Membela

"Saya tidak bisa banyak, kami empat hari maintenance, mau dipaksa latihan kondisinya juga berbeda. Ada yang masih terpikirkan, ada yang tidak. Namun, kami harus tetap profesional," tutup Bejo.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.