Kompas.com - 27/06/2019, 15:20 WIB
Menpora Imam Nahrawi sedang menguji coba rumput Stadion Papua Bangkit,, Kabupaten Jayapura, Papua (21/06/2019) KOMPAS.com/Dhias SuwandiMenpora Imam Nahrawi sedang menguji coba rumput Stadion Papua Bangkit,, Kabupaten Jayapura, Papua (21/06/2019)
Penulis Alsadad Rudi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - PSSI berencana mengajukan beberapa stadion untuk jadi venue kualifikasi Piala Dunia 2022 dan Piala Asia 2023.

Salah satu stadion tersebut adalah Stadion Papua Bangkit, Papua.

Papua Bangkit adalah stadion baru di Jayapura, Papua, yang dipersiapkan untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020.

Sampai sejauh ini, baru enam stadion di Indonesia yang terdaftar di AFC Competition dan FIFA Competition.

Baca juga: Pembangunan Tuntas, Stadion Papua Bangkit Siap untuk PON 2020

Keenamnya adalah Gelora Bung Karno, Jakarta; Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor; Patriot Chandrabhaga, Bekasi; Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi; Gelora Bandung Lautan Api, Bandung; dan Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung.

Kualifikasi Piala Dunia 2022 dan Piala Asia 2023 dijadwalkan dimulai September 2019.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami akan daftarkan semua, salah satunya Papua Bangkit juga akan kami daftarkan," kata Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria, di Jakarta, Rabu (26/6/2019).

Stadion Papua BangkitSkyscrapercity.com/Hendriko Mayor Stadion Papua Bangkit

Stadion Papua Bangkit tercatat mampu menampung sekitar 40.000 penonton.

Semua tempat duduk penonton sudah menggunakan single seat.

Walau demikian, FIFA tak hanya akan menilai dari aspek teknis area stadion, tetapi juga aksesnya.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.