5 Fakta Jelang Tottenham Hotspur Vs Liverpool di Final Liga Champions

Kompas.com - 01/06/2019, 04:30 WIB
Para pemain Tottenham melakukan selebrasi kemenangan usai leg kedua semifinal Liga Champions 2019 melawan Ajax di Johan Cruyff Arena, Amsterdam, Rabu (8/5/2019) atau Kamis dini hari WIB. Duel berakhir dengan skor 3-2 untuk kemenangan Tottenham, membuat The Spurs lolos ke final dengan agresivitas gol tandang dan akan menantang Liverpool. AFP/ADRIAN DENNISPara pemain Tottenham melakukan selebrasi kemenangan usai leg kedua semifinal Liga Champions 2019 melawan Ajax di Johan Cruyff Arena, Amsterdam, Rabu (8/5/2019) atau Kamis dini hari WIB. Duel berakhir dengan skor 3-2 untuk kemenangan Tottenham, membuat The Spurs lolos ke final dengan agresivitas gol tandang dan akan menantang Liverpool.

KOMPAS.com - Duel sesama tim Inggris akan tersaji di final Liga Champions 2019. Tottenham Hotspur yang sukses melaju ke final pertama mereka dalam sejarah klub akan berhadapan dengan finalis musim lalu, Liverpool.

Pertandingan "All English Final" itu tak ubahnya akan menjadi pertarungan gengsi, siapa tim Inggris yang mampu mengangkat trofi "Si Kuping Besar" seusai laga.

Bukan hanya itu, laga final nanti sekaligus menjadi kesempatan Tottenham dan Liverpool untuk mengakhiri musim ini dengan trofi lewat kesempatan terakhir. Pasalnya, kedua tim belum menjuarai apa pun sepanjang musim 2018-2019.

Baca juga: Final Liga Champions, Liverpool Dapat Dukungan Iron Man dan Avengers

Laga final Liga Champions musim ini akan menjadi sarat sejarah bagi Tottenham.

Jika berhasil mengandaskan perlawanan Liverpool dalam partai puncak, tim asuhan Mauricio Pochettino itu akan dicatat dalam sejarah sebagai tim pertama yang langsung menjadi juara ketika tampil perdana di final Liga Champions.

Berikut 5 fakta jelang Tottenham Hotspur vs Liverpool di final Liga Champions 2019:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

1. Kesamaan cara menempuh final

Kompetisi penuh comeback. Tottenham dan Liverpool mempunyai cara yang sama menempuh final Liga Champions, yaitu dengan cara membalikkan keadaan.

Kalah 0-3 pada leg pertama semifinal Liga Champions melawan Barcelona, Liverpool di luar dugaan berhasil menang 4-0 pada leg kedua di Stadion Anfield. The Reds, julukan Liverpool, akhirnya berhak lolos ke partai puncak dengan agregat 4-3.

Hal yang kurang lebih sama dilakukan oleh Tottenham. Namun, bedanya, mereka melakukan comeback di kandang lawan. Pada leg pertama, tim asuhan Pochettino harus malu di kandang saat dikalahkan Ajax Amsterdam dengan skor tipis 0-1.

Namun, pada leg kedua di Johan Cruyff Arena, Tottenham berhasil membalikkan keadaan lewat kemenangan dramatis 2-3. Lucas Moura cs lolos karena gol tandang.

2. Pasukan 0 Rupiah Pochettino

Tottenham memulai musim dengan tanpa membeli pemain satu pun. Namun, Pochettino sanggup membuktikan diri hal itu tidak menjadi masalah. Buktinya, mereka kini di final Liga Champions.

Bahkan, menurut BT Sport, Tottenham menjadi satu-satunya tim di lima liga top Eropa yang tidak melakukan aktivitas transfer musim ini.

Baca juga: Jelang Final Liga Champions, Robertson Tak Ingin Liverpool Gagal Lagi

3. Klopp diimbang kegagalan ketiganya

Sejauh ini, Juergen Klopp telah berhasil membawa tim asuhannya lolos ke final Liga Champions sebanyak tiga kali.

Pertama kali, Klopp sukses membawa Borussia Dortmund ke partai puncak Liga Champions saat melawan Bayern Muenchen pada 2013. Sayang, tim asuhannya kalah 1-2.

Yang kedua, dia mengantarkan Liverpool ke final musim lalu. Namun nahas, kesempatan keduanya itu masih gagal. Liverpool tumbang 3-1 atas Real Madrid.

Jika dalam laga final nanti kalah dari Tottenham, Klopp berarti sudah gagal ketiga kalinya di final Liga Champions.

4. Duel tim "dahaga gelar"

Pertandingan final Liga Champions 2019 tak ubahnya sebagai kesempatan kedua tim untuk mengakhiri dahaga gelar.

Liverpool dan Tottenham sama-sama belum meraih gelar sepanjang musim ini. Salah satunya nanti dipastikan akan gigit jari karena mengakhiri musim ini tanpa trofi.

Baca juga: Final Liga Champions, Owen Nilai Liverpool Lebih Tertekan dari Spurs

5. "All English Final" Kedua

Laga final Liga Champions yang mempertemukan Tottenham Hotspur vs Liverpool adalah pertandingan "All English Final" kedua.

"All English Final" pertama saat Manchester United berhadapan dengan Chelsea di final Liga Champions 2008. Dalam pertandingan itu, Manchester United akhirnya keluar sebagai juara karena "insiden" terpelesetnya John Terry.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber BT Sport
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.