Kepolisian Spanyol Tangkap Sejumlah Pemain Terkait Pengaturan Skor

Kompas.com - 28/05/2019, 17:23 WIB
La Liga Spanyol akan memakai bola bru mulai musim 2019/2020, Selasa (16/4/2019) La LigaLa Liga Spanyol akan memakai bola bru mulai musim 2019/2020, Selasa (16/4/2019)
|

KOMPAS.com - Kepolisian Spanyol dilaporkan telah melakukan sejumlah penangkapan terhadap sejumlah pemain sebagai bagian dari investigasi pengaturan skor dalam pertandingan sepak bola atau match fixing.

Para pemain saat ini, mantan pemain, serta eksekutif klub, disebutkan dari klub divisi pertama (Primera Division/ La Liga) dan divisi kedua (Segunda Division) Liga Spanyol, telah ditahan.

"Tindakan polisi itu menyusul keluhan tentang kemungkinan pengaturan pertandingan dalam pertandingan pada Mei 2018 dari La Liga ke otoritas Spanyol," kata juru bicara La Liga, seperti dikutip dari BBC, Selasa (28/5/2019).

La Liga telah melaporkan delapan kemungkinan kasus pengaturan pertandingan kepada polisi.

Baca juga: Presiden PSG Nasser Al-Khelaifi Tersandung Kasus Dugaan Korupsi

"Selama musim 2018-2019, La Liga telah mengajukan delapan keluhan dengan komisaris umum kepolisian yudisial atas tuduhan tindakan yang berkaitan dengan pengaturan pertandingan di divisi yang lebih rendah dari sepak bola Spanyol dan pertandingan persahabatan internasional yang dimainkan di Spanyol," kata pihak La Liga.

"Kami juga telah mengirim pemberitahuan ke direktorat jenderal permainan pada 18 pertandingan sepak bola untuk kemungkinan identifikasi dan sanksi pemain dari divisi yang lebih rendah yang bisa bertaruh pada kompetisi mereka," lanjut pernyataan tersebut.

Pihak La Liga pun berterima kasih kepada kepolisian atas penyelidikan terkait tindakan kriminal, yang teroganisasi, soal pengaturan pertandingan.

"Kami berterima kasih kepada kepolisian atas kerja luar biasa yang dilakukan untuk membongkar apa yang tampaknya merupakan kelompok kriminal terorganisasi untuk memperoleh manfaat ekonomi melalui penentuan pertandingan sepak bola sebelumnya," demikian pernyataan La Liga.

Baca juga: Buka Kasus Pengaturan Skor, Eks Manajer Persibara Diancam Dibunuh

"Operasi polisi ini menunjukkan keefektifan sistem perlindungan integritas yang diterapkan oleh La Liga untuk melindungi kebersihan semua kompetisi di sepak bola Spanyol. La Liga terus berjuang untuk menegakkan keadilan dalam sepak bola Spanyol," ucapnya. 

Logo La Liga.www.laliga.es Logo La Liga.

Sementara itu, dikutip dari SkySports, dalam laporan tambahan media negara bagian El Periodico, disebutkan bahwa beberapa pesepak bola telah ditangkap dalam operasi itu, termasuk mantan pemain Real Madrid, Raul Bravo, Borja Fernandez (Real Valladolid), Samuel Saiz Alonso (Getafe), Inigo Lopez Montana (Deportivo La Coruna) dan Carlos Aranda, yang sekarang sudah pensiun, tetapi sebelumnya bermain untuk Osasuna dan Levante.

Agustin Lasaosa, Presiden Huesca, dan Juan Carlos Galindo Lanuza, kepala layanan medis dari klub yang sama, juga telah ditangkap.

Baca juga: Perkembangan Kasus Dugaan Mafia Sepak Bola

Menurut laporan itu, semua tahanan diduga menjadi anggota organisasi kriminal, korupsi, dan pencucian uang.

Investigasi ini berkaitan dengan dugaan pengaturan skor pertandingan pada musim 2016-2017 dan 2017-2018.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X