Jadwal Padat Selama 6 Bulan, Djanur Akan Rombak Skuad Persebaya

Kompas.com - 15/05/2019, 07:40 WIB
Para pemain Persebaya saat melakoni sesi latihan di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Senin (13/5/2019).persebaya.id Para pemain Persebaya saat melakoni sesi latihan di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Senin (13/5/2019).

SURABAYA, KOMPAS.com - Kontestan Liga 1 2019 harus siap menjalani jadwal super padat.

Mundurnya start kompetisi menjadi penyebab sebanyak 34 pertandingan harus diselesaikan dalam kurun waktu enam bulan.

Seperti halnya tim lain, Persebaya pun harus menjalani jadwal super berat pada bulan-bulan tertentu.

Tidak hanya intensitas pertandingan yang sangat padat, Persebaya juga harus melakoni laga tandang berurutan dengan jarak sangat jauh. Setelah bertandang ke bagian barat Indonesia, Persebaya akan langsung melakoni laga away ke ujung timur Nusantara.

Di dua bulan pertama kompetisi, jadwal Ruben Sanadi dkk relatif ringan. Selama Mei, mereka akan melakoni tiga pertandingan. Persebaya juga hanya akan menjalani tiga pertandingan pada Juni nanti.

Namun, jeda satu laga ke laga berikutnya cukup panjang. Di dua bulan itu, Persebaya menjalani empat laga home dan hanya dua kali away.

Baca juga: Liga 1 2019, Persebaya Tanpa 5 Pemain Saat Hadapi Bali United

Selama Juli, total ada lima pertandingan yang akan dilakoni tim Bajul Ijo itu, dengan tiga di antaranya adalah pertandingan tandang. Sementara itu, satu di antara dua partai kandang di bulan Juli menjadi laga yang sangat berat, yaitu duel klasik melawan Persib pada 6 Juli di Gelora Bung Tomo, Surabaya.

Sementara itu, ada enam pertandingan Persebaya selama Agustus. Lima laga di antaranya melawan tim-tim kuat, yaitu Persipura, Madura United, Arema FC, Perseru Badak Lampung, Persija Jakarta, dan Bhayangkara FC. Satu lawan lainnya di bulan Agustus adalah Perseru Badak Lampung.

"Mau tidak mau, dalam kondisi seperti itu, kami harus dinamis dalam menyusun starting line-up," kata pelatih Persebaya Djadjang Nurdjaman, dilansir dari laman resmi klub.

"Komposisi pemain bisa berbeda dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya," lanjutnya.

Baca juga: Persebaya Tanpa 5 Pemain Pilar Pada Pekan Perdana Liga 1 2019

Djanur tidak mempermasalahkan kondisi tersebut. Sebab, semua tim juga mengalami hal serupa. Apalagi, pada akhir musim lalu Persebaya juga menjalani rangkaian jadwal maut.

Setelah menjalani pertandingan super padat pada Agustus, jadwal Persebaya lebih bersahabat pada bulan September. Mereka hanya akan melakoni empat pertandingan.

Pada Oktober, Persebaya akan menjalani lima pertandingan, lalu empat laga lagi selama November.

Meski Persebaya hanya menghadapi empat laga selama November, namun jadwal tersebut cukup berat karena lokasi laga yang berjauhan.

Pada 6 November, Persebaya akan melawat ke kandang PS Tira Persikabo di Bogor. Setelah itu, Ruben dkk harus bermain di kandang Persipura di Jayapura pada 11 November.

"Mungkin kami dari Bogor langsung ke Papua, lebih melelahkan kalau dari Bogor ke Surabaya dulu, lalu lanjut ke Jayapura," kata Djanur.

Pada Desember yang menjadi paruh musim Liga 1, Persebaya akan bermain empat kali, yakni tiga kali home, sekali away. Salah satu laga yang penting adalah melawan Arema FC pada 8 Desember 2019.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X