Arti Penting Gelar Juara New Zealand Open 2019 bagi Ahsan/Hendra

Kompas.com - 05/05/2019, 19:30 WIB
Pebulu tangkis Indonesia Hendra Setiawan (kanan) dan Mohammad Ahsan saat berhadapan dengan ganda Jepang Takeshi Kamura dan Keigo Sonoda di partai final Singapore Open 2019 di di Singapore Indoor Stadium, Minggu (14/4/2019). Ahsan/Hendra harus puas menjadi runner-up setelah takluk dari Takeshi Kamura/Keigo Sonoda dengan skor 13-21, 21-19, 17-21.AFP / THEODORE LIM Pebulu tangkis Indonesia Hendra Setiawan (kanan) dan Mohammad Ahsan saat berhadapan dengan ganda Jepang Takeshi Kamura dan Keigo Sonoda di partai final Singapore Open 2019 di di Singapore Indoor Stadium, Minggu (14/4/2019). Ahsan/Hendra harus puas menjadi runner-up setelah takluk dari Takeshi Kamura/Keigo Sonoda dengan skor 13-21, 21-19, 17-21.

KOMPAS.com - Pasangan ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/ Hendra Setiawan, sangat bersyukur dengan keberhasilan mereka pada turnamen New Zealand Open 2019.

Duet senior itu sukses menjadi juara di Selandia Baru setelah menaklukkan pasangan unggulan ketiga asal Jepang, Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe, dengan skor rubber game 20-22, 21-15, 21-17.

Baca juga: New Zealand Open 2019, Pelatih Soroti Kelengahan Praveen/Melati

"Pastinya kami senang dengan hasil ini. Apalagi ini sudah masuk hitungan poin untuk Olimpiade Tokyo 2020. Jadi, tentu keberhasilan ini juga buat kami," ujar Hendra kepada Kompas.com seusai pertandingan.

Tampil sabar dinilai menjadi kunci keberhasilan Ahsan/Hendra dalam mengatasi perlawanan sengit Endo/Watanabe.

Wakil Jepang tersebut menampilkan pertahanan rapat yang sulit untuk ditembus. Hasilnya, Ahsan/Hendra kalah pada gim pertama meski sempat unggul 18-16.

"Memang defense-nya mereka bagus. Jadi, kami harus sabar juga untuk melakukan serangan," tutur Hendra.

Ahsan/Hendra mengawali New Zealand Open 2019 dengan mengalahkan pasangan tuan rumah, Oliver Leydon-Davis/Abhinav Manota.

Baca juga: Persija Vs Bali United, Macan Kemayoran ke Semifinal Piala Indonesia

Selanjutnya, Ahsan/Hendra berhasil menyingkirkan Hiroki Okamura/Masayuki Onodera (Jepang), Lee Yan/Wang Chi-Lin (Taiwan), Goh V Shem/Tan Wee Kiong (Malaysia), hingga akhirnya menjadi juara dengan mengalahkan Endo/Watanabe.

Kini, Ahsan/Hendra memiliki waktu persiapan selama 10 hari untuk menghadapi Piala Sudirman di Nanning, China, pada 19-26 Mei 2019 mendatang.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X