Ulama Bersatu Sambut Ramadhan

Kompas.com - 05/05/2019, 08:27 WIB
Silaturahmi pertemuan itu berlangsung sejuk dan penuh keakraban di Masjid Agung Al-Muhlisin, Grogol, Jakarta Barat, Senin (4/5/2019) malam. Imam Besar Masjid Istiqlal, Nazaruddin Umar dalam tausiahnya mengatakan, kekompakan masyarakat dan ulama di wilayah Jakarta Barat terlihat dalam acara ini.
Silaturahmi pertemuan itu berlangsung sejuk dan penuh keakraban di Masjid Agung Al-Muhlisin, Grogol, Jakarta Barat, Senin (4/5/2019) malam. Imam Besar Masjid Istiqlal, Nazaruddin Umar dalam tausiahnya mengatakan, kekompakan masyarakat dan ulama di wilayah Jakarta Barat terlihat dalam acara ini.


JAKARTA, Kompas.com - Sebanyak  1.200 Ulama pendukung Capres dan Cawapres 01 dan 02 dan Umaro dari 8 kecamatan se-Jakarta Barat bertemu dalam acara Silaturahmi ulama dengan tema:

“Kita Rajut Kebersamaan Dalam Menjaga Keutuhan NKRI, Serta Menyambut keberkahan bulan suci Ramadhan 1440 Hijriah”.

Silaturahmi pertemuan itu berlangsung sejuk dan penuh keakraban di Masjid Agung Al-Muhlisin, Grogol, Jakarta Barat, Senin (4/5/2019) malam.

Imam Besar Masjid Istiqlal, Nazaruddin Umar dalam tausiahnya mengatakan, kekompakan masyarakat dan ulama di wilayah Jakarta Barat terlihat dalam acara ini.

Semuanya menebarkan senyuman. Ia juga mengajak seluruh ulama dan umaro serta masyarakat yang datang untuk berdiri dan bersalawat Rasulullah SAW.

Nazaruddin juga mengajak ulama dan umaro serta masyarakat untuk memperbanyak doa kepada orang tua, baik yang ada dan juga telah tiada. Silaturahmi kepada orang tua yang wafat juga hendaknya dikunjungi untuk tetap menjaga silaturahmi yang baik. Mengirimkan doa-doa dan memohon maaf kepada orang tua.

“Jaga silaturahmi sebaik-baiknya. Kunjungi orang tua sebelum Ramadhan tiba. Memohon maaf kepada orang tua baik yang masih ada maupun yang telah tiada. Merekalah yang membesarkan dan merawat kita. Jaga sebaik-baiknya silaturahmi kepada orang tua danjuga hubungan antar manusia,” tandas Nazaruddin.

“Orang yang wafatpun bisa memberikan efek kepada orang yang masih hidup. Jadi tetaplah menjaga silaturahmi kepada orang tua yang telah tiada sekali pun,” sambung Nazaruddin.

Dalam Bulan Ramadhan ini moment yang bagus untuk saling memaafkan. Mungkin ada yang mengcewakan satu dengan yang lainnya. Di Indonesia tidak ada orang lain, sebangsa dan se Tanah Air adalah bersaudara.

“Bagaimana mungkin Allah mengampuni kita jika kita pelit untuk memaafkan orang lain. Semakin murah kita memaafkan orang lain, Allah pun akan semakin berlapang memaafkan kita. Siapa yang pelit akan pelit dimaafkan Allah,” ucap Nazaruddin.

Sebelumnya, Kapolres Jakarta Barat, Kombes Pol Hengki Haryadi dalam sambutannya mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga kemuliaan Bulan Ramadhan. Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak lagi terpecah-pecah dan lebih menjaga persaudaraan dan persahabatan serta tetap menjaga ukhuwah islamiah.

“Saya yakin Jakarta Barat sudah punya stigma ulama dan umaro yang sangat kompak. Tak ada lagi ulama 01 dan 02 kami tegaskan tidak ada. Yang ada saat ini adalah 03 yakni Persatuan Indonesia,” ungkap Hengki disambut tepuk tangan jamaah yang datang.


Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X