Klopp Sebut Liverpool Ingin Juara karena Fans

Kompas.com - 22/04/2019, 14:31 WIB
Juergen Klopp merayakan kemenangan 2-0 di laga Liverpool vs Porto pada leg pertama perempat final Liga Champions, 10 April 2019.GLYN KIRK / AFP Juergen Klopp merayakan kemenangan 2-0 di laga Liverpool vs Porto pada leg pertama perempat final Liga Champions, 10 April 2019.

KOMPAS.com - Liverpool kembali ke jalur juara Liga Inggris setelah mengandaskan perlawanan tim tuan rumah Cardiff City di Stadion Cardiff City, Minggu (21/4/2019), dengan skor 2-0.

Gol-gol The Reds dicetak lewat sepakan Georginio Wijnaldum (57’) dan penalti James Milner (81’).

Hasil ini membuat Liverpool kembali berada di puncak klasemen setelah mengumpulkan 88 poin dari 35 pertandingan. Saingan berat mereka, Manchester City, menguntit di posisi kedua dengan raihan 86 poin.

Baca juga: Man United Unggul dalam Derbi Manchester, Liverpool Boleh Optimistis

Namun, The Citizens, julukan Manchester City, baru menjalani 34 pertandingan di Liga Inggris. Alhasil, persaingan memperebutkan gelar juara diprediksi ketat hingga akhir musim.

Pelatih Liverpool, Juergen Klopp, mempunyai pandangan tersendiri terkait keinginan timnya meraih trofi Liga Inggris.

“Jika anda termotivasi untuk memenangkan trofi saja, ada sesuatu yang salah dari anda. Kami ingin memenangkan permainan sepak bola karena kami menikmati perjalanan dengan fans,” ujar mantan pelatih Borussia Dortmund itu, seperti dikutip dari BBC (22/4/2019).

Baca juga: Hasil Liga Inggris, Liverpool ke Puncak, Man United-Arsenal Tumbang

Ia juga mengungkapkan bahwa Liverpool lebih fokus melawan Huddersfield dalam lanjutan pertandingan Liga Inggris, ketimbang mempersiapkan semifinal Liga Champions melawan Barcelona.

“Beberapa orang di Liverpool mungkin bertanya kepada kami apakah kami memikirkan Barcelona pada semifinal Liga Champions, tetapi kami akan sepenuhnya fokus pada Huddersfield,” tambahnya.

Liverpool saat ini memiliki peluang meraih dua gelar yakni Liga Inggris dan Liga Champions. Andai sukses melewati semua rintangan, pasukan Klopp akan meraih double winners.

Namun, trofi Premier League tampaknya menjadi bidikan utama karena mereka sudah sangat lama puasa gelar tersebut. Sejak menjadi juara Liga Inggris musim 1989-90, The Reds belum pernah lagi menjadi yang terbaik dalam kasta tertinggi sepak bola Inggris.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X