Kompas.com - 18/04/2019, 07:20 WIB
Pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino, merayakan kemenangan bersama pemainnya, Fernando Llorente, pada laga leg kedua perempat final Liga Champions, di Stadion Etihad, Rabu (17/4/2019). AFP/ANTHONY DEVLINPelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino, merayakan kemenangan bersama pemainnya, Fernando Llorente, pada laga leg kedua perempat final Liga Champions, di Stadion Etihad, Rabu (17/4/2019).

KOMPAS.com - Pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino, mengaku terkejut dengan keberhasilan timnya lolos ke semifinal Liga Champions setelah melewati laga dramatis melawan Manchester City.

Laga leg kedua perempat final antara Man City dan Tottenham di Stadion Etihad, Rabu (17/4/2019), memang berjalan sangat menarik karena banyaknya gol yang tercipta.

Baca juga: Man City Vs Tottenham, Son Heung-min dkk Lolos ke Semifinal

Saat babak pertama saja, terhitung ada lima gol yang tercipta. Kemudian, pada babak kedua, baik Man City maupun Tottenham sama-sama mencetak satu gol.

Pertandingan itu akhirnya dimenangi Man City dengan skor 4-3, tetapi mereka gagal lolos karena kalah gol tandang dari Tottenham yang menang 1-0 saat laga leg pertama (agregat 4-4).

"Sulit dipercaya melihat bagaimana laga ini berakhir. Saya sangat senang, sangat bangga. Para pemain saya adalah pahlawan," ujar Pochettino.

"Dalam satu momen, banyak hal terjadi di kepala Anda. Ada kekecewaan sangat besar, tetapi kemudian mereka mengubahnya. Itulah sebabnya kami mencintai sepakbola. Hari ini kami menunjukkan karakter dan kepribadian yang hebat. Ini adalah pertandingan yang sulit dipercaya."

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal senada juga diutarakan penyerang andalan Tottenham asal Korea Selatan, Son Heung-min. Ia mengaku belum pernah merasakan momen pertandingan yang sedramatis ini.

Dalam laga tersebut, Son berkontribusi besar dengan mencetak dua gol ke gawang Man City yang dikawal kiper Ederson Moraes.

Saya belum pernah melihat sesuatu seperti ini. Ini adalah laga yang sulit dan gila, tetapi kami bangga dengan tim kami," kata Son.

Baca juga: Saat Menyaksikan Liga Champions, Polisi Kecurian Senjata

"Benar-benar pertandingan yang gila. Kami berjuang bersama selama 90 menit dan mampu menunjukkan karakter dan keinginan bertarung yang sulit dipercaya," tutur dia menambahkan.

Pada laga semifinal nanti, Tottenham akan menghadapi klub asal Belanda, Ajax Amsterdam, yang lebih dulu lolos setelah menyingkirkan Juventus.

Pertandingan leg pertama semifinal akan berlangsung pada 30 April 2019, sedangkan leg kedua pada 7 Mei 2019.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber UEFA
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.