Kompas.com - 28/03/2019, 05:00 WIB
|

KOMPAS.com - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) berencana menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) pada Agustus 2019.

KLB PSSI 2019 akan melaksanakan dua agenda yakni, membentuk perangkat Komite Pemilihan (KP) dan Komite Banding Pemilihan (KBP). Kemudian agenda kedua adalah penetapan waktu penyelenggaraan kongres pemilihan kepengurusan baru.

Terkait bursa calon ketua umum PSSI, mulai muncul sejumlah nama. Salah satunya adalah Fadel Muhammad yang merupakan mantan gubernur Gorontalo. Keinginan Fadel Muhammad untuk maju sebagai calon Ketua Umum PSSI mendapatkan dukungan dari mantan pesepak bola.

Mantan kapten tim nasional, Firman Utina, mendukung Fadel Muhammad untuk memimpin PSSI. "Sah-sah saja kalau ada putra bangsa seperti Pak Fadel Muhammad yang merasa terpanggil untuk menjadi Ketua Umum PSSI," kata Firman Utina. 

Firman Utina yang juga berasal dari Gorontalo menilai persepakbolaan nasional membutuhkan sosok ketua umum yang proaktif sehingga mampu menggerakkan sistem pembinaan yang terencana, terukur dan berkesinambungan.

"Siap beraksi khususnya dalam mendorong pembinaan sepak bola usia muda," tuturnya. 

Baca juga: Tingkatkan Kualitas Pelatih, PSSI Gandeng Australia dan Jerman

Dukungan kepada Fadel juga disampaikan mantan pemain timnas Francis Wawengkang. Dia berharap Fadel Muhammad dapat membawa perubahan yang lebih baik jika terpilih.

"Kalau saya pribadi. Pertama saya ingin sepak bola kita ada perubahan, perubahan yang lebih baik. Kedua, orang yang mau memimpin PSSI paling tidak mencintai sepak bola, paham sepak bola Indonesia, punya integritas, menetap di Jakarta dan tidak kompromi dengan hal-hal yang tidak baik. Harus jujur. Dan terakhir harus sesuai dengan AD/ART PSSI," tutur Francis yang kini menjadi asisten pelatih Tira-Persikabo.

Leo Sahputra juga menyambut baik niat dan keinginan Fadel Muhammad yang akan maju sebagai calon Ketum PSSI.

"Siapa pun di negeri ini yang punya niat baik ingin memajukan sepakbola Indonesia, harus diberi kesempatan," ujar Leo.

Menurut mantan pemain Persita Tangerang ini, persyaratan pencalonan Ketua Umum PSSI yang mewajibkan calon harus pernah menjadi pengurus selama sekian tahun janganlah diterapkan secara kaku.

Baca juga: Pekan Depan, Satgas Antimafia Bola Akan Panggil Mantan Bendahara PSSI

"Kalau kita terlalu terikat dengan aturan administratif tersebut kita akan terus tersandera. Sebab, faktanya saat ini para calon yang memenuhi syarat administratif punya cacat. Kan repot sendiri jadinya,"

"Kenapa tidak memberikan kesempatan pada para calon yang mungkin belum pernah berkiprah ssbagai pengurus tetapi memiliki niat dan keinginan. Karena bagaimana pun juga pembinaan sepak bola tidak boleh stagnan. Tetapi harus tetap berjalan," paparnya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Uruguay Tersingkir dari Piala Dunia 2022: Cavani Pukul VAR, Suarez Sindir Wasit

Uruguay Tersingkir dari Piala Dunia 2022: Cavani Pukul VAR, Suarez Sindir Wasit

Internasional
Jadwal Siaran Langsung 16 Besar Piala Dunia 2022: Belanda Vs Amerika Serikat, Argentina Vs Australia

Jadwal Siaran Langsung 16 Besar Piala Dunia 2022: Belanda Vs Amerika Serikat, Argentina Vs Australia

Internasional
Prediksi Skor dan Line Up Belanda Vs Amerika Serikat di 16 Besar Piala Dunia 2022

Prediksi Skor dan Line Up Belanda Vs Amerika Serikat di 16 Besar Piala Dunia 2022

Internasional
5 Momen Dramatis di Fase Grup Piala Dunia 2022, Jerman Berakhir Sia-sia

5 Momen Dramatis di Fase Grup Piala Dunia 2022, Jerman Berakhir Sia-sia

Internasional
Drama Piala Dunia 2022: Cristiano Ronaldo 'Dihina' Pemain Korsel Saat Pergantian Pemain

Drama Piala Dunia 2022: Cristiano Ronaldo "Dihina" Pemain Korsel Saat Pergantian Pemain

Internasional
Nestapa Luis Suarez Usai Uruguay Tersingkir dari Piala Dunia 2022

Nestapa Luis Suarez Usai Uruguay Tersingkir dari Piala Dunia 2022

Internasional
Uruguay Gugur di Piala Dunia 2022, Cavani Marah dan Tinju Monitor VAR

Uruguay Gugur di Piala Dunia 2022, Cavani Marah dan Tinju Monitor VAR

Internasional
Korea Selatan Vs Portugal, Koneksi yang Hancurkan Ronaldo dkk

Korea Selatan Vs Portugal, Koneksi yang Hancurkan Ronaldo dkk

Internasional
Belanda Vs Amerika Serikat: Tim Oranye Dilanda Flu Jelang 16 Besar Piala Dunia 2022

Belanda Vs Amerika Serikat: Tim Oranye Dilanda Flu Jelang 16 Besar Piala Dunia 2022

Internasional
Prawira Harum Bandung Perpanjang Kontrak Pelatih David Singleton

Prawira Harum Bandung Perpanjang Kontrak Pelatih David Singleton

Sports
Sejarah Tercipta, Ada 3 Wakil Asia di Fase Gugur Piala Dunia 2022

Sejarah Tercipta, Ada 3 Wakil Asia di Fase Gugur Piala Dunia 2022

Internasional
Jadwal 16 Besar Piala Dunia 2022: Hari Ini Belanda Vs Amerika Serikat

Jadwal 16 Besar Piala Dunia 2022: Hari Ini Belanda Vs Amerika Serikat

Internasional
Perjuangan Penghuni Ruko Stadion Usai 2 Bulan Tragedi Kanjuruhan, Bayangan Relokasi

Perjuangan Penghuni Ruko Stadion Usai 2 Bulan Tragedi Kanjuruhan, Bayangan Relokasi

Liga Indonesia
Ironi 3 Tim Kejutan di Piala Dunia 2022: Libas Para Juara, lalu Ucapkan Sampai Jumpa

Ironi 3 Tim Kejutan di Piala Dunia 2022: Libas Para Juara, lalu Ucapkan Sampai Jumpa

Internasional
Persiapan Empat Tim Jatim Jelang Liga 1 2022-2023 Bergulir Lagi

Persiapan Empat Tim Jatim Jelang Liga 1 2022-2023 Bergulir Lagi

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.