Wahyu Widayat Jati Bakal Tangani Timnas Basket Putra Indonesia

Kompas.com - 24/03/2019, 16:30 WIB
Pelatih NSH Jakarta, Wahyu Widayat Jati alias Cacing.Dok. BOLASPORT.COM Pelatih NSH Jakarta, Wahyu Widayat Jati alias Cacing.

BANDUNG, KOMPAS.com - Pelatih NSH Jakarta, Wahyu Widayat Jati, atau yang akrab disapa Cacing, kemungkinan besar akan ditunjuk oleh PP Perbasi untuk segera menangani tim nasional bola basket putra Indonesia.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Manajer Timnas Basket Putra Indonesia, Fareza Tamrella, saat ditemui Kompas.com di GOR C-Tra Arena, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (23/3/2019).

Baca juga: Satria Muda Diharapkan Petik Pelajaran Berharga dari Final IBL

Kehadiran Cacing sebagai pelatih diharapkan bisa membawa timnas basket putra Indonesia berprestasi pada SEA Games 2019 mendatang.

"Kemungkinan Cacing jadi pelatih sudah di atas 90 persen. Namun, sekarang belum ada SK resminya dari Perbasi. Jadi, sebaiknya menunggu SK-nya dulu saja," ujar Fareza.

Sebelumnya, timnas basket putra Indonesia ditangani oleh Fictor Roring yang notabene juga melatih tim Pelita Jaya Basketball.

Cacing sendiri bukanlah sosok baru di timnas. Sebelumnya, eks pemain Satria Muda itu pernah membawa tim putri meraih medali perak SEA Games 2015 serta medali perunggu untuk tim putra saat SEA Games 2017.

Pada Asian Games 2018, Cacing dipercaya untuk menangani timnas basket 3x3 putri. Langkah Delaya Maria dkk terhenti pada babak delapan besar.

"Saya kira, kualitas Cacing sebagai pelatih sudah terbuktilah. Musim ini, hasil positif yang dicapai Cacing bersama NSH Jakarta juga menjadi pertimbangan," kata Fareza.

Cacing dinilai berhasil mengangkat performa NSH Jakarta, tim yang sebenarnya kurang begitu diperhitungkan pada IBL Pertamax 2018-2019.

Baca juga: Stapac Jakarta Dinilai sebagai Tim Tanpa Pemain Bintang

Dengan mengandalkan banyak pemain muda, NSH mampu tampil impresif dengan memimpin klasemen Divisi Merah dengan catatan 12 kemenangan dari 18 laga.

Namun, NSH gagal melangkah ke final setelah dikalahkan tim juara bertahan Satria Muda Pertamina Jakarta.

Kontrak Cacing bersama NSH sendiri baru akan habis pada akhir bulan Agustus 2019.




Close Ads X