Kompas.com - 24/03/2019, 12:25 WIB
Para pemain Stapac Jakarta, Kaleb Ramot Gemilang (kiri), Fandi Andika Ramadhani (tengah), dan Oki Wira Sanjaya, melakukan selebrasi atas keberhasilan mereka menjuarai IBL Pertamax 2018-2019, di GOR C-Tra Arena, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (23/3/2019) malam. Dok. IBLPara pemain Stapac Jakarta, Kaleb Ramot Gemilang (kiri), Fandi Andika Ramadhani (tengah), dan Oki Wira Sanjaya, melakukan selebrasi atas keberhasilan mereka menjuarai IBL Pertamax 2018-2019, di GOR C-Tra Arena, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (23/3/2019) malam.

BANDUNG, KOMPAS.com - Pelatih Stapac Jakarta, Giedrius Zibenas, menegaskan bahwa timnya bisa juara IBL Pertamax 2018-2019 tanpa mengandalkan pemain berstatus bintang.

Pernyataan itu disampaikan Zibenas seusai kemenangan 74-56 Stapac atas Satria Muda Pertamina Jakarta pada laga final kedua di GOR C-Tra Arena, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (23/3/2019).

Baca juga: Kebanggaan Sang Pelatih atas Gelar Juara Stapac Jakarta

Menurut dia, keberhasilan Stapac pada musim ini tak terlepas dari kerja keras dan kekompakan seluruh elemen di dalam tim.

"Tidak ada pemain bintang di Stapac, dan Stapac bukanlah tim bintang. Itulah yang membuat kami selalu ingin lebih sukses, sedangkan di beberapa tim lain, kita lihat ada pemain bintang," ucap Zibenas.

"Saya bangga kepada tim saya. Mereka mampu bekerja. Baik itu pemain lokal maupun asing," ucap pelatih asal Lituania itu menegaskan.

Dalam kesempatan itu, Zibenas juga mengapresiasi kinerja para staf kepelatihan Stapac yang dinilai sudah sangat baik menjaga kebugaran pemain.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Jajaran pelatih bekerja sangat luar biasa. Mereka membuat pemain saya bugar selama satu musim. Itulah yang membuat pemain saya jarang terkena cedera," tutur Zibenas.

Sepanjang mengikuti kompetisi tertinggi bola basket Indonesia, Stapac (dulu bernama Aspac) sudah 10 kali menjadi juara.

Mereka juara pada tahun 1995, 1996, 2000, 2001, 2002 (Kobatama), 2003, 2005 (IBL), 2012-2013, 2013-2014 (NBL), dan 2018-2019 (IBL).

Saat laga final kedua IBL Pertamax 2018-2019 semalam, Savon Goodman mencatat poin tertinggi untuk Stapac, dengan torehan 20 angka dan 19 rebound. Ia pun dinobatkan sebagai MVP Final.

Baca juga: Brasil Vs Panama, Tite Kecewa dengan Hasil Pertandingan

Pemain Stapac lainnya, Kendal Yancy, mencetak 17 angka, dan Abraham Damar Grahita menorehkan 11 angka.

Performa impresif juga ditunjukkan oleh Kaleb Ramot Gemilang yang sukses mencatatkan double double dengan 11 poin dan 10 rebound.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Piala AFF 2020, Vietnam Berada di Bawah Tekanan

Piala AFF 2020, Vietnam Berada di Bawah Tekanan

Internasional
Roma Vs Inter Milan - Kata Calhanoglu Usai Cetak Gol Indah

Roma Vs Inter Milan - Kata Calhanoglu Usai Cetak Gol Indah

Liga Italia
Marcus/Kevin Runner Up BWF World Tour Finals: Badan Rasanya Sakit Sekali...

Marcus/Kevin Runner Up BWF World Tour Finals: Badan Rasanya Sakit Sekali...

Badminton
Kunci Kemenangan Krusial Persib atas Madura United

Kunci Kemenangan Krusial Persib atas Madura United

Liga Indonesia
Marcus/Kevin dalam 5 Turnamen BWF Terakhir: Selalu Masuk Final, 2 Kali Juara

Marcus/Kevin dalam 5 Turnamen BWF Terakhir: Selalu Masuk Final, 2 Kali Juara

Badminton
Dulu Ambisius, Sekarang Kalem, Messi 'Melunak' Setelah Punya Anak

Dulu Ambisius, Sekarang Kalem, Messi "Melunak" Setelah Punya Anak

Liga Lain
Kata Mantan Olimpian Indonesia soal Polemik Bonus Tim Piala Thomas

Kata Mantan Olimpian Indonesia soal Polemik Bonus Tim Piala Thomas

Badminton
Kalah dari Wakil Jepang, Marcus/Kevin Harus Puas Jadi Runner Up BWF World Tour Finals 2021

Kalah dari Wakil Jepang, Marcus/Kevin Harus Puas Jadi Runner Up BWF World Tour Finals 2021

Badminton
Keisuke Honda: Sang Petualang yang Bakal Bersua Timnas Indonesia di Piala AFF 2020

Keisuke Honda: Sang Petualang yang Bakal Bersua Timnas Indonesia di Piala AFF 2020

Sports
Kata Dechapol/Sapsiree Usai Ukir Hattrick di Indonesia Badminton Festival

Kata Dechapol/Sapsiree Usai Ukir Hattrick di Indonesia Badminton Festival

Badminton
Prediksi Line Up Man United Vs Crystal Palace, Ronaldo Starter di Debut Rangnick

Prediksi Line Up Man United Vs Crystal Palace, Ronaldo Starter di Debut Rangnick

Liga Inggris
Dubes Indonesia untuk Singapura Jawab Keluhan Tim Garuda soal Makanan di Piala AFF 2020

Dubes Indonesia untuk Singapura Jawab Keluhan Tim Garuda soal Makanan di Piala AFF 2020

Liga Indonesia
Dortmund Vs Bayern, Kata Lewandowski Usai Cetak Brace dan Jadi Top Skor Bundesliga

Dortmund Vs Bayern, Kata Lewandowski Usai Cetak Brace dan Jadi Top Skor Bundesliga

Bundesliga
Kim/Kong Sukses Mengukir Cerita Manis di Pulau Dewata

Kim/Kong Sukses Mengukir Cerita Manis di Pulau Dewata

Badminton
Kekerasan di Liga Indonesia: Dari Injak Leher Lawan hingga Tendang Penonton

Kekerasan di Liga Indonesia: Dari Injak Leher Lawan hingga Tendang Penonton

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.