Wenger Tak Menyesal Tolak Madrid Lebih dari Satu Kali - Kompas.com

Wenger Tak Menyesal Tolak Madrid Lebih dari Satu Kali

Kompas.com - 14/02/2019, 15:32 WIB
Arsene Wenger dengan logo Arsenal di belakangnya pada laga Liga Europa kontra AC Milan di San Siro, 8 Maret 2018.AFP/MARCO BERTORELLO Arsene Wenger dengan logo Arsenal di belakangnya pada laga Liga Europa kontra AC Milan di San Siro, 8 Maret 2018.

KOMPAS.com - Mantan manajer Arsenal, Arsene Wenger, mengakui kesempatannya untuk melatih Real Madrid sudah habis. Meskipun demikian, pria berjulukan The Professor tersebut tidak pernah menyesal menolak menakhodai Real Madrid ketika berstatus pelatih Arsenal.

Wenger saat ini berstatus penganggur setelah lengser dari kursi pelatih Arsenal pada tahun lalu. Dia mengakhiri kepemimpinannya selama 22 tahun di Stadion Emirates setelah membawa klub itu meraih tiga gelar Liga Inggris dan tujuh Piala FA.

Saat masih menjadi bos Arsenal, Wenger sempat mendapat tawaran beberapa kali dari Real Madrid. Namun, pria asal Perancis tersebut menolaknya karena ingin fokus pada proyek Arsenal.

Baca Juga: Wenger Ingin Zidane Lanjutkan Karier Pelatih di Liga Inggris

"Saya menolak Madrid lebih dari sekali. Sekarang sudah berlalu bagiku," ujar pria 69 tahun tersebut dalam wawancara dengan beIN SPORTS.

"Namun anda bertanya kepada manajer mana pun di dunia, mereka akan tertarik mengelola klub terbesar di dunia. Semua orang akan mengatakan abhwa itu adalah klub terbesar di dunia."

Wenger mengatakan bahwa dirinya ingin bertahan di Arsenal selama periode ketika klub pindah dari stadion lama, Highbury, ke Stadion Emirates yang berkapasitas 60.000 orang. Hal tersebut yang memaksanya menolak pinangan Madrid.

"Kami membangun stadion, kami harus melunasinya dan saya menjamin tetap bertahan. Saya cukup bahagia dengan keputusanku itu," ujar Wenger yang memutuskan mundur karena gagal mewujudkan harapan pendukung Arsenal.

Baca Juga: Arsene Wenger Pernah Terlibat Negosiasi Rahasia dengan Real Madrid

Klub berjulukan The Gunners ini sudah sangat lama paceklik gelar Liga Inggris. Sejak menjadi juara Premier League pada musim 2003-04, Arsenal tak pernah lagi mengangkat trofi bergengsi itu dan bahkan tak masuk posisi empat besar sejak 2016.

Ini yang membuat Wenger akhirnya mundur dan digantikan oleh Unai Emery. Di bawah kendali mantan pelatih Paris Saint-Germain ini, Arsenal masih sulit menembus dominasi Manchester City dan Liverpool yang sedang bersaing memperebutkan gelar juara Liga Inggris musim 2018-19.

Sulit menjadi juara Liga Inggris, Arsenal mengalihkan bidikan ke ajang Liga Europa. Mereka akan melawan BATE Borisov pada leg pertama babak 32 besar, Kamis (14/2/2019) malam. Hanya dengan gelar Liga Europa, Arsenal dapat jaminan tampil di Liga Champions pada musim depan.


Terkini Lainnya


Close Ads X