Kompas.com - 29/01/2019, 15:45 WIB
Para pemain timnas Jepang merayakan kemenagan 3-0 atas Iran dalam laga semifinal Piala Asia 2019 di Stadion Hazza Bin Zayed, Senin (28/1/2019). www.the-afc.comPara pemain timnas Jepang merayakan kemenagan 3-0 atas Iran dalam laga semifinal Piala Asia 2019 di Stadion Hazza Bin Zayed, Senin (28/1/2019).

KOMPAS.com - Timnas Jepang lolos ke final Piala Asia 2019 guna menyongsong trofi kelima mereka sepanjang sejarah turnamen ini. Tiket final mereka raih setelah menghajar Iran 3-0 pada duel semifinal, Senin (28/1/2019).

Ritsu Doan cs tinggal menunggu pemenang laga semifinal lain antara Qatar dan Uni Emirat Arab yang bertanding Selasa (29/1/2019) malam ini.

Baca Juga: Rekap Piala Asia - Vietnam Gugur, Jepang dan Iran Lolos ke Semifinal

Jepang membidik gelar kelima di Piala Asia setelah menjuarainya pada 1992, 2000, 2004, dan 2011. Dengan potensi tambahan satu trofi tahun ini, tim Samurai Biru akan semakin sulit dikejar rival dalam perburuan supremasi sepak bola di Asia.

Tanda-tanda Jepang bakal juara kembali barangkali sudah terlihat sejak babak 16 besar pada 21 Januari 2019. Ketika itu, mereka melaju ke perempat final seusai menekuk timnas Arab Saudi 1-0. Ada apa dengan Arab Saudi?

Ternyata menurut tradisi, rival yang satu ini ibarat mojo atau jimat yang memberi tuah terhadap kesuksesan Samurai Biru. Dari empat gelar yang diraih Jepang dalam ajang ini, tiga di antaranya lahir dengan diwarnai kemenangan atas Arab Saudi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada 1992, timnas Jepang meraih trofi pertama Piala Asia setelah menaklukkan Arab Saudi 1-0 dalam laga final. Delapan tahun kemudian, Jepang dan Arab Saudi bahkan bertemu dua kali yang kesemuanya dimenangi Samurai Biru.

Pada duel di fase grup, Shinji Ono dkk menghajar Arab Saudi 4-1. Mereka bersua lagi di final dengan kemenangan 1-0 buat timnas Jepang hingga menyabet trofi Piala Asia 2000.

Duel kontra Arab Saudi sempat absen tergelar ketika Jepang mengakhiri Piala Asia 2004 sebagai kampiun. Namun, clash di antara mereka terjadi lagi pada fase grup Piala Asia 2011 yang dimenangi Jepang secara telak 5-0.

Jepang pun maju sampai partai puncak dan menjadi juara dengan mengalahkan Australia 1-0. Bagaimana dengan tahun ini? (Beri Bagja)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber BolaSport
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Daftar Pebulu Tangkis yang Lolos BWF World Tour Finals 2021

Daftar Pebulu Tangkis yang Lolos BWF World Tour Finals 2021

Badminton
Analisis Telemetri dan Video Ungkap Penyebab Kecelakaan Sean Gelael dan Bamsoet

Analisis Telemetri dan Video Ungkap Penyebab Kecelakaan Sean Gelael dan Bamsoet

Sports
Daftar Wakil Indonesia di BWF World Tour Finals: Ada Minions, Greysia/Apriyani via Jalur 'Spesial'

Daftar Wakil Indonesia di BWF World Tour Finals: Ada Minions, Greysia/Apriyani via Jalur "Spesial"

Badminton
Borneo FC Vs Persija: Kado Kemenangan untuk Ulang Tahun Ke-93 Macan

Borneo FC Vs Persija: Kado Kemenangan untuk Ulang Tahun Ke-93 Macan

Liga Indonesia
Apa yang Dimaksud dengan Jump Ball dalam Bola Basket?

Apa yang Dimaksud dengan Jump Ball dalam Bola Basket?

Sports
Carrick Nilai Man United Main Bagus Lawan Chelsea, Roy Keane Bilang Konyol

Carrick Nilai Man United Main Bagus Lawan Chelsea, Roy Keane Bilang Konyol

Liga Inggris
Buffon Si Superman Beraksi Setop Penalti, lalu Komentari Juventus dan Allegri

Buffon Si Superman Beraksi Setop Penalti, lalu Komentari Juventus dan Allegri

Liga Italia
Timnas Indonesia Libas Antalyaspor, Shin Tae-yong Sebut Garuda Berkembang

Timnas Indonesia Libas Antalyaspor, Shin Tae-yong Sebut Garuda Berkembang

Liga Indonesia
Profil Jorginho, Spesialis Tendangan Penalti Chelsea

Profil Jorginho, Spesialis Tendangan Penalti Chelsea

Sports
Kalah Beruntun, Bobol 7 Gol, dan Hujan Blunder: AC Milan Mulai Habis 'Bensin'?

Kalah Beruntun, Bobol 7 Gol, dan Hujan Blunder: AC Milan Mulai Habis "Bensin"?

Liga Italia
Robert soal Persib Kalah dari Arema: Mengecewakan, Sangat Mengecewakan

Robert soal Persib Kalah dari Arema: Mengecewakan, Sangat Mengecewakan

Liga Indonesia
Top Skor Liga Inggris: Mo Salah Teratas, Ronaldo Buntu Sejajar Bek Chelsea

Top Skor Liga Inggris: Mo Salah Teratas, Ronaldo Buntu Sejajar Bek Chelsea

Liga Inggris
Cedera Engkel, Neymar Nyatakan Semangat Kebangkitan

Cedera Engkel, Neymar Nyatakan Semangat Kebangkitan

Liga Lain
Klasemen Liga Italia: Napoli Jauhi AC Milan, Mourinho Menang Lagi, Juventus...

Klasemen Liga Italia: Napoli Jauhi AC Milan, Mourinho Menang Lagi, Juventus...

Liga Italia
Blunder Jorginho Bikin Chelsea Dibobol Man United, Tuchel Salahkan Lampu Stadion

Blunder Jorginho Bikin Chelsea Dibobol Man United, Tuchel Salahkan Lampu Stadion

Liga Inggris
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.