Ayustina Delia Petik Pelajaran dari Hasil Final Point Race Elite Putri - Kompas.com

Ayustina Delia Petik Pelajaran dari Hasil Final Point Race Elite Putri

Kompas.com - 09/01/2019, 18:48 WIB
Atlet balap sepeda putri Indonesia, Ayustina Delia Priyatna, berbicara kepada awak media di Jakarta International Velodrome, Rawamangun, Rabu (9/1/2019).NUGYASA LAKSAMANA/KOMPAS.COM Atlet balap sepeda putri Indonesia, Ayustina Delia Priyatna, berbicara kepada awak media di Jakarta International Velodrome, Rawamangun, Rabu (9/1/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Atlet balap sepeda putri Indonesia, Ayustina Delia Priyatna, hanya finis urutan ke-6 pada perlombaan final point race elite putri Asian Track Championships (ATC) 2019, di Jakarta International Velodrome, Rawamangun, Rabu (9/1/2019).

Dengan pencapaian tersebut, Ayustina hanya mendulang 4 poin. Namun, ia tetap bersyukur lantaran telah memetik pelajaran penting.

Salah satu kebanggaan Ayustina yakni bisa bersaing dengan beberapa atlet balap sepeda berpengalaman, seperti Olga Zabelinskaya. Pebalap asal Uzbekistan itu pernah tampil pada ajang Olimpiade.

"Tadi tak ada kendala sebenarnya. Sebenarnya saya tidak ditargetkan di nomor ini. Main rileks saja tadi," ujar Ayustina saat ditemui seusai perlombaan.

"Makanya, saya di sini belajar saja terus. Untuk ke depannya semoga bisa lebih baik lagi. Kejuaraan ini menjadi pembelajaraan buat saya," ucap dia melanjutkan.

Baca Juga: Franco Morbidelli Ingin Gantikan Valentino Rossi di Tim Yamaha

Pada ATC 2019, Ayustina tak hanya turun di nomor point race, tetapi juga di nomor sprint 3.000 meter, dan scratch race.

Remaja berusia 20 tahun itu mengaku optimistis bisa meraih medali pada nomor sprint 3.000 meter.

"Untuk sprint 3.000, saat Asian Games selalu mendapat hasil manis sampai masuk final. Tinggal bagaimana nanti saya atlet Korea Selatan, Taiwan, dan China," ucap Ayustina.

"Apalagi Korea Selatan itu pemegang rekor Asia. Jadi pasti mereka lebih diunggulkan," tutur dia.


Terkini Lainnya

Suporter PSS Sleman Meninggal Dunia karena Jadi Korban Pelemparan Batu

Suporter PSS Sleman Meninggal Dunia karena Jadi Korban Pelemparan Batu

Liga Indonesia
Sudah 2 Klub 'Booking' Stadion Patriot untuk Kandang pada Musim 2019

Sudah 2 Klub "Booking" Stadion Patriot untuk Kandang pada Musim 2019

Liga Indonesia
#TenYearsChallenge PSSI, Penurunan Prestasi hingga Ketum yang Sering Berganti

#TenYearsChallenge PSSI, Penurunan Prestasi hingga Ketum yang Sering Berganti

Liga Indonesia
Bermain Agresif Jadi Kunci Ratchanok Pertahankan Gelar Malaysia Masters

Bermain Agresif Jadi Kunci Ratchanok Pertahankan Gelar Malaysia Masters

Olahraga
Raih Gelar Pertama di Malaysia, Son Wan-ho Merasa Dapat Kehormatan

Raih Gelar Pertama di Malaysia, Son Wan-ho Merasa Dapat Kehormatan

Olahraga
Liga Champions Asia, Komentar PSSI soal Persija Terancam Tanpa Ryuji dan 3 Pemain Asing

Liga Champions Asia, Komentar PSSI soal Persija Terancam Tanpa Ryuji dan 3 Pemain Asing

Liga Indonesia
Kiprah Edy Rahmayadi di PSSI, Polemik, Prestasi, hingga Undur Diri

Kiprah Edy Rahmayadi di PSSI, Polemik, Prestasi, hingga Undur Diri

Liga Indonesia
Jalan Terjal Anthony untuk Pertahankan Gelar Indonesia Masters

Jalan Terjal Anthony untuk Pertahankan Gelar Indonesia Masters

Liga Indonesia
PSM Makassar Sampaikan 3 Rekomendasi kepada PSSI

PSM Makassar Sampaikan 3 Rekomendasi kepada PSSI

Liga Indonesia
Peningkatan Performa Pogba Menarik Perhatian Ibrahimovic

Peningkatan Performa Pogba Menarik Perhatian Ibrahimovic

Liga Inggris
5 Fakta Turnamen Bulu Tangkis Indonesia Masters

5 Fakta Turnamen Bulu Tangkis Indonesia Masters

Olahraga
Schuster Sebut Joachim Loew Kandidat Pelatih yang Ideal bagi Madrid

Schuster Sebut Joachim Loew Kandidat Pelatih yang Ideal bagi Madrid

Liga Spanyol
Kartu Merah Pastikan Bek Lazio Ini Gagal Samai Rekor Zanetti

Kartu Merah Pastikan Bek Lazio Ini Gagal Samai Rekor Zanetti

Liga Italia
Cedera Engkel, Dembele Absen Bela Barca Selama Dua Pekan

Cedera Engkel, Dembele Absen Bela Barca Selama Dua Pekan

Liga Spanyol
Erick Thohir Bicara soal Keputusan Edy Rahmayadi Mundur dari Ketum PSSI

Erick Thohir Bicara soal Keputusan Edy Rahmayadi Mundur dari Ketum PSSI

Liga Indonesia

Close Ads X