PSSI Akan Panggil 76 Akun Media Sosial Terkait Isu Pengaturan Skor

Kompas.com - 20/12/2018, 17:44 WIB
Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, saat memberikan sambutan dalam Kongres Tahunan PSSI Jawa Timur yang berlangsung selama dua hari, 25-26 Oktober 2017, di Hotel Agro Kusuma Batu, Jawa Timur, Rabu (25/10/2017). BOLASPORT.COM/SUCI RAHAYUWakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, saat memberikan sambutan dalam Kongres Tahunan PSSI Jawa Timur yang berlangsung selama dua hari, 25-26 Oktober 2017, di Hotel Agro Kusuma Batu, Jawa Timur, Rabu (25/10/2017).

KOMPAS.com - Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono (Jokdri), menyebut federasi sudah menyaring 76 akun media sosial yang akan dipanggil Komisi Disiplin (Komdis) terkait isu pengaturan skor.

76 akun media sosial tersebut akan dimintai keterangan dan bukti-bukti pengaturan skor. Jika menolak atau gagal memberikan bukti, pengelola akun itu akan dilaporkan PSSI ke kepolisian dengan tuduhan penyebar hoax atau pencemaran nama baik.

“Panggilan Komdis PSSI diharapkan untuk dipenuhi dengan membawa bukti,” kata Jokdri di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (20/12/2018), dikutip dari BolaSport.com.

“Apabila tidak memenuhi panggilan atau tidak bisa membawa bukti di persidangan Komdis PSSI, maka kami akan menyerahkan orang tersebut kepada kepolisian,” tutur Jokdri menambahkan.

Baca juga: Lagi, Dua Nama Exco PSSI Terseret dalam Pusaran Mafia Sepak Bola

Lebih lanjut, Jokdri menyebut tindakan ini sebagai bentuk tanggung jawab PSSI sebagai organisasi tertinggi dalam sepak bola nasional.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Seperti diketahui, beberapa bulan belakangan isu pengaturan skor ramai diperbincangkan.

"Ketua umum (Edy Rahmayadi) telah konfirmasi ini jadi inisiatif, beliau menyetujui. Kemarin kami telah menyaksikan bersama, pemerintah memberi dukungan luar biasa melalui kepolisian untuk membantu integritas ini," ujar Jokdri.

"Kami mensinergikan elemen yang ada, upaya Komdis memanggil dengan bukti-bukti membantu, jika kalau ada hambatan, keengganan atas proses yang dijalankan, maka PSSI akan meminta kepada mereka yang dipanggil (dan tidak berkenan) untuk diteruskan di kepolisian. PSSI ingin merespon niat baik publik," tutur Jokdri menambahkan.

Baca Juga: Hamka Hamzah Geram dengan Tuduhan Pengaturan Skor di Final Piala AFF 2010

Di sisi lain, kepolisian juga sudah menyatakan mendukung pemberantasan pengaturan skor sepak bola nasional. Dukungan itu berwujud dibentuknya satuan tugas (Satgas) yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian. (Mochamad Hary Prasetya, Bagas Reza Murti)



Sumber BolaSport
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Daftar 4 Besar dan Jadwal Semifinal Sepak Bola Olimpiade Tokyo 2020

Daftar 4 Besar dan Jadwal Semifinal Sepak Bola Olimpiade Tokyo 2020

Internasional
Hasil AC Monza vs Juventus, Bianconeri Juara Trofeo Berlusconi

Hasil AC Monza vs Juventus, Bianconeri Juara Trofeo Berlusconi

Liga Italia
Persib Berharap Segera Mendapat Izin Menggelar Latihan Tim

Persib Berharap Segera Mendapat Izin Menggelar Latihan Tim

Liga Indonesia
Link Live Streaming Olimpiade Tokyo, Misi Anthony Ginting ke Final

Link Live Streaming Olimpiade Tokyo, Misi Anthony Ginting ke Final

Badminton
Gagal Total di Olimpiade Tokyo 2020, Djokovic Terpukul dan Minta Maaf

Gagal Total di Olimpiade Tokyo 2020, Djokovic Terpukul dan Minta Maaf

Sports
Hak Terpenuhi, Para Pemain Persebaya Tetap Latihan di Tengah Libur Kompetisi

Hak Terpenuhi, Para Pemain Persebaya Tetap Latihan di Tengah Libur Kompetisi

Liga Indonesia
Klasemen Medali Olimpiade Tokyo - China Kokoh di Puncak, Indonesia Pastikan Tambah Medali

Klasemen Medali Olimpiade Tokyo - China Kokoh di Puncak, Indonesia Pastikan Tambah Medali

Sports
Legenda Indonesia Soroti Mental Marcus/Kevin di Olimpiade Tokyo 2020

Legenda Indonesia Soroti Mental Marcus/Kevin di Olimpiade Tokyo 2020

Badminton
Rexy Mainaky: Ahsan/Hendra Unggul Pengalaman di Olimpiade, tetapi...

Rexy Mainaky: Ahsan/Hendra Unggul Pengalaman di Olimpiade, tetapi...

Badminton
Semifinal Badminton Olimpiade Tokyo, Keunggulan Chen Long yang Wajib Diwaspadai Ginting

Semifinal Badminton Olimpiade Tokyo, Keunggulan Chen Long yang Wajib Diwaspadai Ginting

Badminton
Hasil Pramusim: AC Milan Imbang, Napoli Libas FC Bayern

Hasil Pramusim: AC Milan Imbang, Napoli Libas FC Bayern

Liga Italia
Jadwal Badminton Olimpiade Tokyo, Anthony Ginting Memburu Tiket Final

Jadwal Badminton Olimpiade Tokyo, Anthony Ginting Memburu Tiket Final

Badminton
Hasil Pramusim Barcelona: Sikat Stuttgart, Memphis Depay Bintang Utama

Hasil Pramusim Barcelona: Sikat Stuttgart, Memphis Depay Bintang Utama

Liga Spanyol
Klasemen Medali Olimpiade Tokyo: China Teratas, Indonesia Posisi ke-53

Klasemen Medali Olimpiade Tokyo: China Teratas, Indonesia Posisi ke-53

Sports
Tersingkir di Olimpiade Tokyo 2020, Zohri Bertekad Kejar Prestasi di Paris 2024

Tersingkir di Olimpiade Tokyo 2020, Zohri Bertekad Kejar Prestasi di Paris 2024

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X