Jadi Kapten Persib Selama Semusim, Supardi Dapat Banyak Pelajaran - Kompas.com

Jadi Kapten Persib Selama Semusim, Supardi Dapat Banyak Pelajaran

Kompas.com - 17/12/2018, 15:04 WIB
Supardi Nasir cs saat melakoni latihan di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (8/11/2018).Persib.co.id Supardi Nasir cs saat melakoni latihan di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (8/11/2018).

KOMPAS.com - Supardi Nasir telah menuntaskan tugasnya menjadi kapten Persib Bandung selama kompetisi Liga 1 2018. Baginya, ini adalah musim pertama ia mengenakan ban kapten selama semusim penuh.

Pada musim sebelumnya, ban kapten Persib melingkar di lengan Atep. Namun, sejak kedatangan Roberto Carlos Mario Gomez sebagai pelatih baru Persib, Supardi didapuk oleh sang pelatih untuk memimpin rekan-rekannya di atas lapangan.

Baca Juga: Sriwijaya FC Terdegradasi, Klub yang Berpredikat Anti Turun Kasta Hanya Tersisa Enam Tim

Satu tahun menjadi kapten Persib, Supardi mengaku mendapat banyak pelajaran. Dia harus bisa menjaga keutuhan tim berjulukan Maung Bandung itu.

"Pelajaran yang saya petik setelah menjadi kapten ialah menjaga kondusivitas tim, sebenarnya lebih ke situ," ujar Supardi.

"Saya harus total di situ bagaimana pun tim ini harus saya jaga," katanya menambahkan.

Diakui pemain berusia 35 tahun ini, kala menjadi kapten Persib, ada beban berat yang harus dipikul. Dia harus punya mental bertarung baik di dalam lapangan atau di luar lapangan.

Menurutnya, harmonisasi di dalam tim memiliki pengaruh besar ketika bertanding. Sebagai pemain senior, Supardi tak ingin terlena dengan jabatan yang diemban. (Adif Setiyoko)


Terkini Lainnya

Laga Persinga Vs Persebaya Ditunda, Lokasi Belum Jelas

Laga Persinga Vs Persebaya Ditunda, Lokasi Belum Jelas

Liga Indonesia
Edy Rahmayadi Mundur, Menpora Ingatkan PSSI untuk Terus Berbenah

Edy Rahmayadi Mundur, Menpora Ingatkan PSSI untuk Terus Berbenah

Liga Indonesia
Iwan Budianto Mundur dari Jabatan CEO Arema FC

Iwan Budianto Mundur dari Jabatan CEO Arema FC

Liga Indonesia
Suporter PSS Sleman Meninggal Dunia karena Jadi Korban Pelemparan Batu

Suporter PSS Sleman Meninggal Dunia karena Jadi Korban Pelemparan Batu

Liga Indonesia
Sudah 2 Klub 'Booking' Stadion Patriot untuk Kandang pada Musim 2019

Sudah 2 Klub "Booking" Stadion Patriot untuk Kandang pada Musim 2019

Liga Indonesia
#TenYearsChallenge PSSI, Penurunan Prestasi hingga Ketua Umum yang Sering Berganti

#TenYearsChallenge PSSI, Penurunan Prestasi hingga Ketua Umum yang Sering Berganti

Liga Indonesia
Bermain Agresif Jadi Kunci Ratchanok Pertahankan Gelar Malaysia Masters

Bermain Agresif Jadi Kunci Ratchanok Pertahankan Gelar Malaysia Masters

Olahraga
Raih Gelar Pertama di Malaysia, Son Wan-ho Merasa Dapat Kehormatan

Raih Gelar Pertama di Malaysia, Son Wan-ho Merasa Dapat Kehormatan

Olahraga
Liga Champions Asia, Komentar PSSI soal Persija Terancam Tanpa Ryuji dan 3 Pemain Asing

Liga Champions Asia, Komentar PSSI soal Persija Terancam Tanpa Ryuji dan 3 Pemain Asing

Liga Indonesia
Kiprah Edy Rahmayadi di PSSI, Polemik, Prestasi, hingga Undur Diri

Kiprah Edy Rahmayadi di PSSI, Polemik, Prestasi, hingga Undur Diri

Liga Indonesia
Jalan Terjal Anthony untuk Pertahankan Gelar Indonesia Masters

Jalan Terjal Anthony untuk Pertahankan Gelar Indonesia Masters

Liga Indonesia
PSM Makassar Sampaikan 3 Rekomendasi kepada PSSI

PSM Makassar Sampaikan 3 Rekomendasi kepada PSSI

Liga Indonesia
Peningkatan Performa Pogba Menarik Perhatian Ibrahimovic

Peningkatan Performa Pogba Menarik Perhatian Ibrahimovic

Liga Inggris
5 Fakta Turnamen Bulu Tangkis Indonesia Masters

5 Fakta Turnamen Bulu Tangkis Indonesia Masters

Olahraga
Schuster Sebut Joachim Loew Kandidat Pelatih yang Ideal bagi Madrid

Schuster Sebut Joachim Loew Kandidat Pelatih yang Ideal bagi Madrid

Liga Spanyol

Close Ads X