Parade Juara Persija pada 2001 dan 2018 Dinilai Tak Jauh Beda

Kompas.com - 15/12/2018, 16:00 WIB
Suasana parade perayaan Persija Jakarta menjuarai Liga 1 di Jakarta, Sabtu (15/12/2018). Parade mengambil rute dari Plaza Barat Stadion Utama Gelora Bung Karno menuju Balai Kota.Kompas.com/Alsadad Rudi Suasana parade perayaan Persija Jakarta menjuarai Liga 1 di Jakarta, Sabtu (15/12/2018). Parade mengambil rute dari Plaza Barat Stadion Utama Gelora Bung Karno menuju Balai Kota.

JAKARTA, KOMPAS.com - Asisten pelatih Persija Jakarta, Antonio Claudio, menilai bahwa parade perayaan juara Macan Kemayoran pada musim 2001 dan 2018 tidak beda jauh.

Antonio Claudio atau yang akrab disapa Toyo itu sebelumnya sempat merasakan gelar juara bersama Persija Jakarta musim 2001 sebagai pemain.

Pada awal 2018, pria asal Brasil itu dipercaya untuk menjadi asisten pelatih Persija Jakarta.

Toyo pun sangat senang bisa datang ke Persija Jakarta dan merasakan gelar juara Liga 1 2018.

Meskipun diakuinya, gelaran juara pada 2001 didapatkan lewat peran yang berbeda dalam tim.

Baca Juga: Dapat Hukuman Berat dari Komdis PSSI, CEO Bali United Kritisi Tindakan Suporter

Pada 2001, kata Toyo, Persija Jakarta juga melakukan konvoi juara dan diterima dengan baik oleh Gubernur DKI Jakarta saat itu, Sutiyoso, di Balai Kota DKI Jakarta.

Saat ini, pada 2018, Persija Jakarta juga disambut dengan baik oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

"Mungkin yang membedakan itu lebih kepada kendaraan. Pada 2001, tidak ada bus tingkat seperti ini, kami hanya naik mobil jeep dan disambut di Balai Kota oleh Pak Sutiyoso," kata Toyo kepada BolaSport.com, Sabtu (15/12/2018).

"Kalau sekarang, kami pakai kendaraan bus dan lebih enak," ucap Toyo menambahkan.

Toyo lebih lanjut mengatakan, pada 2001 juga, sudah banyak The Jakmania yang ikut konvoi gelar juara Persija Jakarta.

Sementara pada 2018, lebih banyak lagi The Jakmania yang hadir dan memenuhi jalanan Ibu Kota demi merayakan pesta kemenangan tersebut.

"Kalau dari segi suporternya sama saja, dulu juga banyak dan sekarang lebih banyak. Namun, alhamdulillah saya sangat senang bisa meraih gelar juara dua kali bersama Persija meskipun suasananya berbeda," kata Toyo. (Mochamad Hary Prasetya)



Close Ads X