Kompas.com - 27/11/2018, 11:47 WIB
Penyerang Paris Saint-Germain, Kylian Mbappe (tengah), merayakan golnya bersama Edinson Cavani (kiri) dan Neymar dalam laga Liga Prancis kontra Angers di Stadion Parc des Princes, Paris pada 25 Agustus 2018.
FRANCK FIFE/AFPPenyerang Paris Saint-Germain, Kylian Mbappe (tengah), merayakan golnya bersama Edinson Cavani (kiri) dan Neymar dalam laga Liga Prancis kontra Angers di Stadion Parc des Princes, Paris pada 25 Agustus 2018.

KOMPAS.com - Bintang Paris Saint-Germain (PSG), Kylian Mbappe, menyebut peluang timnya untuk menjadi juara Liga Champions semakin besar dari waktu ke waktu.

Menurut Mbappe, untuk bisa meraih trofi tertinggi kompetisi antar klub Eropa itu, setiap elemen tim harus bisa bekerja sama dengan baik.

"Saya pikir untuk bisa memenangi persaingan, Anda perlu setiap elemen bekerja keras pada tugasnya masing-masing," kata Mbappe dikutip dari Sky Sports, Selasa (27/11/2018).

"Kami sudah mendekati level itu, meskipun masih banyak yang harus dikerjakan. Dalam level tertinggi, detail kecil sangat penting untuk diperhatikan," ujar Mbappe menambahkan.

Baca juga: PSG Siap Goda David de Gea dengan Gaji Selangit

Sepanjang sejarah Liga Champions, prestasi terbaik PSG adalah mencapai babak semifinal pada musim 1994-1995. Kemudian dalam sedekade terakhir, langkah PSG tidak lebih dari  babak perempat final.

Ambisi PSG untuk meraih trofi Si Kuping Besar itu menjadi sangat tinggi sejak kedatangan presiden Nasser Al-Khelaifi pada 2011 lalu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Gelontoran uang dari pengusaha asal Timur Tengah itu membuat banyak bintang datang ke PSG. Hal ini membuat PSG menjadi raksasa baru di sepak bola Eropa.

Pada era kepemimpinan Nasser, sudah ada tiga pelatih top Eropa yang mundur karena selalu gagal di Liga Champions. Mereka adalah Carlo Ancelotti, Laurent Blanc, dan yang terakhir Unai Emery.

Baca juga: Permutasi Liga Champions: Hasil yang Dibutuhkan Setiap Klub untuk Lolos 16 Besar

Thomas Tuchel saat ini juga dibebankan target yang sama seperti tiga pelatih sebelumnya. Tantangan Tuchel musim ini cukup berat karena harus meloloskan PSG ke fase gugur dari grup yang dinilai paling berat, Grup C.

Saat ini, PSG menempati peringkat ketiga klasemen dengan koleksi lima poin. PSG tertinggal satu angka dari Liverpool dan Napoli yang berada di atasnya.

Kondisi ini membuat persaingan perebutan dua tiket babak 16 besar kemungkinan akan berlangsung hingga laga terakhir.

Selanjutnya, PSG akan berhadapan dengan finalis tahun lalu, Liverpool, pada laga kelima di Stadion Parc des Princes, Rabu (28/11/2018) atau Kamis dini hari WIB.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Sky Sports
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.