Luka Modric Bicara Kekuatan dan Jimat Seragam Merah Timnas Inggris

Kompas.com - 10/07/2018, 13:06 WIB
Para pemain Inggris merayakan gol Dele Alli ke gawang Swedia pada pertandingan babak 8 besar atau perempat final Piala Dunia 2018 di Samara, 7 Juli 2019. TABLOID BOLA/HERKA YANIS PANGARIBOWOPara pemain Inggris merayakan gol Dele Alli ke gawang Swedia pada pertandingan babak 8 besar atau perempat final Piala Dunia 2018 di Samara, 7 Juli 2019.

MOSKWA, KOMPAS.com - Kapten timnas Kroasia, Luka Modric, enggan berkomentar tentang fakta kekuatan timnas Inggris ketika memakai kaus merah. Menurutnya, yang menentukan adalah permainan di lapangan.

Kroasia dan Inggris akan saling mengalahkan pada babak semifinal Piala Dunia 2018 demi satu tiket final di Stadion Luzhniki, Rabu (11/7/2018) atau Kamis dini hari WIB.

Pada laga ini Inggris akan mengenakan seragam utama mereka dengan warna dominan putih kendati berlaku sebagai tim tamu.

Baca Juga: Harry Maguire, Andalan Inggris yang Sempat Berbalut Keputusasaan

Hal ini bisa saja membuat timnas Inggris khawatir lantaran tidak mengenakan seragam merah. Padahal, ketika memakai seragam kedua yang serba merah, nasib Inggris justru lebih mujur.

Dalam 17 laga terakhir, Inggris tidak pernah kalah ketika memakai seragam merah. Terbaru, Swedia menjadi korban kaus merah Inggris yang menang 2-0 pada babak perempat final.

Sedangkan ketika memakai kaus serba putih di Piala Dunia, statistik Inggris sangat tidak stabil. Inggris hanya bisa menuai dua kemenangan, tiga kalah dan empat imbang dari sembilan laga.

Menanggapi hal ini, Modric tidak mau berspekulasi. Dia menganggap Inggris tetap kuat dengan memakai warna kostum apa pun.

"Saya tidak tahu jika (seragam putih) itu membuat mentalitas mereka (Inggris) berbeda. Namun di luar itu, mereka tampak lebih dari sebuah tim," kata Modric dikutip BolaSport.com dari The Guardian.

Baca juga: 5 Film Terbaik Tentang Piala Dunia, dari Pele hingga Kisah Tragis Bek Kolombia

"Mereka terlihat sangat kuat sebagai satu kesatuan tim karena mereka memiliki kebersamaan," ujar pemain Real Madrid ini menambahkan.

Jika melihat dari data statistik pertemuan, Inggris sedikit lebih unggul dari Kroasia. Tim berjulukan Tiga Singa itu berhasil menang empat kali dalam enam pertemuan terakhir.

Terakhir kali kedua tim ini bertemu adalah pada tahun 2009 pada laga kualifikasi Piala Dunia 2010. Inggris saat itu secara meyakinkan menang dengan skor 5-1 di Stadion Wembley. (Ahmad Tsalis Fahrurrozi, Ade Jayadireja)

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Sumber BolaSport
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Chelsea Vs Bayern, Lampard Tak Gentar Hadapi Ketajaman Die Roten

Chelsea Vs Bayern, Lampard Tak Gentar Hadapi Ketajaman Die Roten

Liga Champions
Michael Jordan: Kobe Bryant Meninggal, Separuh Jiwa Saya Juga Mati...

Michael Jordan: Kobe Bryant Meninggal, Separuh Jiwa Saya Juga Mati...

Sports
Real Madrid Vs Man City, Rekor Apik Guardiola Lawan El Real

Real Madrid Vs Man City, Rekor Apik Guardiola Lawan El Real

Liga Champions
Chelsea Vs Bayern Muenchen, Lampard Tak Takut Ancaman Lewandowski

Chelsea Vs Bayern Muenchen, Lampard Tak Takut Ancaman Lewandowski

Liga Champions
Svay Rieng Vs Bali United, Penggawa Muda Bali Kenang Kesuksesan di Kamboja

Svay Rieng Vs Bali United, Penggawa Muda Bali Kenang Kesuksesan di Kamboja

Liga Indonesia
Chelsea Vs Bayern, Hansi Flick Waspadai Kebangkitan The Blues

Chelsea Vs Bayern, Hansi Flick Waspadai Kebangkitan The Blues

Liga Champions
Napoli Vs Barcelona, Gattuso Sebut Barca Bisa Hancurkan Mental Lawan

Napoli Vs Barcelona, Gattuso Sebut Barca Bisa Hancurkan Mental Lawan

Liga Champions
Madura United Pastikan Bisa Gunakan Gelora Ratu Pamelingan

Madura United Pastikan Bisa Gunakan Gelora Ratu Pamelingan

Liga Indonesia
Liverpool Sudah Samai Capaian Man United pada 1998-1999

Liverpool Sudah Samai Capaian Man United pada 1998-1999

Liga Inggris
Menpora Dukung Penuh Bergulirnya Liga 1 2020, Suporter Jadi Sorotan

Menpora Dukung Penuh Bergulirnya Liga 1 2020, Suporter Jadi Sorotan

Liga Indonesia
Napoli Vs Barcelona, Setien Sebut Messi dkk Masih Rasakan Trauma

Napoli Vs Barcelona, Setien Sebut Messi dkk Masih Rasakan Trauma

Liga Champions
Hasil Undian German Open 2020, Kesempatan Praveen/Melati Balas Dendam

Hasil Undian German Open 2020, Kesempatan Praveen/Melati Balas Dendam

Badminton
Deontay Wilder Salahkan 'Kostum Sauron' Sebagai Biang Kekalahan Lawan Fury

Deontay Wilder Salahkan "Kostum Sauron" Sebagai Biang Kekalahan Lawan Fury

Sports
Napoli Vs Barcelona, Gerard Pique Pilih Messi daripada Maradona

Napoli Vs Barcelona, Gerard Pique Pilih Messi daripada Maradona

Liga Champions
Paul Pogba Belum Rela Lihat Liverpool Juara Liga Inggris Musim Ini

Paul Pogba Belum Rela Lihat Liverpool Juara Liga Inggris Musim Ini

Liga Inggris
komentar di artikel lainnya
Close Ads X