Kompas.com - 25/06/2018, 10:10 WIB
Pelatih Iran asal Portugal, Carlos Queiroz, memberi instruksi kepada para pemainnya saat berlatih di Bakovka jelang Piala Dunia 2018, 12 Juni 2018.  AFP/ALEXANDER NEMENOVPelatih Iran asal Portugal, Carlos Queiroz, memberi instruksi kepada para pemainnya saat berlatih di Bakovka jelang Piala Dunia 2018, 12 Juni 2018.

SARANSK, KOMPAS.com - Pelatih timnas Iran, Carlos Queiroz, mengaku timnya tidak diunggulkan saat jumpa Portugal pada laga terakhir Grup B Piala Dunia 2018.

Iran dan Portugal akan saling mengalahkan demi satu tiket babak 16 besar di Mordovia Arena, Senin (25/6/2018) atau Selasa dini hari WIB.

Iran yang kini duduk di peringkat ketiga dengan koleksi tiga poin diwajibkan mengalahkan Portugal untuk bisa lolos.

Sementara itu, Portugal yang sudah memiliki poin empat hanya butuh hasil seri agar bisa melaju ke babak 16 besar.

Baca juga: 3 Skenario Kelolosan Jerman ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2018

Menurut Carlos Queiroz, laga ini sangat berat bagi Iran karena Portugal adalah salah satu tim unggulan pada Piala Dunia 2018.

"Portugal adalah tim yang sangat kuat. Portugal menjadi salah satu kandidat juara kali ini. Kami harus realistis," kata Queiroz dikutip dari situs resmi FIFA, Senin (25/6/2018).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Queiroz juga meminta anak asuhnya untuk selalu berkonsentrasi hingga pertandingan berakhir agar bisa meraih hasil positif.

"Kami akan bertarung untuk apa yang telah kami impikan. Kami akan habis-habisan mulai menit pertama hingga pertandingan berakhir," ujar Queiroz.

Laga ini menjadi sangat emosional bagi Queiroz karena dirinya berkebangsaan Portugal. Queiroz mengakui hal ini, tetapi dia tetap ingin membawa Iran meraih kemenangan.

Baca juga: Sahabat Lionel Messi Kritik Gol Cristiano Ronaldo untuk Portugal

"Saya tahu banyak dari teman saya akan mendukung Portugal nanti. Namun, ada pepatah yang kami tahu berasal dari bahasa Portugis yang menjelaskan ini," ujar Queiroz.

"Pepatah itu berbunyi persahabatan adalah sesuatu yang baik dan harus dihormati, tetapi sepak bola adalah sesuatu yang berbeda," tutur mantan pelatih Real Madrid ini.

Jika berhasil menang melawan Portugal, ini untuk kali pertama Iran mengalahkan tim asal Eropa di putaran final Piala Dunia.

Laga antara Iran melawan Portugal ini akan berlangsung mulai pukul 01.00 WIB dan disiarkan langsung oleh Trans 7.

AFP Piala Dunia 2026

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber FIFA
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.