Sepak Bola untuk Perdamaian dari Kemenlu RI dan Uni Papua

Kompas.com - 08/05/2018, 19:36 WIB
Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia A.M. Fachir dan Harry Widjaja dari Uni Papua dalam acara Diplomatic Gathering Football for Peace 2018 di Kementerian Luar Negeri, Selasa (8/5/2018). KOMPAS.com/Eris Eka JayaWakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia A.M. Fachir dan Harry Widjaja dari Uni Papua dalam acara Diplomatic Gathering Football for Peace 2018 di Kementerian Luar Negeri, Selasa (8/5/2018).
|

KOMPAS.com - Kementerian Luar Negeri ( Kemenlu) Republik Indonesia menyelenggarakan acara Diplomatic Gathering Football for Peace ( Sepak Bola untuk Perdamaian) 2018 di Kantin Diplomasi, Jalan Pejambon, Kemenlu, Jakarta, Selasa (8/5/2018).

Kegiatan Sepak Bola untuk Perdamaian itu sendiri diadakan bekerja sama dengan Uni Papua Football Community (UPFC), sebuah organisasi sepak bola sosial, yang rencananya akan diselenggarakan pada September 2018.

Sepak Bola untuk Perdamaian ini diselenggarakan untuk meningkatkan persaudaraan, persahabatan, dan kerja sama antara Indonesia dan komunitas internasional serta mempromosikan perdamaian dunia melalui sepak bola.

Mewakili Kemenlu, Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Abdurrahman Mohammad (AM) Fachir, mengatakan, kegiatan ini tidak hanya sekadar permainan, tetapi juga bagaimana membentuk karakter, respek, dan menghargai perbedaan.

Baca juga : Membangun Sepak Bola Profesional dari Tepian Negeri

"Kegiatan ini berguna untuk membangun karakter, sikap respek, menghargai perbedaan. Kami percaya aktivitas ini akan tidak hanya untuk Indonesia, tetapi juga bagi semua yang terlibat," ujar AM Fachir di lokasi acara Diplomatic Gathering tersebut.

"Kegiatan ini bukan soal menang atau kalah, tetapi lebih kepada saling respek satu sama lain dan kerja sama," ujarnya.

Sementara itu, Presiden Uni Papua, YW Junardy, juga mengatakan bahwa organisasinya fokus kepada pengembangan karakter dan nilai-nilai kemanusian lewat sepak bola.

"Kegiatan ini bukan hanya tentang sepak bola, melainkan juga soal pembangunan karakter," kata Junardy. 

Hal tersebut juga ditekankan oleh Founder & CEO Uni Papua, Harry Widjaja.

"Jadi, kami menggunakan sepak bola sebagai alat. Kami bukan menjadikan anak menang dalam pertandingan, melainkan menjadikan anak baik dalam karakter di kehidupannya," ujarnya.

Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia AM Fachir bersama para duta besar negara sahabat dan tamu yang menghadiri acara Diplomatic Gathering Football for Peace 2018 di Kementerian Luar Negeri, Selasa (8/5/2018).KOMPAS.com/Eris Eka Jaya Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia AM Fachir bersama para duta besar negara sahabat dan tamu yang menghadiri acara Diplomatic Gathering Football for Peace 2018 di Kementerian Luar Negeri, Selasa (8/5/2018).
Dalam kesempatan itu, dipersentasikan pula beberapa penghargaan yang diraih oleh Uni Papua, di antaranya adalah Global Family Award dan Creative Sports Awards 2014.

Turut hadir dalam acara ini duta besar negara-negara sahabat, wakil dari perwakilan diplomatik asing di Jakarta, wakil dari kementerian dan lembaga serta BUMN, dan mitra Uni Papua.

Sebelum acara Football for Peace 2018, rencananya akan diselenggarakan ekshibisi pertandingan sepak bola yang melibatkan para menteri, dubes negara-negara sahabat, dan toko-tokoh masyarakat di Stadion Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta Selatan. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BWF World Tour Finals 2019, Anthony Ginting Bersyukur Usai Raih Runner-up

BWF World Tour Finals 2019, Anthony Ginting Bersyukur Usai Raih Runner-up

Olahraga
Jadwal Liga 1 Hari Ini, Arema Vs Bali United dan Persib Vs Perseru

Jadwal Liga 1 Hari Ini, Arema Vs Bali United dan Persib Vs Perseru

Liga Indonesia
Hasil Liga Italia, Juventus Menang, Duo Milan Imbang

Hasil Liga Italia, Juventus Menang, Duo Milan Imbang

Liga Italia
Liga 1 2020, Jarak Aceh-Papua bahkan Lebih Jauh dari Inggris-Azerbaijan

Liga 1 2020, Jarak Aceh-Papua bahkan Lebih Jauh dari Inggris-Azerbaijan

Liga Indonesia
Fernandinho Akui The Citizen Tertinggal Jauh dari Liverpool

Fernandinho Akui The Citizen Tertinggal Jauh dari Liverpool

Liga Inggris
Hasil Liga Inggris, Man United Imbang, Man City Menang

Hasil Liga Inggris, Man United Imbang, Man City Menang

Liga Inggris
Man United Vs Everton, Wan-Bissaka Sang Monster di Lini Belakang

Man United Vs Everton, Wan-Bissaka Sang Monster di Lini Belakang

Liga Inggris
Persipura Vs Barito Putera, Djanur Bertekad Kalahkan Mutiara Hitam

Persipura Vs Barito Putera, Djanur Bertekad Kalahkan Mutiara Hitam

Liga Indonesia
Persib Vs Perseru Badak Lampung, Laga Emosional Bojan Malisic

Persib Vs Perseru Badak Lampung, Laga Emosional Bojan Malisic

Liga Indonesia
Valencia Vs Real Madrid, Benzema Selamatkan Los Blancos dari Kekalahan

Valencia Vs Real Madrid, Benzema Selamatkan Los Blancos dari Kekalahan

Liga Spanyol
Klasemen Liga Inggris Pekan ke-17, Man United dan Tottenham Rebutan Posisi 5

Klasemen Liga Inggris Pekan ke-17, Man United dan Tottenham Rebutan Posisi 5

Jadwal dan Klasemen
Fiorentina Vs Inter Milan, Gol Injury Time Gagalkan Kemenangan I Nerazzurri

Fiorentina Vs Inter Milan, Gol Injury Time Gagalkan Kemenangan I Nerazzurri

Liga Italia
Persib Vs Badak Lampung, Laskar Saburai Siap Tampil Habis-habisan

Persib Vs Badak Lampung, Laskar Saburai Siap Tampil Habis-habisan

Liga Indonesia
Arsenal Vs Man City, Aksi Apik Kevin De Bruyne Hancurkan The Gunners

Arsenal Vs Man City, Aksi Apik Kevin De Bruyne Hancurkan The Gunners

Liga Inggris
Semen Padang Degradasi, Eduardo Almeida Sebut Liga 1 2019 Tak Sulit

Semen Padang Degradasi, Eduardo Almeida Sebut Liga 1 2019 Tak Sulit

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X