Kompas.com - 01/04/2018, 20:32 WIB
Mantan Pelatih timnas U-19 Indonesia, Indra Sjafri SUCI RAHAYU/BOLASPORT.COMMantan Pelatih timnas U-19 Indonesia, Indra Sjafri

KOMPAS.com - Nama pelatih Indra Sjafri baru-baru ini dielu-elukan sepak bola nasional saat tim nasional U-19 Indonesia kalah telak 1-4 dari timnas U-19 Jepang di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (25/3/2018).

Saat itu, sejumlah penonton meneriakkan nama dia. Padahal, Bima Sakti saat ini tercatat pelatih kepala timnas U-19 Indonesia. 

Menanggapi hal ini, Indra Sjafri mengaku tidak menutup kemungkinan untuk kembali menjadi pelatih timnas U-19 jika memang dibutuhkan.

“Kalau negara yang meminta, tidak ada ceritanya Indra Sjafri menolak. Sudah saya buktikan sebelumnya. Saya punya kontrak di Bali United, gaji besar, hidup enak, tetapi saat negera meminta saja juga tetap terima,” kata Indra Sjafri seperti dikutip dari Bolasport.com.

(Baca Juga: Bursa Transfer Liga 1 Diperpanjang, Tim Promosi Ini Pilih Menaturalisasi Pemain?)

Terkait dengan keinginan masyarakat memintanya melatih Garuda Muda, julukan timnas Indonesia, pelatih berusia 55 tahun menyebut bahwa suporter hanya rindu karena hubungan baik antara dua kubu.

“Saya rasa mungkin mereka hanya kangen dengan saya. Mungkin karena selama ini hubungan saya dengan suporter bagus. Saya apresiasi mereka dan saya juga kangen dengan mereka,” ucap Indra Sjafri.

Namun, untuk saat ini, Indra meminta agar pendukung timnas memberi dukungan penuh pada timnas U-19 di bawah arahan pelatih baru. Di mata dia, Egy Maulana Vikri cs masih butuh adaptasi untuk bisa menemukan permainan terbaikya.

“Mereka butuh waktu saja. Sekarang mereka masih dalam proses transisi dari pelatih lama ke pelatih baru,” ujar Indra Sjafri menambahkan.

Indra Sjafri dan timnas u-19 Indonesia memang mempunyai kenangan manins pada tahun 2013 lalu. Saat itu, Evan Dimas cs berhasil membawa pulang Piala AFF U-19 setelah di final mengalahkan Vietnam melalui adu penalti. (Suci Rahayu)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber BolaSport
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.