Nama Choirul Huda Bakal Diabadikan Menjadi Sebutan Mes Hingga Tribune

Kompas.com - 17/10/2017, 05:33 WIB
Penjaga gawang Persela Lamongan Choirul Huda ditandu petugas kesehatan ketika bertanding melawan Semen Padang dalam lanjutan Gojek Traveloka Liga 1 di Stadion Surajaya Lamongan, Jawa Timur, Minggu (15/10/2017). Choirul Huda meninggal dunia setelah sempat tak sadarkan diri karena mengalami benturan atau tabrakan dengan rekan setimnya, Ramon Rodrigues. Persela Lamongan menang atas Semen Padang FC dengan skor 2-0. ANTARA FOTO/Rahbani Syahputra/aww/17. ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYATPenjaga gawang Persela Lamongan Choirul Huda ditandu petugas kesehatan ketika bertanding melawan Semen Padang dalam lanjutan Gojek Traveloka Liga 1 di Stadion Surajaya Lamongan, Jawa Timur, Minggu (15/10/2017). Choirul Huda meninggal dunia setelah sempat tak sadarkan diri karena mengalami benturan atau tabrakan dengan rekan setimnya, Ramon Rodrigues. Persela Lamongan menang atas Semen Padang FC dengan skor 2-0. ANTARA FOTO/Rahbani Syahputra/aww/17.
|
EditorJalu Wisnu Wirajati

LAMONGAN, KOMPAS.com – Bupati Lamongan Fadeli menyatakan pihaknya terus terbuka dalam menanggapi keinginan warga Lamongan yang ingin memberi penghargaan kepada mendiang Choirul Huda. Kiper Persela Lamongan itu wafat saat menjalankan tugasnya pada pertandingan Liga 1 kontra Semen Padang, Minggu (15/10/2017). 

Bupati Lamongan merespon positif setiap masukan guna memberi penghargaan kepada kiper yang selama kariernya hanya memperkuat Persela Lamongan. Apakah dengan menjadikannya sebagai nama jalan, nama mes pemain Persela, hingga salah satu tribune di Stadion Surajaya, Lamongan.

“Untuk nama jalan, sepertinya tidak memungkinkan. Karena di Lamongan sudah ada nama jalan Choirul Huda di depan Dinas Kesehatan, yang merupakan nama pahlawan perjuangan,” ucap Fadeli saat bertakziah di rumah duka, Jalan Basuki Rahmat No.66, Lamongan, Senin (16/10/2017).

(Baca juga: Terungkap, Rupanya Ini Alasan Choirul Huda Memilih Membela Persela Lamongan Seumur Hidup)

Sementara itu, untuk mengabadikan nama almarhum sebagai nama mes pemain maupun salah satu tribune di Stadion Surajaya masih cukup memungkinkan. Meski, untuk memutuskan hal itu, Fadeli mengatakan bakal berunding dengan beberapa pihak terlebih dulu.

“Kalau stadion pasti tidak mungkin, sebab namanya sudah Surajaya. Kalau tribune bisa saja dan sangat memungkinkan, mungkin nanti yang tribune VIP atau VVIP bakal dinamakan Tribune Choirul Huda,” kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Hanya, saya juga masih menampung aspirasi dan masukan lain, barang kali ada yang ingin memberi usulan. Termasuk, membicarakan hal ini dengan beberapa pihak terkait terlebih dahulu,” tutur Fadeli.

(Baca juga: Ini Pujian Ketum PSSI untuk Choirul Huda)

Di luar negeri sendiri cukup lazim dikenal beberapa stadion memberikan nama tribune dengan orang yang dianggap cukup berjasa kepada tim. Salah satunya adalah, yang terdapat di Liga Inggris.

Stadion Old Trafford yang menjadi kebanggaan klub Manchester United misalnya, memiliki tribune Sir Alex Fergusson, Sir Mat Busby, dan lain sebagainya. Begitu halnya dengan Anfield The Emirates.

“Ini semata-mata hanya bentuk penghargaan kami kepada almarhum, atas loyalitas dan dedikasi yang telah diberikan selama ini bersama Persela," tutur Bupati Lamongan. 

"Dia pahlawan, pejuang olahraga, dan sudah membuat bangga warga Lamongan, jadi sudah selayaknya kami memberikan penghargaan yang setimpal,” ucapnya lagi.

Choirul Huda sudah 18 tahun memperkuat Persela, sejak pertama kali mengawali karier profesionalnya sebagai pesepak bola. Hingga pada akhirnya, dalam pertandingan kontra Semen Padang di Stadion Surajaya, Minggu sore, sebuah insiden terjadi dan mengakibatkan Cak Huda dipanggil menghadap Sang Pencipta.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X