Kompas.com - 16/10/2017, 13:42 WIB
Karangan bunga yang masih terpasang di rumah mendiang Choirul Huda sebagai bentuk ucapan belasungkawa atas meninggalkan penjaga gawang Persela Lamongan ini. KOMPAS.com/HAMZAH ARFAHKarangan bunga yang masih terpasang di rumah mendiang Choirul Huda sebagai bentuk ucapan belasungkawa atas meninggalkan penjaga gawang Persela Lamongan ini.
|
EditorAloysius Gonsaga AE

LAMONGAN, KOMPAS.com - Karangan bunga sebagai bentuk ucapan belasungkawa, terus terpasang di halaman rumah Choirul Huda hingga Senin (16/10/2017) siang.

Ucapan berbentuk belasungkawa tersebut, ada yang berasal dari PSSI, PT Liga Indonesia, Menpora Imam Nahrawi, jajaran Forkopimda Lamongan, official Persela Lamongan hingga para suporter.

Baca Juga: Choirul Huda Jadi Panutan Pemain Muda Persela

"Begitu mengetahui kabar itu (Choirul Huda meninggal), saya memang secara nurani terpanggil untuk memberikan ucapan itu. Tadi malam langsung saya kirim," ujar manajer Persib Bandung Umuh Muchtar, Senin (16/10/2017).

Tidak hanya mengirim karangan bunga, Umuh juga langsung berkunjung ke rumah mendiang Choirul Huda di Jalan Basuki Rahmat No.66, Lamongan, Jawa Timur.

Karangan bunga yang masih terpasang di rumah mendiang Choirul Huda sebagai bentuk ucapan belasungkawa atas meninggalkan penjaga gawang Persela Lamongan ini.KOMPAS.com/HAMZAH ARFAH Karangan bunga yang masih terpasang di rumah mendiang Choirul Huda sebagai bentuk ucapan belasungkawa atas meninggalkan penjaga gawang Persela Lamongan ini.

"Ini sekitar jam 06.00 WIB tadi berangkat dari Bandung. Bukan apa, tapi penghormatan layak diberikan kepada Huda, sebab dia merupakan salah satu pemain yang loyal dalam membela sebuah tim selama kariernya," ucap dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca Juga: Penjelasan Dokter RSUD dr Soegiri soal Meninggalnya Choirul Huda

Sementara itu, dalam kesempatan yang hampir bersamaan, perwakilan dari PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) Surya Binanga, juga turut menyampaikan duka cita sedalam-dalamnya.

"Mewakili manajemen PT Liga, saya mengucapkan turut bela sungkawa atas musibah yang menimpa Choirul Huda. Semoga ini akan menjadi preseden terakhir, dalam sepak bola nasional," kata Surya.

Karangan bunga yang masih terpasang di rumah mendiang Choirul Huda sebagai bentuk ucapan belasungkawa atas meninggalkan penjaga gawang Persela Lamongan ini.KOMPAS.com/HAMZAH ARFAH Karangan bunga yang masih terpasang di rumah mendiang Choirul Huda sebagai bentuk ucapan belasungkawa atas meninggalkan penjaga gawang Persela Lamongan ini.

Sebagaimana diketahui, Choirul Huda harus meregang nyawa, usai mengalami insiden saat memperkuat Persela menghadapj Semen Padang dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu (15/10/2017) sore.

Meski sempat mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soegiri beberapa saat, namun nyawa Huda tidak dapat terselamatkan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.