5 Hal yang Bisa Dipelajari dari Laga Indonesia Vs Vietnam

Kompas.com - 23/08/2017, 05:54 WIB
Satria Tama mengalami cedera pada laga versus Vietnam dan harus digantikan Kartika Ajie, Selasa (22/8/2017). BolaSport.com/Estu SantosoSatria Tama mengalami cedera pada laga versus Vietnam dan harus digantikan Kartika Ajie, Selasa (22/8/2017).
EditorJalu Wisnu Wirajati

Indonesia lebih sering bermain dalam tekanan lawan saat menghadapi Vietnam. Namun, semangat juang Hansamu Yama cs membuat gawang Indonesia tetap perawan selama 90 menit, sekalipun dibombardir berkali-kali.

"Saya sangat senang dengan anak-anak malam ini. Mereka bermain penuh perjuangan tanpa mengenal lelah," ujar Milla kepada wartawan, termasuk BolaSport.com, di konferensi pers seusai laga.

"Kami akui Vietnam lebih mendominasi namun kami mampu menahannya apalagi kita bermain dengan 10 pemain," tutur kapten Hansamu Yama.

4. Punya dua kiper tangguh

Pada laga Indonesia Vs Vietnam, Luis Milla terpaksa memainkan dua orang kiper. Hal itu tak lepas dari cedera yang dialami Satria Tama pada pertengahan babak kedua.

Satria Tama kemudian ditarik keluar dan Kartika Ajie masuk. Padahal, nama terakhir juga tak dalam kondisi fit lantaran mengalami cedera ringan pada pertandingan versus Timor Leste, Minggu (20/8/2017).

Akan tetapi, gawang Indonesia tetap tak tersentuh lesakan gol dari para pemain Vietnam - kecuali dua tembakan yang offside. Hal ini membuktikan bahwa Milla punya dua pilihan tepat di bawah mistar gawang.

5. Peluang lolos besar

Hasil imbang memang membuat Indonesia tertahan di peringkat ketiga Grup B dengan 8 poin, tertinggal dua angka dari Vietnam dan Thailand. Namun, dua negara terakhir itu akan saling berhadapan pada laga pamungkas.

Andai pada laga Vietnam vs Thailand salah satu tim meraih kemenangan, Hansamu cs cukup menang dengan skor berapa pun melawan Kamboja yang selalu kalah dari empat laga sebelumnya.

Lain halnya jika Vietnam vs Thailand bermain imbang. Lantaran diukur pertama adalah produktivitas, Indonesia harus menang dengan skor minimal selisih tiga gol untuk lolos.

"Bagi saya seri adalah seri, tetapi kami dapat kemenangan moral hari ini," kata Milla.

"Saya harap hasil imbang ini meningkatkan semangat untuk memenangi pertandingan selanjutnya. Kami punya dua hari untuk persiapkan tim," tutur pelatih asal Spanyol itu.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X