Kompas.com - 31/05/2017, 10:27 WIB
Gian Zola mendapatkan hadangan saat Persib Bandung melawan Borneo FC pada partai lanjutan Liga 1 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu (20/5/2017). LIGA 1Gian Zola mendapatkan hadangan saat Persib Bandung melawan Borneo FC pada partai lanjutan Liga 1 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu (20/5/2017).
|
EditorEris Eka Jaya

KOMPAS.com - Persib boleh berbangga lantaran menjadi satu-satunya tim yang belum terkalahkan hingga pekan ketujuh.

Namun, jika kerap sulit meraih kemenangan, rekor tersebut bukanlah hal istimewa.

Bertamu ke markas Bali United, Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Rabu (31/5/2017), Persib tak hanya ingin menjaga rekor tak terkalahkan. Skuad asuhan Djadjang Nurdjaman itu ingin meraih poin sempurna.

"Tren positif ini (belum pernah kalah) memotivasi kami untuk meraih poin maksimal di Bali," kata Atep, kapten Persib.

Jika meraih poin penuh di Bali, Atep dan kolega bisa loncat ke posisi kedua, melewati PS TNI, Arema, dan Madura United.

"Dengan selisih poin yang tidak jauh antara satu tim dengan tim lainnya, saya pikir pekan ini akan terjadi salip-menyalip," ujar Djadjang.

Namun, pelatih yang biasa disapa Djanur itu tak mau sesumbar bisa membawa pulang tiga poin. Ia menilai Bali United sebagai tim bagus dan kekuatannya merata di setiap lini.

Ia pun telah memetakan kekuatan Bali United, yaitu dengan mewaspadai Sylvano Comvalius dan Irfan Bachdim yang menjadi duet maut di lini depan.

Baca Juga: Yabes Roni: Tak Ada Rasa Takut atau Trauma Hadapi Essien

Sementara itu pelatih Bali United, Widodo Cahyono Putro, mengambil hikmah dari uji coba kontra timnas U-22 pekan lalu. Kala itu, ia merotasi komposisi pemainnya.

Yan Daulaka/Juara.net Pelatih Bali United, Widodo Cahyono Putro.
"Nah itu dia, ada nilai positif bagi kami saat uji coba dengan timnas. Saya akan lebih punya banyak pilihan dan alternatif pemain di line-up," ujar Widodo.

Selain semakin yakin dengan kualitas bek pelapis yang mereka miliki, yakni Ngurah Nanak, Widodo semakin mengerti kelebihan lain anak asuhnya.

Pernyataan itu menyasar kemampuan Yabes Roni yang ternyata piawai dimainkan sebagai striker tengah saat berlaga di timnas U-22. (Budi Kresnadi/Yan Daulaka)



Sumber JUARA
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X