Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 15/03/2017, 20:59 WIB
|
EditorJalu Wisnu Wirajati

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelatih kiper tim nasional Indonesia U-22, Eduardo Perez, menilai Indonesia memiliki potensi besar untuk tampil di Piala Dunia pada masa yang akan datang.

Hal tersebut disampaikan Eduardo dalam wawancaranya dengan PSSI yang diunggah di Youtube PSSI FAI.

Dalam wawancara tersebut, Eduardo ditanya mulai kesannya tinggal di Jakarta hingga harapan dia sebagai pelatih kiper timnas Indonesia. Ternyata, Eduardo memiliki harapan besar untuk Indonesia.

"Saya pikir negara ini sangat besar. Saya pikir saat ini adalah saat yang tepat untuk melangkah. Saya berharap pada masa mendatang, Indonesia bisa pergi ke Piala Dunia," kata Eduardo.

Sebelum mewujudkan harapan tersebut (tampil di Piala Dunia), Eduardo menyatakan akan terlebih dulu berusaha mewujudkan target pertama yang dibebankan PSSI kepada dirinya dan Luis Milla yakni membawa Indonesia meraih gelar juara di SEA Games 2017.

Terakhir kali Indonesia meraih medali emas di SEA Games yakni pada 1991. Tahun ini, diharapkan masa paceklik gelar juara itu berakhir berkat duet Milla-Eduardo. 

"Kami sedang bekerja bersama untuk mencapai target itu," tutur pelatih yang juga memiliki kapasitas sebagai analis tersebut.

Dalam waktu dekat, tim nasional Indonesia U-22 akan beruji coba melawan Myanmar di Stadion Pakansari, Cibinong, Selasa (21/3/2017).

Eduardo memanggil empat kiper yakni Kurniawan Kartika Ajie (Persiba Balikpapan), Ravi Murdianto (PS TNI), Mochamad Dicky Indrayana (Bali United), dan Satria Tama Hardianto (Persegres Gresik United) untuk laga uji coba tersebut.

Eduardo mengungkapkan karakteristik kiper yang ideal. Bagi pelatih asal Spanyol tersebut, kiper harus memiliki teknik yang bagus, skill, dan fisik yang baik.

"Saya pikir kiper harus bekerja keras untuk mengerti taktik. Namun, hal lainnya adalah dari dalam diri untuk kerja dengan keras dan tentunya memiliki kemauan untuk berkembang," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+