Kompas.com - 17/01/2017, 16:39 WIB
|
EditorJalu Wisnu Wirajati

KOMPAS.com - Penjaga gawang AC Milan, Gianluigi Donnarumma, mengukir rapor impresif dalam hal menggagalkan penalti. Bahkan, catatan pemain berusia 17 tahun itu mengungguli seniornya di Juventus, Gianluigi Buffon.

Terakhir, Donnarumma menepis bola eksekusi Adem Ljajic saat AC Milan bermain imbang 2-2 dengan Torino pada partai lanjutan Serie A di Stadion Olimpico, Senin (16/1/2017) atau Selasa dini hari WIB.

Termasuk duel kontra Ljajic, Donnarumma sudah melakoni tiga penalti di liga musim 2016-2017. Dua di antaranya diblok oleh sang penjaga gawang dan satu eksekusi lainnya gagal karena melenceng.

Catatan tersebut melanjutkan tren positif Donnarumma perihal duel titik putih. Apabila diakumulasi, dia sudah melakoni tujuh duel titik putih di Serie A dan empat di antaranya gagal berbuah gol.

Dengan kata lain, rapor keberhasilan Donnarumma dalam hal penalti mencapai 57,1 persen.

Jumlah tersebut jauh lebih besar daripada rapor Buffon dalam tujuh duel penalti pertamanya di Serie A. Semua penalti itu dihadapi pemain berusia 38 tahun itu saat masih berseragam Parma.

Dari tujuh penalti, Buffon hanya mampu menggagalkan dua eksekusi dari Oliver Bierhoff dan Udinese. Tak ayal, dia "cuma" membukukan catatan keberhasilan 28,6 persen.

Buffon memang bukanlah penjaga gawang spesialis duel titik putih. Dia cuma mampu menghalau 29 dari 92 penalti yang dihadapinya pada berbagai ajang.

Dari 29 kesuksesan tersebut, hanya satu terjadi pada musim ini, yaitu saat Buffon menggagalkan penalti penyerang Olympique Lyon, Alexandre Lacazette, pada partai Liga Champions, 18 Oktober 2016.

Berikut ini adalah tujuh penalti yang dihadapi Gianluigi Donnarumma di Serie A:

28/11/2015: AC Milan vs Sampdoria, eksekutor: Eder (masuk)
13/12/2015): AC Milan vs Hellas Verona, eksekutor: Luca Toni (masuk)
31/01/2016: AC Milan vs Inter Milan, eksekutor: Mauro Icardi (gagal)
25/04/2016: Hellas Verona vs AC Milan, eksekutor: Giampaolo Pazzini (masuk)
21/08/2016: AC Milan vs Torino, eksekutor: Andrea Belotti (gagal)
25/09/2016): Fiorentina vs AC Milan, eksekutor: Josip Ilicic (gagal)
16/01/2017: Torino vs AC Milan, eksekutor: Adam Ljajic (gagal)

Berikut ini adalah tujuh penalti pertama yang dihadapi Gianluigi Buffon di Serie A:

17/12/1995: Bari vs Parma, eksekutor: Igor Protti (masuk)
01/12/1996: Udinese vs Parma, eksekutor: Oliver Bierhoff (gagal)
20/04/1997: Parma vs Udinese, eksekutor: Oliver Bierhoff (masuk)
15/05/1997: Parma vs AC Milan, eksekutor: Demetrio Albertini (masuk)
18/05/1997: Juventus vs Parma, eksekutor: Nicola Amoruso (masuk)
25/01/1998: Brescia vs Parma, eksekutor: Dario Hubner (masuk)
08/03/1998: Parma vs Inter Milan, eksekutor: Ronaldo (gagal)

Juara Penyelamatan-penyelamatan Terbaik Pekan Ke-20 Premier League
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Chelsea Vs Tottenham: Tuchel Murka, Sebut Dua Gol SpursTidak Sah

Chelsea Vs Tottenham: Tuchel Murka, Sebut Dua Gol SpursTidak Sah

Liga Inggris
Lazio Vs Bologna, Incaran Man United dan Eks AC Milan Bersinar

Lazio Vs Bologna, Incaran Man United dan Eks AC Milan Bersinar

Liga Italia
Chelsea Vs Tottenham: Suporter The Blues Ingin 'Usir' Wasit Anthony Taylor

Chelsea Vs Tottenham: Suporter The Blues Ingin "Usir" Wasit Anthony Taylor

Liga Inggris
Kata Tuchel soal Adu Mulut dengan Conte: Bukan Masalah Besar...

Kata Tuchel soal Adu Mulut dengan Conte: Bukan Masalah Besar...

Liga Inggris
Jaino Matos Garap Proyek demi Jadi Pembeda di Sepak bola Indonesia

Jaino Matos Garap Proyek demi Jadi Pembeda di Sepak bola Indonesia

Liga Indonesia
Chelsea Vs Tottenham: Keluhkan Wasit, Tuchel 'Disentil' Conte

Chelsea Vs Tottenham: Keluhkan Wasit, Tuchel "Disentil" Conte

Liga Inggris
Ruang Ganti PSG Panas, Mbappe Ingin Tendang Neymar dari Paris

Ruang Ganti PSG Panas, Mbappe Ingin Tendang Neymar dari Paris

Liga Lain
Timnas U16 Juara AFF, Ketum PSSI Dukung Akademi Orbitkan Pemain Berbakat

Timnas U16 Juara AFF, Ketum PSSI Dukung Akademi Orbitkan Pemain Berbakat

Liga Indonesia
Kata Conte soal Ribut-ribut dengan Tuchel: Lain Kali Tak Usah Jabat Tangan!

Kata Conte soal Ribut-ribut dengan Tuchel: Lain Kali Tak Usah Jabat Tangan!

Liga Inggris
Klasemen Liga Spanyol: Barcelona Papan Tengah, Real Madrid 3 Besar

Klasemen Liga Spanyol: Barcelona Papan Tengah, Real Madrid 3 Besar

Liga Spanyol
Wani Tertib, Bonek Dapat Pujian Direktur Operasional PT LIB

Wani Tertib, Bonek Dapat Pujian Direktur Operasional PT LIB

Liga Indonesia
Hasil Lengkap Liga Spanyol: Real Madrid Menang Tipis, Debut Gattuso Diwarnai Kartu Merah

Hasil Lengkap Liga Spanyol: Real Madrid Menang Tipis, Debut Gattuso Diwarnai Kartu Merah

Liga Spanyol
Klasemen Liga Italia: Masih Nihil Hasil Imbang, AC Milan di Puncak

Klasemen Liga Italia: Masih Nihil Hasil Imbang, AC Milan di Puncak

Liga Italia
Playoff IBL 2022, Pelatih Prawira Ungkap Penyebab Kecolongan di Kuarter Akhir

Playoff IBL 2022, Pelatih Prawira Ungkap Penyebab Kecolongan di Kuarter Akhir

Sports
97 Hari Jelang Piala Dunia 2022, Mussolini dan Makan Malam Misterius dengan Wasit Swedia

97 Hari Jelang Piala Dunia 2022, Mussolini dan Makan Malam Misterius dengan Wasit Swedia

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.