Luis Fernandez, Penakluk Johan Cruyff dan Penghukum Ronaldinho

Kompas.com - 08/01/2017, 17:40 WIB
Luis Fernandez merayakan kemenangan Paris Saint-Germain atas Girondins de Bordeaux pada partai semifinal Coupe de France di Stadion Parc des Princes, 16 Februari 2003. VALERY HACHE/AFPLuis Fernandez merayakan kemenangan Paris Saint-Germain atas Girondins de Bordeaux pada partai semifinal Coupe de France di Stadion Parc des Princes, 16 Februari 2003.
|
EditorAnju Christian

KOMPAS.com - Kongres Tahunan PSSI di Hotel Aryaduta, Bandung, Minggu (8/1/2017), telah menetapkan Luis Fernandez sebagai satu dari dua calon pelatih tim nasional (timnas) Indonesia.

Terselip harapan buat publik sepak bola nasional menilik rekam jejak Fernandez sebagai pelatih. Dia pernah menangani klub besar Eropa seperti Paris Saint-Germain (PSG), Athletic Bilbao, dan Espanyol.

Di level internasional, sosok kelahiran Spanyol itu sudah teruji bersama timnas senior Israel dan Guinea.

Catatan paling mencolok terlihat saat Fernandez mengasuh PSG. Dia menjalaninya dalam dua periode, yaitu dari 1994 hingga 1996 dan sejak 2000 sampai 2003.

Pada periode pertama, PSG asuhan Fernandez mampu merengkuh lima trofi, termasuk Piala Winners pada 1996.

Final Piala Winners dimenangi PSG dengan skor 1-0 berkat gol tunggal Bruno N'Gotty. Di tim Fernandez saat itu, terselip Youri Djorkaeff yang pernah menjuarai Piala Dunia bersama Perancis.

Sinar Fernandez turut terlihat di kompetisi kasta pertama Eropa alias Liga Champions. Di ajang ini, dia menjalani 15 pertandingan bersama PSG dengan rincian delapan kemenangan, tiga imbang, dan empat kekalahan.

Dari delapan kemenangan tersebut, satu di antaranya diraih atas Barcelona pada perempat final edisi 1994-1995. PSG menang 2-1 berkat gol Rai dan Vincent Guerin.

Kemenangan tersebut tergolong mengejutkan. Sebab, Barcelona memiliki materi istimewa dengan kehadiran Ronald Koeman, Gheorghe Hagi, Eusobio, dan Hristo Stoichkov. Mereka juga ditangani Johan Cruyff, yang menjadi inisiator taktik tiki-taka di Barcelona.

JEAN-LOUP GAUTREAU/AFP Vincent Guerin merayakan gol Paris Saint-Germain ke gawang Barcelona pada partai perempat final Liga Champions di Stadion Parc des Princes, 15 Maret 1995.

Menentang pemain bintang

Berkat perjalanannya bersama tim-tim besar Eropa, Fernandez juga pernah menangani para pemain bintang. Sebut saja Ronaldinho, Nicolas Anelka, Joseba Etxeberria, Ismael Urzaiz, dan Mauricio Pochettino.

Akan tetapi, Fernandez tidak terbuai dengan nama besar pemain. Dia bahkan berani membangkucadangkan pemain bintang yang dianggap tidak disiplin.

Contohnya adalah Ronaldinho. Gelandang serang asal Brasil itu kerap ogah-ogahan mengikuti sesi latihan ketika membela PSG.

"Pelatih Fernandez merasa jengkel karena sikap Ronaldinho yang tidak menghargai pelatih dan pemain. Fernandez pun mencadangkan dia demi mematangkannya," tutur eks pemain PSG, Jerome Leroy.

Anelka turut menjadi "korban" ketegasan Fernandez. Pada musim 2001-2002, Anelka berkali-kali melontarkan kritik terbuka kepada Fernandez karena sering dicadangkan.

Enggan merusak harmonisasi ruang ganti, Fernandez lantas membukakan pintu keluar untuk sang pemain.

"Saya tidak menginginkan pemain melawan keinginannya. Bergantung kepada klub apakah ingin menjual Anelka atau tidak," ucap Fernandez.

Benar saja, pada Januari 2002, Anelka dilepas ke Liverpool dengan status pemain pinjaman hingga akhir musim.

Tangan dingin dan kedisiplinan pria berusia 57 tahun itu telah terbukti. Tinggal bagaimana pemain bisa mengikuti kemauan sang pelatih atau tidak, kalau Fernandez resmi terpilih tentunya.

Juara Penyelamatan-penyelamatan Terbaik Pekan Ke-19 Premier League

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Memoar Masa Kelam Persib pada Liga Indonesia 2003

Memoar Masa Kelam Persib pada Liga Indonesia 2003

Liga Indonesia
PBSI Tergetkan 2 Gelar di BWF World Tour Finals, Stamina dan Daya Juang Jadi Kunci

PBSI Tergetkan 2 Gelar di BWF World Tour Finals, Stamina dan Daya Juang Jadi Kunci

Badminton
Inter Milan Vs AC Milan - Ramuan 99 Obat Kesepian Zlatan Ibrahimovic

Inter Milan Vs AC Milan - Ramuan 99 Obat Kesepian Zlatan Ibrahimovic

Liga Italia
Alasan Mengapa Kota Ansan Bisa Bikin Asnawi Mangkualam Betah

Alasan Mengapa Kota Ansan Bisa Bikin Asnawi Mangkualam Betah

Liga Indonesia
West Brom Vs Man City, The Citizens Berpeluang ke Puncak Diiringi Rekor

West Brom Vs Man City, The Citizens Berpeluang ke Puncak Diiringi Rekor

Sports
Olimpiade Tokyo, Florida Beri Tawaran

Olimpiade Tokyo, Florida Beri Tawaran

Sports
Masuk Grup Neraka BWF World Tour Finals, Anthony Ginting Siap Berikan yang Terbaik

Masuk Grup Neraka BWF World Tour Finals, Anthony Ginting Siap Berikan yang Terbaik

Badminton
Anthony Ginting Masuk Grup Neraka BWF World Tour Finals, Begini Reaksi Pelatih

Anthony Ginting Masuk Grup Neraka BWF World Tour Finals, Begini Reaksi Pelatih

Badminton
Klub Serie B Cremonese Resmi Rekrut Striker AC Milan

Klub Serie B Cremonese Resmi Rekrut Striker AC Milan

Liga Italia
West Brom Vs Man City, Pep Guardiola Sebut Sam Allardyce Pelatih Genius

West Brom Vs Man City, Pep Guardiola Sebut Sam Allardyce Pelatih Genius

Liga Inggris
5 Fakta Menarik Jelang Laga Inter Milan Vs AC Milan di Coppa Italia

5 Fakta Menarik Jelang Laga Inter Milan Vs AC Milan di Coppa Italia

Sports
Fakta di Balik Pemecatan Frank Lampard, 2 Pemain Chelsea Sering Cekcok

Fakta di Balik Pemecatan Frank Lampard, 2 Pemain Chelsea Sering Cekcok

Sports
Usai Dikalahkan Poirier, Conor McGregor Dilarang Bertarung Selama 6 Bulan karena Sanksi Medis

Usai Dikalahkan Poirier, Conor McGregor Dilarang Bertarung Selama 6 Bulan karena Sanksi Medis

Sports
Penyerang Arema FC Buka Suara soal Rumor Ketertarikan Klub Malaysia

Penyerang Arema FC Buka Suara soal Rumor Ketertarikan Klub Malaysia

Liga Indonesia
Mobile Legends M2 World Championship Cetak Rekor 3,08 Juta Views

Mobile Legends M2 World Championship Cetak Rekor 3,08 Juta Views

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X