Kompas.com - 29/11/2016, 18:35 WIB
|
EditorNugyasa Laksamana

 

2. Kecelakaan Sabena Flight 548 (15 Februari 1961)

Pesawat Boeing 707 Sabena 548 ini mengangkut tim dansa es (figure skating) Amerika Serikat dari New York City ke Brussels, Belgia.

Rencananya, tim yang terdiri dari 18 orang tersebut akan melanjutkan perjalanan ke Praha, Cekoslovakia (sekarang Republik Ceska) untuk mengikuti kejuaraan dunia.

Penerbangan itu berangkat dari Bandara Internasional Idlewild (sekarang dikenal sebagai Bandara Internasional John F. Kennedy) dan jatuh saat akan mendarat di Bandara Zavantem, Brussel.

Pesawat tersebut kehilangan kecepatan dan menukik dengan cepat sebelum jatuh ke sebuah tanah sekitar tiga kilometer dari bandara sebelum terbakar.

Tidak kurang dari 72 penumpang, termasuk keluarga atlet dansa es AS, staf pelatih, serta kru penerbangan, tewas seketika di lokasi kejadian.

Seorang petani bernama Theo de Laet yang berada di lokasi kejadian juga meninggal terkena pecahan alumunium pesawat.

Para ahli hingga kini belum menemukan penyebab pasti kecelakaan tersebut, tetapi penyidik menduga bahwa pesawat Sabena 548 mengalami kerusakan mesin.

Akibat kejadian ini, Kejuaraan Dunia Dansa Es 1961 pun dibatalkan. Selain itu, Amerika Serikat juga mengalami penurunan prestasi di cabang olahraga dansa es tingkat dunia selama beberapa waktu.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber JUARA
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.