Tak Ada Status Kiper Nomor Satu Timnas di Piala AFF

Kompas.com - 14/11/2016, 15:14 WIB
Dua penjaga gawang tim nasional Indonesia, Kurnia Meiga (kiri) dan Andritany Ardhiyasa (tengah), mendapatkan instruksi dari pelatih Gatot Prasetyo pada sesi latihan di Lapangan Sekolah Pelita Harapan, 1 November 2016. HERKA YARIS/JUARA.netDua penjaga gawang tim nasional Indonesia, Kurnia Meiga (kiri) dan Andritany Ardhiyasa (tengah), mendapatkan instruksi dari pelatih Gatot Prasetyo pada sesi latihan di Lapangan Sekolah Pelita Harapan, 1 November 2016.
|
EditorJalu Wisnu Wirajati

TANGERANG, KOMPAS.com - Pelatih penjaga gawang tim nasional Indonesia, Gatot Prasetyo, menyatakan bahwa tak ada jaminan starter untuk posisi di bawah mistar pada Piala AFF 2016.

Posisi tersebut bakal terus diperebutkan oleh Andritany Ardhiyasa dan Kurnia Meiga seperti pada serangkaian pertandingan uji coba.

Dalam tiga uji coba pertama, Andritany dipercaya sebagai starter karena Meiga menderita cedera. Baru pada pertandingan terakhir melawan Vietnam, Meiga kembali menjaga jala Indonesia.

"Keduanya punya kelebihan dan kekurangan masing masing. Tidak ada sosok yang lebih superior. Andritany membuktikan kualitasnya bagus dalam beberapa uji coba," kata Gatot kepada Kompas.com di Hotel Aryaduta, Tangerang, Senin (14/11/2016).

"Meiga juga bisa meyakinkan kami setelah cedera. Jadi kami lebih tenang dengan dua penjaga gawang," tutur dia.

Alhasil, ditambahkan Gatot, tim pelatih memutuskan tidak memberikan status penjaga gawang utama kepada salah satu antara Andritany atau Meiga.

Selama Piala AFF 2016, kedua penjaga gawang kembali dirotasi berdasarkan lawan.

"Misal dari postur tubuh. Kami akan mengandalkan pemain yang tinggi. Namun, kalau lawan menerapkan gaya yang tren di Asia seperti Vietnam dengan operan operan akurat, kami memilih pemain yang punya speed bagus," tutur Gatot.

Selain Andritany dan Meiga, tim asuhan Alfred Riedl masih memiliki Dian Agus Prasetyo. Pemilik nama terakhir tengah memulihkan cedera otot paha.

Tidak ingin mengambil risiko karena waktu keberangkatan sudah mepet, Riedl pun memanggil Jandia Eka Putra. Namun, Semen Padang selaku tim pemilik tidak memberikan respons.

Riedl pun mengalihkan pilihannya kepada penjaga gawang Sriwijaya FC, Teja Paku Alam. Hal ini diperkenankan karena satu klub maksimal menyetor dua nama.

Sebelum Teja hadir, timnas cuma memanggil satu pemain dari Sriwijaya, yaitu Fachrudin Aryanto.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Persela Vs PSM Makassar, Laskar Joko Tingkir Ingin Jauhi Zona Merah

Persela Vs PSM Makassar, Laskar Joko Tingkir Ingin Jauhi Zona Merah

Liga Indonesia
Dukungan Isnan Ali untuk Timnas U-23 Indonesia pada SEA Games 2019

Dukungan Isnan Ali untuk Timnas U-23 Indonesia pada SEA Games 2019

Internasional
Timnas U23 Kamboja Sebut Vietnam dan Indonesia Bukan Masalah

Timnas U23 Kamboja Sebut Vietnam dan Indonesia Bukan Masalah

Internasional
Timnas U23 Indonesia Vs Myanmar, Indra Sjafri Pastikan Garuda Siap

Timnas U23 Indonesia Vs Myanmar, Indra Sjafri Pastikan Garuda Siap

Liga Indonesia
Dea Salsabila Putri Raih 3 Emas SEA Games 2019 dari Cabor Pentathlon

Dea Salsabila Putri Raih 3 Emas SEA Games 2019 dari Cabor Pentathlon

Olahraga
Kunci Keberhasilan Beatrice/Jessy Raih Medali Emas

Kunci Keberhasilan Beatrice/Jessy Raih Medali Emas

Liga Indonesia
SEA Games 2019, Beatrice/Jessy Tambah Emas Indonesia dari Cabor Tenis

SEA Games 2019, Beatrice/Jessy Tambah Emas Indonesia dari Cabor Tenis

Olahraga
PSS Sleman Vs Persib Bandung, Seto Sudah Pelajari Permainan Maung Bandung

PSS Sleman Vs Persib Bandung, Seto Sudah Pelajari Permainan Maung Bandung

Liga Indonesia
Timnas U23 Indonesia Vs Myanmar, Osvaldo Haay Jadi Ancaman Besar

Timnas U23 Indonesia Vs Myanmar, Osvaldo Haay Jadi Ancaman Besar

Internasional
Kano dan Dayung Turut Sumbang Medali Emas pada SEA Games 2019

Kano dan Dayung Turut Sumbang Medali Emas pada SEA Games 2019

Olahraga
Update Klasemen SEA Games 2019, Indonesia Kokoh di Peringkat Ke-2

Update Klasemen SEA Games 2019, Indonesia Kokoh di Peringkat Ke-2

Liga Indonesia
Syahrian Abimanyu, Pemain Favorit Greg Nwokolo di Timnas U23 Indonesia

Syahrian Abimanyu, Pemain Favorit Greg Nwokolo di Timnas U23 Indonesia

Internasional
PSS Vs Persib, Maung Bandung Tak Mau Kalah Lagi

PSS Vs Persib, Maung Bandung Tak Mau Kalah Lagi

Liga Indonesia
Timnas U23 Indonesia Vs Myanmar, Kritik Jadi Motivasi Indra Sjafri

Timnas U23 Indonesia Vs Myanmar, Kritik Jadi Motivasi Indra Sjafri

Liga Indonesia
Gelandang U23 Thailand Sebut Ajang SEA Games 2019 Cuma Latihan

Gelandang U23 Thailand Sebut Ajang SEA Games 2019 Cuma Latihan

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X