Kompas.com - 30/09/2016, 23:14 WIB
|
EditorAloysius Gonsaga AE

KOMPAS.com - Manajer Arsenal, Arsene Wenger, mengeluarkan pendapat terkait namanya yang masuk dalam kandidat pelatih tim nasional Inggris.

Pria asal Perancis tersebut mengatakan, fokusnya saat ini adalah tetap bersama The Gunners, julukan Arsenal.

Namun, ia pun menekankan bahwa tak menutup kemungkinan untuk melatih tim nasional Inggris pada masa depan.

"Suatu hari, jika aku bebas, mengapa tidak (melatih Inggris)?" kata Wenger, seperti dikutip dari BBC Sports, Jumat (30/9/2016).

Wenger akan merayakan 20 tahun kebersamaannya di Arsenal pada 1 Oktober 2016 dan kontraknya akan berakhir pada akhir musim ini.

Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) tengah mencari pelatih tim nasional Inggris setelah kepergian Sam Allardyce yang tersangkut skandal pengaturan kepemilikan pemain.

Kontrak Big Sam, julukan Allardyce, sebagai pelatih tim nasional Inggris berakhir, Selasa (27/9/2016) malam atau Rabu dini hari WIB. Putusan FA ini tak lepas dari hasil investigasi dan pemberitaan The Telegraph.

Pelatih Inggris U-21, Gareth Southgate, untuk sementara mengambil alih tim senior untuk empat pertandingan berikutnya melawan Malta, Slovenia, Skotlandia, dan Spanyol sampai adanya pelatih baru.

Beberapa nama disebut berpeluang untuk mengisi pelatih Inggris, di antaranya pelatih Bournemouth, Eddie Howe, Manajer Crystal Palace Alan Pardew, mantan Manajer Hull City Steve Bruce, termasuk Arsene Wenger.

"Tentu saja saya tertarik. Akan tetapi, prioritas saya saat ini ialah bersama tim ini (Arsenal). Saya di sini sampai akhir musim dan sangat fokus dengan tugas tersebut," ujar The Professor, julukan Wenger. 

"Saya ingin benar-benar menang dari segala sesuatu dan memainkan permainan yang sempurna di setiap pertandingan. Mimpi saya ialah membuat orang untuk menikmati apa yang mereka lihat," kata pelatih berusia 66 tahun itu, menjelaskan filosofi melatihnya.

Wenger sudah menangani Arsenal dari 1996. Dia telah memenangi 15 trofi selama melatih tim berjuluk Meriam London itu, termasuk memenangi Premier League sebanyak tiga kali.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber BBC News


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Fakta Man City Vs Man United: dari Ban Lengan Hitam, Rekor Haaland, hingga Foden Lampaui Messi

5 Fakta Man City Vs Man United: dari Ban Lengan Hitam, Rekor Haaland, hingga Foden Lampaui Messi

Sports
Hasil F1 GP Singapura 2022: Perez Menang, Leclerc Jaga Asa Juara

Hasil F1 GP Singapura 2022: Perez Menang, Leclerc Jaga Asa Juara

Sports
Catatan-catatan Emas Erling Haaland di Derbi Manchester

Catatan-catatan Emas Erling Haaland di Derbi Manchester

Liga Inggris
Hasil Man City Vs Man United 6-3: Foden-Haaland Buas, Manchester is Blue!

Hasil Man City Vs Man United 6-3: Foden-Haaland Buas, Manchester is Blue!

Sports
Kala Prediksi PSSI dan Jajaran Terkait Soal Laga Arema FC vs Persebaya Luput...

Kala Prediksi PSSI dan Jajaran Terkait Soal Laga Arema FC vs Persebaya Luput...

Liga Indonesia
Jadi Saksi Mata Tragedi Kanjuruhan, Manajer Arema FC Terguncang Hebat

Jadi Saksi Mata Tragedi Kanjuruhan, Manajer Arema FC Terguncang Hebat

Liga Indonesia
HT Man City Vs Man United 4-0, Foden dan Haaland Mengamuk!

HT Man City Vs Man United 4-0, Foden dan Haaland Mengamuk!

Sports
Kesaksian Pemain Persebaya soal Tragedi Kanjuruhan: 5 Menit ke Ruang Ganti Lalu Masuk Barracuda

Kesaksian Pemain Persebaya soal Tragedi Kanjuruhan: 5 Menit ke Ruang Ganti Lalu Masuk Barracuda

Sports
Ungkapan Duka Serie A dan Ligue 1 Perancis untuk Tragedi di Stadion Kanjuruhan

Ungkapan Duka Serie A dan Ligue 1 Perancis untuk Tragedi di Stadion Kanjuruhan

Sports
49 Hari Jelang Piala Dunia 2022: Cerita Adu Penalti Pertama Saat Duel Jerman Barat Vs Perancis

49 Hari Jelang Piala Dunia 2022: Cerita Adu Penalti Pertama Saat Duel Jerman Barat Vs Perancis

Sports
Pemprov Jatim Beri Santunan ke Ahli Waris Korban Kerusuhan Kanjuruhan

Pemprov Jatim Beri Santunan ke Ahli Waris Korban Kerusuhan Kanjuruhan

Liga Indonesia
Hujan Deras Mengguyur, Balapan F1 GP Singapura Ditunda hingga 20.05 WIB

Hujan Deras Mengguyur, Balapan F1 GP Singapura Ditunda hingga 20.05 WIB

Sports
Tragedi Kanjuruhan Renggut Ratusan Nyawa, Sergio Ramos dan Waney Rooney Ikut Berduka

Tragedi Kanjuruhan Renggut Ratusan Nyawa, Sergio Ramos dan Waney Rooney Ikut Berduka

Liga Indonesia
Kerusuhan di Kanjuruhan: Ketika Sepak Bola Dunia Mengheningkan Cipta untuk Indonesia...

Kerusuhan di Kanjuruhan: Ketika Sepak Bola Dunia Mengheningkan Cipta untuk Indonesia...

Sports
Tragedi Kanjuruhan Terbesar dalam Sejarah Sepak Bola Indonesia

Tragedi Kanjuruhan Terbesar dalam Sejarah Sepak Bola Indonesia

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.