Deschamps Ungkap Kunci Kesuksesan Perancis Bungkam Irlandia

Kompas.com - 27/06/2016, 10:42 WIB
Pelatih tim nasional Perancis, Didier Deschamps. AFP PHOTO / LOIC VENANCE Pelatih tim nasional Perancis, Didier Deschamps.
|
EditorEris Eka Jaya

LYON, KOMPAS.com — Perancis berhasil lolos ke babak 16 besar Piala Eropa 2016 seusai menundukkan Irlandia dengan skor 2-1, Minggu (26/6/2016). Pelatih Les Bleus, julukan Perancis, Didier Deschamps, pun mengungkapkan kunci kemenangan timnya.

Perancis tertinggal terlebih dahulu pada menit kedua melalui eksekusi penalti Robbie Brady. Gol tercepat pada Piala Eropa 2016 itu tercipta akibat kesalahan Paul Pogba menjatuhkan Shane Long di daerah terlarang.

Perancis baru berhasil membalas pada babak kedua. Dua gol Antoine Griezmann pada menit ke-58 dan ke-61 menjadi penyelamat wajah Les Bleus di hadapan publiknya sendiri.

Pada sepanjang babak pertama, Perancis terus-menerus menekan pertahanan Irlandia. Namun, kebuntuan untuk menembus pertahanan lawan melanda Tim Ayam Jantan.

Secara keseluruhan, Perancis memiliki 24 kali percobaan yang 10 di antaranya tepat sasaran pada sepanjang pertandingan, sedangkan Irlandia hanya memiliki enam percobaan dengan dua sepakan on target.

Deschamps menyebut bahwa kunci kemenangan Perancis ada pada jeda. Perubahan yang dilakukan Deschamps sebelum babak kedua dimulai berhasil membuat Perancis membalikkan keadaan.

"Perubahan taktik kami lakukan pada jeda untuk mendapatkan lebih banyak pemain di lini depan. Irlandia bermain cukup dalam sehingga kami meminta Griezmann bermain lebih dekat dengan Giroud," ucap Deschamps seperti dilansir dari situs resmi UEFA.

"Kami juga menambah kecepatan dengan memasukan (Kingsley) Coman agar dapat memanfaatkan lini sayap sedikit lebih baik," tuturnya.

Tampil menggila

Menurut Deschamps, timnya mengambil pelajaran berharga dari laga kontra Irlandia untuk menghadapi pertandingan di babak perempat final.

"Kami tidak boleh terlalu kaku. Para pemain memang butuh disiplin, tetapi kadang penampilan kami justru lebih baik ketika kami sedikit menggila. Kami lebih berbahaya saat bermain lebih cepat," kata Deschamps.

Dia mengacu kepada penalti Brady pada menit kedua. Deschamps mengaku bahwa timnya grogi saat berada dalam posisi tertinggal.

"Kami tegang karena Irlandia mencetak penalti di awal pertandingan. Mereka pun bisa lebih leluasa menyerang. Namun, pada akhirnya kami menyelesaikan misi kami," kata Deschamps.

Untuk selanjutnya, pada babak perempat final, Perancis akan bertemu dengan pemenang antara Inggris dan Islandia yang pertandingannya baru akan digelar pada Senin (27/6/2016) di Stadion Allianz Riviera. (Verdi Hendrawan/Lariza Oky Adisty)

Juara Bintang Piala Eropa 2016 - Hakan Calhanoglu

 

Baca tentang


Sumber JUARA
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X